Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2022, 17:29 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Polresta Malang Kota akan mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan patroli rutin selama mudik Lebaran.

Hal ini untuk mencegah terjadinya tindakan kejahatan saat warga Kota Malang meninggalkan rumah untuk mudik. Bhabinkamtibmas akan berpatroli mencegah tindak kejahatan di permukiman.

Baca juga: Simak Aturan Selama Lebaran bagi Pejabat, ASN, dan Masyarakat Kabupaten Malang

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan jaminan keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan para pemudik dari Kota Malang. Termasuk dengan menjaga harta benda milik masyarakat yang mudik.

"Tidak hanya manusianya tetapi juga harta bendanya kita akan berusaha jaga," kata Budi di Malang, Jumat (22/4/2022).

Budi juga memberikan beberapa tips bagi pemudik sebelum meninggalkan rumahnya. Di antaranya seperti tidak lupa mematikan listrik untuk mencegah korsleting, mematikan kompor, dan mencabut gas elpiji dari regulator, serta mengunci pintu dan pagar.

"Kemudian bagi masyarakat yang mudik bisa melaporkan ke Pak RT/ RW kemudian diteruskan ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas supaya rumahnya bisa kita jaga dan pantau serta dilakukan patroli," katanya.

Lebih lanjut, Budi juga memberikan atensi pengamanan ke tempat usaha yang ditinggal pemiliknya untuk mudik Lebaran.

Ia juga mengimbau para pemilik usaha untuk membuat pengamanan sebaik-baiknya.

"Pertama kita sudah membentuk tim untuk melaksanakan patroli, yang kedua tahapan pencegahan sudah kita komunikasikan apabila terjadi sesuatu hal bisa menghubungi kantor Polisi terdekat," katanya.

Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Supiyan mengatakan, beberapa titik yang menjadi perhatian untuk patroli seperti perumahan yang tidak memiliki petugas keamanan.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pedagang Kue Kering Dadakan Mulai Marak di Pasar Besar Kota Malang

Rencananya kegiatan patroli rutin mulai dilakukan pada Sabtu (23/4/2022).

"Kegiatan tersebut akan ditingkatkan karena pemudik akan meninggalkan rumahnya sehingga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dilakukan patroli pengamanan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Benda Cagar Budaya Diduga Peninggalan Era Majapahit di Desa Sukowidi Magetan Hilang

3 Benda Cagar Budaya Diduga Peninggalan Era Majapahit di Desa Sukowidi Magetan Hilang

Surabaya
31 Pulau di Jatim Ditargetkan Teraliri Listrik Tahun Ini

31 Pulau di Jatim Ditargetkan Teraliri Listrik Tahun Ini

Surabaya
Bupati Temui 2 WN Finlandia yang Terdampar di Sumenep, Beri Bantuan Akomodasi hingga Transportasi

Bupati Temui 2 WN Finlandia yang Terdampar di Sumenep, Beri Bantuan Akomodasi hingga Transportasi

Surabaya
Asyifa, Balita Tanpa Anus di Sumenep, Dapat Bantuan dan Ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini

Asyifa, Balita Tanpa Anus di Sumenep, Dapat Bantuan dan Ditemui Menteri Sosial Tri Rismaharini

Surabaya
Polisi Masih Kejar 2 Rekan Samanhudi Tersangka Perampokan Wali Kota Blitar, Berikut Ciri-cirinya

Polisi Masih Kejar 2 Rekan Samanhudi Tersangka Perampokan Wali Kota Blitar, Berikut Ciri-cirinya

Surabaya
Terbawa Gelombang Pasang, Sampah Kiriman Menumpuk di Pulau Masalembu Sumenep

Terbawa Gelombang Pasang, Sampah Kiriman Menumpuk di Pulau Masalembu Sumenep

Surabaya
Napiter Asal Kudus Bebas Bersyarat dari Lapas IIB Tuban

Napiter Asal Kudus Bebas Bersyarat dari Lapas IIB Tuban

Surabaya
Perkosa Anak Teman, Eks Kapolres Badung Divonis 5 Tahun Penjara

Perkosa Anak Teman, Eks Kapolres Badung Divonis 5 Tahun Penjara

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 31 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 31 Januari 2023: Pagi Berawan dan Sore Hujan Ringan

Surabaya
Buntut Wacana Relokasi, Pedagang Pasar Larangan Demo di Depan Gedung DPRD Sidoarjo

Buntut Wacana Relokasi, Pedagang Pasar Larangan Demo di Depan Gedung DPRD Sidoarjo

Surabaya
Mantan Wali Kota Blitar Ajukan Praperadilan dalam Kasus Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso

Mantan Wali Kota Blitar Ajukan Praperadilan dalam Kasus Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso

Surabaya
Soal Masa Jabatan Kades, Bupati Lumajang: Saya Setuju 9 Tahun, 2 Periode...

Soal Masa Jabatan Kades, Bupati Lumajang: Saya Setuju 9 Tahun, 2 Periode...

Surabaya
Pantai Srau: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Srau: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Surabaya
Tukang Becak yang Bobol Uang Rp 320 Juta dari Rekening Nasabah BCA Dituntut 1 Tahun Penjara

Tukang Becak yang Bobol Uang Rp 320 Juta dari Rekening Nasabah BCA Dituntut 1 Tahun Penjara

Surabaya
Ratusan Anggota Perguruan Silat Geruduk Polsek Babat Lamongan Usai 1 Pesilat Dikeroyok 15 Orang

Ratusan Anggota Perguruan Silat Geruduk Polsek Babat Lamongan Usai 1 Pesilat Dikeroyok 15 Orang

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.