Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Tewaskan Seorang Petani di Ngawi

Kompas.com - 29/04/2022, 10:38 WIB

MAGETAN, KOMPAS.comJebakan tikus beraliran listrik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur kembali memakan korban.

Suwarno (71), petani di Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi ditemukan tewas tersegat aliran listrik saat sedang memungut bangkai tikus di sawah yang tak jauh dari rumahnya pada Kamis (28/4/2022).

"Kejadiannya Kamis kemarin. Korban sebelumnya menyiangi rumput sambil mengambil tikus yang mati kena jebakan tikus,” ujar Kasie Humas Polres Ngawi Iptu Supomo melalui pesan singkat, Jumat (29/04/2022).

Baca juga: Puncak Arus Mudik di Perbatasan Ngawi Diperkirakan H-3 Lebaran

Supomo menambahkan, korban tersengat aliran listrik jebakan tikus saat sejumlah warga sedang melakukan pemupukan di sawah yang tak jauh dari sawah korban.

Saksi yang merupakan menantu korban kemudian memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit di Madiun.

“Saksi melihat mertuanya sudah tergeletak di area persawahan dalam posisi telentang dan saat itu korban menduga kalau korban tersengat aliran listrik,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas medis di RSUD Soedono Madiun, terdapat luka bakar pada bagian kaki korban.

Baca juga: Diduga Tersetrum Jebakan Tikus Beraliran Listrik, Mertua Anggota DPRD Sragen Meninggal Dunia

 

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan jejak kaki seperti terpeleset.

Polisi mengamankan gulungan kawat, pakaian yang dikenakan korban, 1 set kabel listrik, colokan listrik, dan tiang kecil dari bambu.

“Keluarga korban menerima sebagai musibah dan korban langsung dikebumikan,” ucap Supomo.

Belum lama ini, seorang petani di Ngawi juga tewas akibat jebakan tikus beraliran listrik

Korban diduga tewas tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang dipasang di sawahnya sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harapan Pelatih Arema FC usai Kerusuhan Mengguncang Kanjuruhan

Harapan Pelatih Arema FC usai Kerusuhan Mengguncang Kanjuruhan

Surabaya
Duka Seorang Ayah Saat Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan: Entah Kenapa Malam Itu Saya Tak Bisa Tidur

Duka Seorang Ayah Saat Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan: Entah Kenapa Malam Itu Saya Tak Bisa Tidur

Surabaya
Perjuangan Mukid Mencari Sahabat di Tengah Kepungan Gas Air Mata

Perjuangan Mukid Mencari Sahabat di Tengah Kepungan Gas Air Mata

Surabaya
3 Sumber Sejarah Kerajaan Kanjuruhan

3 Sumber Sejarah Kerajaan Kanjuruhan

Surabaya
AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

AKBP Ferli Hidayat, Dipuji karena Kawal Bobotoh di Malang, Dicopot Usai Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Sukardi Mengaku Tak Bisa Tidur pada Malam Saat Putrinya Tewas di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

9 Komandan Brimob Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 125 Orang, Siapa Saja?

Surabaya
Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Kapolres Malang dan 9 Komandan Brimob Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Kecelakaan Beruntun 3 Sepeda Motor di Ponorogo, 1 Tewas, 2 Luka-Luka

Surabaya
Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan Aparat di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI Janji Bertindak Tegas

Surabaya
Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Siapa yang Perintahkan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan? Begini Jawaban Polri

Surabaya
Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Soroti Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, IPW Beri Catatan Penting untuk Polisi

Surabaya
Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Cium Indikasi Aparat Lakukan Kekerasan dalam Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Cerita Penjaga Gawang Arema FC, Gotong Tubuh Korban Tragedi Kanjuruhan: Nadinya Tak Lagi Berdetak, Kakinya Menjadi Dingin

Surabaya
Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Pingsan di Pelukan Menko PMK, Mensos Risma: Medis Mana Medis, Ayo Ditolong!

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.