Kompas.com - 04/05/2022, 18:33 WIB

BATU, KOMPAS.com - Sekitar 50 persen kendaraan bermotor dari GT Singosari, Kabupaten Malang, diperkirakan menuju ke Kota Batu, Jawa Timur.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan.

"Memang tidak semuanya masuk ke Batu, tapi kami prediksi 50 persen lebih ke Kota Batu," ujar Kapolres Batu, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan di simpang tiga Pendem, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (4/5/2022). 

Baca juga: Berdiri Berjam-jam di Bus, Pemudik Asal Garut Pingsan di Padalarang KBB

Yogi mengatakan, arus kendaraan bermotor yang keluar dari exit tol Singosari beberapa hari terakhir meningkat cukup signifikan. Meski begitu, kondisi arus lalu lintas di Kota Batu masih tergolong ramai lancar.

"Dari H-1 ada 10.000 kendaraan yang keluar dari gate tol Singosari, kemudian meningkat menjadi 14.000, dan kemarin (4/5/2022) ada 19.000 kendaraan. Tetapi, saat ini, pantauan arus lalu lintas masih lancar di Kota Batu," tutur dia.

Artinya, setiap hari ada ribuan kendaraan yang masuk ke Kota Batu selama libur Lebaran.

Menurut Yogi, kepadatan arus kendaraan bermotor biasanya terjadi mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Kemudian malam hari.

"Itu mulai terpantau padat, kemudian setelah itu mulai mencair lagi dan kemudian ada kepadatan sedikit pada saat ada objek wisata malam hari di sini ada BNS (Batu Night Spectacular) sedikit padat namun tidak menimbulkan kemacetan dan tidak berlangsung lama," tutur dia.

Baca juga: Pakai Google Maps untuk Roda Empat, 6 Pemudik Motor asal Aceh Kesasar di Jalan Tol Amplas Medan, Ini Ceritanya

Yogi memperkirakan, puncak keramaian wisatawan akan terjadi pada Sabtu (7/5/2022) dan Minggu (8/5/2022).

Untuk mengantisipasinya, opsi rekayasa pengalihan arus lalu lintas sudah disiapkan jika terjadi kemacetan parah.

"Apabila ada kepadatan ekor kemacetan melewati Karangploso, maka kami akan menggunakan jalur alternatif, tidak melalui Pendem, tapi kami luruskan ke Karangploso sampai pertigaan Bendo, kemudian tekuk ke kiri dan masuk Kota Batu," katanya.

Polres Batu juga menyiagakan personel gabungan termasuk TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk membantu mengatur lalu lintas.

"Termasuk di beberapa titik yang menjadi trouble spot kemacetan, mulai dari restoran, tempat oleh-oleh dan juga obyek wisata," pungkasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Surabaya
Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Surabaya
Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Surabaya
Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Surabaya
Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Surabaya
Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Surabaya
Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Surabaya
Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Surabaya
Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Surabaya
3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

Surabaya
Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Surabaya
Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Surabaya
Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Surabaya
Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Surabaya
Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Nelayan Pantai Serang Blitar Hilang Terseret Arus Saat Pasang Keramba Ikan di Laut

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.