Usia di Atas 65 Tahun, 1.086 Calon Haji di Kabupaten Malang Batal Berangkat

Kompas.com - 25/05/2022, 12:26 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Sebanyak 1.086 orang calon haji di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dipastikan batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini, 1443 Hijriah atau 2022 Masehi. Sebab, usia mereka di atas 65 tahun, batas usia maksimal sebagaimana ketentuan keberangkatan haji oleh Pemerintah Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Musta'in mengatakan, 1.086 calon haji itu sebenarnya dijadwalkan berangkat pada tahun 2020.

"Tapi jadwal keberangkatan tahun lalu ditunda karena Arab Saudi tidak membuka pintu haji akibat pandemi Covid-19. Terpaksa mereka harus rela menunggu sebelum akhirnya gagal berangkat lagi tahun ini karena aturan terbaru," ungkapnya melalui sambungan telepon, Rabu (25/5/2022).

Baca juga: 22 Calon Jemaah Haji Asal Lumajang Tak Lunasi Biaya, Kuota Digantikan Jemaah Cadangan

Musta'in berharap, calon haji yang batal berangkat tidak berkecil hati. Sebab, ketentuan usia maksimal 65 tahun itu kemungkinan besar hanya akan diterapkan tahun ini saja, karena masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

"Insyaallah tahun depan sudah normal lagi, sebagaimana sebelum pandemi Covid-19," ujarnya.

"Jika kondisi sudah normal, otomatis CJH yang batal akibat berusia di atas 65 tahun itu nanti posisinya ada yang paling depan," tuturnya.

Baca juga: Tak Lunasi Biaya, 22 Calon Jemaah Haji Asal Probolinggo Gagal Berangkat

Sementara itu, calon haji dari Kabupaten Malang yang diizinkan berangkat tahun ini sebanyak 778 orang.

"Sementara ini 778 CJH. Tapi karena pelunasan baru kemarin, jadi kemungkinan datanya berubah jika administrasi belum terpenuhi," terangnya.

Sebanyak 778 calon haji tersebut rencananya akan diberangkatkan dari asrama haji Surabaya pada 3 Juni mendatang, dan berangkat ke tanah suci tanggal 4 Juni.

"Kalau seremonial pemberangkatan calon jemaah haji dari Kabupaten Malang bagian selatan akan difokuskan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Sedangkan jemaah yang dari Utara bisa menunggu di Singosari," paparnya.

Kemenag Kabupaten Malang telah menyiapkan beberapa personel dari Pemerintah Kabupaten Malang untuk mendampingi jemaah haji mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di tanah suci.

"Untuk keberangkatan nanti dari Kemenag ada tiga personel, Dinas Kesehatan dua personel, kemungkinan ada tambahan lagi dari instansi lain," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Pengangkut Tebu Adu Banteng dengan Avanza di Madiun, 2 Orang Terluka

Truk Pengangkut Tebu Adu Banteng dengan Avanza di Madiun, 2 Orang Terluka

Surabaya
Tim Konselor Beri 'Trauma Healing' pada Korban Pembakaran Rumah di Jember

Tim Konselor Beri "Trauma Healing" pada Korban Pembakaran Rumah di Jember

Surabaya
Anggota DPRD Sumenep Usulkan Pengadaan Kartu Kredit untuk Dewan, Ini Alasannya

Anggota DPRD Sumenep Usulkan Pengadaan Kartu Kredit untuk Dewan, Ini Alasannya

Surabaya
Bawa Pohon Pisang, Mahasiswa Desak Kejari Lumajang Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

Bawa Pohon Pisang, Mahasiswa Desak Kejari Lumajang Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi

Surabaya
Soal Pembakaran Rumah di Jember, Khofifah: Akar Masalahnya adalah Kepemilikan Kebun Kopi

Soal Pembakaran Rumah di Jember, Khofifah: Akar Masalahnya adalah Kepemilikan Kebun Kopi

Surabaya
Karyawan Pabrik Asal Kediri Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Banyuwangi

Karyawan Pabrik Asal Kediri Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Banyuwangi

Surabaya
Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pembakaran Rumah di Jember

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pembakaran Rumah di Jember

Surabaya
HUT Ke-77 RI, 17.822 Bendera Merah Putih Produksi 77 Penjahit Akan Disebar ke Seluruh Penjuru Banyuwangi

HUT Ke-77 RI, 17.822 Bendera Merah Putih Produksi 77 Penjahit Akan Disebar ke Seluruh Penjuru Banyuwangi

Surabaya
Pencari Rumput di Magetan Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Bekas Galian C

Pencari Rumput di Magetan Ditemukan Tewas Tertimbun Longsor di Bekas Galian C

Surabaya
Simpan Sabu di Celana Dalam, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Simpan Sabu di Celana Dalam, Pria di Sumenep Diringkus Polisi

Surabaya
PA Tuban Kabulkan Permohonan Dispensasi Nikah Korban Pencabulan Anak Kiai

PA Tuban Kabulkan Permohonan Dispensasi Nikah Korban Pencabulan Anak Kiai

Surabaya
Pria Asal Mojokerto Mengaku Polisi demi Bisa Kencan dengan Mahasiswi

Pria Asal Mojokerto Mengaku Polisi demi Bisa Kencan dengan Mahasiswi

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 8 Agustus 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 8 Agustus 2022 : Cerah Sepanjang Hari

Surabaya
Akhirnya Bangkai Paus yang Terdampar di Banyuwangi Bisa Dikubur

Akhirnya Bangkai Paus yang Terdampar di Banyuwangi Bisa Dikubur

Surabaya
3.000 Nakes di Banyuwangi Akan Terima Vaksin Dosis Keempat Pekan Ini

3.000 Nakes di Banyuwangi Akan Terima Vaksin Dosis Keempat Pekan Ini

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.