Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumlah Kendaraan Arus Balik Mulai Meningkat, Polres Malang Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Kompas.com - 06/05/2022, 16:41 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Puncak arus balik di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) diprediksi akan terjadi pada Sabtu (6/5/2022) dan Minggu (7/5/2022). Namun begitu, peningkatan jumlah kendaraan sudah mulai terlihat pada Jumat (6/5/2022).

Berdasarkan data Jasa Marga Pandaan Malang, jumlah kendaraan roda empat yang keluar dari Malang Raya via gerbang tol Pakis, Lawang, dan Singosari mencapai 19.681 kendaraan, pada pukul 06.00-15.00 WIB.

Sedangkan kendaraan roda empat yang masuk Malang Raya via gerbang tol tersebut sebanyak 9.774 kendaraan, pada periode yang sama.

Jumlah kendaraan tersebut diketahui meningkat sekitar 50 persen dibanding H+1 dan H+2 Lebaran lalu.

Baca juga: Puncak Arus Balik Pemudik di Terminal Leuwi Panjang Diprediksi H+5 Lebaran, Bus Tujuan Jabodetabek Banyak Diminati

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor (Polres) Malang, Iptu Achmad Taufik mengatakan peningkatan tersebut didominasi arus balik warga dari Malang ke luar daerah. 

"Sebagain kecil adalah kendaraan pelancong yang berwisata di wilayah Malang dan Kota Batu," ungkapnya saat ditemui, Jum'at (6/5/2022).

Diprediksi, arus kendaraan itu akan lebih meningkat pada Sabtu (6/5/2022) dan Minggu (7/5/2022). Sebab kedua hari adalah puncak arus balik Lebaran 2022.

"Untuk mengantisipasi potensi kepadatan kita sudah membuat skema rekayasa lalu lintas di beberapa titik potensi kemacetan. Seperti simpang empat Karanglo, Kecamatan Singosari hingga ke simpang tiga Pendem, Kota Batu," ujarnya.

"Kemudian Jalan Raya Pakisaji, Kecamatan Pakisaji dan simpang empat Talangagung, Kecamatan Kepanjen hingga Jalan Raya Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung," imbuhnya.

Selain itu, Polres Malang juga menerjunkan peronel pengamanan tambahan, dari jajaran Satuan Lalu Lintas, Satuan Korps Samapta Bhayangkara dan Pemeliharaan Keamanan (Korps Sabhara Baharkam), dan jajaran Polsek. Jumlah personel pengamanan tambahan itu sebanyak 95 personel.

"72 diantaranya diterjunkan ke jalur lalu lintas, dan 23 lainnya diterjukan ke sejumlah kawasan pantai di Kabupaten Malang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Hakim Itong Dijebloskan ke Lapas Surabaya, Kemenkumham: Diperlakukan Sama

Mantan Hakim Itong Dijebloskan ke Lapas Surabaya, Kemenkumham: Diperlakukan Sama

Surabaya
Daftar Wali Kota Surabaya dan Masa Jabatan

Daftar Wali Kota Surabaya dan Masa Jabatan

Surabaya
Demokrat Sodorkan Nama AHY Saat Ditanya soal Cawapres yang Dampingi Anies di Pilpres 2024

Demokrat Sodorkan Nama AHY Saat Ditanya soal Cawapres yang Dampingi Anies di Pilpres 2024

Surabaya
Anak yang Melihat Ibunya Dibunuh di Malang Sering Merenung dan Ketakutan hingga Suami Korban Menolak Diajak Bicara

Anak yang Melihat Ibunya Dibunuh di Malang Sering Merenung dan Ketakutan hingga Suami Korban Menolak Diajak Bicara

Surabaya
Komplotan Pencuri Mesin Bajak Diringkus di Ngawi, Sudah Beraksi di 21 Lokasi Persawahan

Komplotan Pencuri Mesin Bajak Diringkus di Ngawi, Sudah Beraksi di 21 Lokasi Persawahan

Surabaya
Kronologi Ayah Tembak Leher Anak Tiri Pakai Senapan Angin, Peluru Sempat Didoakan Paranormal karena Korban Dikenal Kebal

Kronologi Ayah Tembak Leher Anak Tiri Pakai Senapan Angin, Peluru Sempat Didoakan Paranormal karena Korban Dikenal Kebal

Surabaya
Murid SD di Sampang yang Mengaku Korban Penculikan Ternyata Berbohong, Kepsek: Saya Kena 'Prank'

Murid SD di Sampang yang Mengaku Korban Penculikan Ternyata Berbohong, Kepsek: Saya Kena "Prank"

Surabaya
Anaknya Nyaris Jadi Korban Penculikan, Ibu di Pamekasan Trauma, Imbau Orangtua Jangan Telat Jemput di Sekolah

Anaknya Nyaris Jadi Korban Penculikan, Ibu di Pamekasan Trauma, Imbau Orangtua Jangan Telat Jemput di Sekolah

Surabaya
Polisi Sebut Anak yang Menyaksikan Ibunya Dibunuh di Malang Alami Trauma, Dapat Pendampingan Psikologis

Polisi Sebut Anak yang Menyaksikan Ibunya Dibunuh di Malang Alami Trauma, Dapat Pendampingan Psikologis

Surabaya
Bikin Video Umpat Presiden Jokowi, Pria di Lamongan Diamankan, Ternyata ODGJ

Bikin Video Umpat Presiden Jokowi, Pria di Lamongan Diamankan, Ternyata ODGJ

Surabaya
Petugas Evakuasi Ular Piton yang Masuk Area Pemandian di Banyuwangi

Petugas Evakuasi Ular Piton yang Masuk Area Pemandian di Banyuwangi

Surabaya
Penggerebakan Rumah Calon Pekerja Migran di Tulungagung, 3 Perempuan Diselamatkan

Penggerebakan Rumah Calon Pekerja Migran di Tulungagung, 3 Perempuan Diselamatkan

Surabaya
Andi Mallarangeng: Demokrat Bebaskan Anies Tentukan Bakal Cawapres

Andi Mallarangeng: Demokrat Bebaskan Anies Tentukan Bakal Cawapres

Surabaya
Ayah Tiri Tembak Anak dengan Senapan Angin, Sakit Hati karena Sering Didatangi Penagih Utang

Ayah Tiri Tembak Anak dengan Senapan Angin, Sakit Hati karena Sering Didatangi Penagih Utang

Surabaya
Rumah Warga di Situbondo Tertimpa Batu Besar Usai Hujan Deras

Rumah Warga di Situbondo Tertimpa Batu Besar Usai Hujan Deras

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.