Kompas.com - 09/05/2022, 08:15 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengelola Bandara Internasional Juanda Surabaya mencatat jumlah penumpang mencapai 42.599 pada puncak arus balik, Sabtu (7/5/2022).

Jumlah itu melebihi prediksi semula yakni 39.000 penumpang.

"Kami memprediksi sejumlah 39.000 penumpang, namun realisasinya mencapai hingga 42.599 penumpang atau 9,2 persen di atas prediksi," jelas General Manager Bandara Juanda Sisyani Jaffar dalam keterangan resminya, Minggu (8/5/2022).

Baca juga: Bandara Juanda Dibuka untuk Penerbangan Internasional, Diawali Keberangkatan Jemaah Umrah

Dari total penumpang tersebut, jumlah penumpang domestik masih mendominasi dengan 40.351 penumpang yang terdiri dari18.825 penumpang kedatangan dan 21.526 sisanya penumpang keberangkatan.

Selebihnya adalah penumpang internasional sebanyak 2.248 penumpang, dengan rincian 1.237 penumpang keberangkatan dan 1.011 penumpang kedatangan internasional.

Tren positif juga terjadi pada pergerakan pesawat. Pihaknya semula memperkirakan puncak pergerakan pada 7 Mei lalu adalah 238 pergerakan pesawat.

Namun realisasinya melebihi yakni 273 pergerakan atau 15 persen di atas prediksi.

"Di hari Sabtu, realisasi penerbangan ekstra flight cukup baik yakni mencapai 96 persen atau dari pengajuan sebanyak 26 penerbangan tambahan, terealisasi sejumlah 25 penerbangan," ungkap Sisyani.

Baca juga: Update Arus Balik, Kondisi di Pelabuhan Bakauheni Mulai Lengang

Rute penerbangan domestik terbanyak adalah Jakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Makasar, dan Bali.

Hingga hari ke-13 pelaksanaan Posko Angkutan Udara Lebaran 2022, Bandara Juanda telah melayani 430.126 penumpang dengan rata-rata 33.087 penumpang per hari.

Penumpang kedatangan domestik masih mendominasi sebesar 54 persen dari keseluruhan trafik selama posko atau sejumlah 235.677 penumpang.

Sementara pergerakan pesawat selama periode posko adalah sejumlah 3.176 pergerakan dengan rata-rata 244 pergerakan per hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Surabaya
Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Surabaya
Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Surabaya
Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Surabaya
Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri 'Family Gathering'

Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri "Family Gathering"

Surabaya
Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Surabaya
Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Surabaya
Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Surabaya
Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Surabaya
Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Surabaya
Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Surabaya
Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Surabaya
Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.