Kompas.com - 22/04/2022, 17:14 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Bupati Malang Sanusi meminta para pejabat di lingkungan Kabupaten Malang tidak melakukan open house atau halalbihalal pada Lebaran Idul Fitri 2022.

Hal itu sesuai surat edaran yang dikeluarkan Sekretaris Kabinet Nomor R-005/Seskab/DKK/3/2022 tertanggal 24 Maret tentang larangan pejabat pemerintah menggelar buka bersama selama Ramadhan dan open house saat Idul Fitri 1443 Hijriah.

Baca juga: Jelang Lebaran, Pedagang Kue Kering Dadakan Mulai Marak di Pasar Besar Kota Malang

"Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka saya, dan pejabat di lingkungan Kabupaten Malang dilarang menggelar open house," ungkap Sanusi saat ditemui, Jumat (22/4/2022).

Selain pejabat, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kabupaten Malang dilarang menggelar open house saat Idul Fitri 1443 Hijriah. Hal itu, sebagaimana Surat Edaran Menteri PANRB Nomor B/123/M.KT.02/2022 dan Surat Menteri PANRB Nomor B/124/M.KT.02/2022.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Malang meniadakan pelaksanaan shalat Idul Fitri terpusat.

"Tidak ada shalat Idul Fitri terpusat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Semua pejabat dan ASN shalat Idul Fitri di rumah masing-masing," jelasnya.

Bagi ASN yang berasal dari luar Kabupaten Malang, dipersilahkan untuk menikmati cuti dengan cara mudik. Hanya saja, Sanusi berpesan agar tidak menggunakan mobil dinas.

"ASN dilarang menggunakan mobil dinas untuk mudik. Jika masih melanggar nanti akan ada sanksi," tuturnya.

Diketahui, Pemerintah menetapkan cuti bersama pada 29 April hingga 6 Mei 2022. Ketetapan cuti itu juga berlaku bagi ASN di Kabupaten Malang.

Baca juga: 7 Pos Pelayanan Disiapkan di Malang Selama Mudik Lebaran, 418 Personel Gabungan Dikerahkan

Terakhir, untuk masyarakat umum, Sanusi mengatakan tidak ada larangan halalbihalal selama Idul Fitri.

"Kalau masyarakat boleh halalbihalal. Yang penting tetap mematuhi protokol kesehatan. Hindari kerumunan," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sama-sama Nikmat, Ternyata Ini Perbedaan Sate Ponorogo dengan Sate Madura

Sama-sama Nikmat, Ternyata Ini Perbedaan Sate Ponorogo dengan Sate Madura

Surabaya
Mahasiswa Ubaya Raih Medali Emas dalam Ajang FISU Sport Combat 2022 di Turki

Mahasiswa Ubaya Raih Medali Emas dalam Ajang FISU Sport Combat 2022 di Turki

Surabaya
Pemkot Surabaya Gelar Sayembara Desain Patung Bung Karno, Berhadiah Total Rp 190 Juta

Pemkot Surabaya Gelar Sayembara Desain Patung Bung Karno, Berhadiah Total Rp 190 Juta

Surabaya
Soal Pengusaha Tambang Jadi Tersangka karena Perbaiki Jalan, Ini Penjelasan Kapolres Lumajang

Soal Pengusaha Tambang Jadi Tersangka karena Perbaiki Jalan, Ini Penjelasan Kapolres Lumajang

Surabaya
Sekelompok Orang Diduga Anggota Perguruan Silat Konvoi dan Bikin Rusuh di Jombang, 3 Warga Terluka

Sekelompok Orang Diduga Anggota Perguruan Silat Konvoi dan Bikin Rusuh di Jombang, 3 Warga Terluka

Surabaya
Polisi Ringkus Pengedar 290 Butir Pil Koplo di Sumenep, Diduga Disuplai dari Situbondo

Polisi Ringkus Pengedar 290 Butir Pil Koplo di Sumenep, Diduga Disuplai dari Situbondo

Surabaya
Bocah Kelas 3 SD Asal Kediri Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

Bocah Kelas 3 SD Asal Kediri Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai

Surabaya
6 Fakta Kasus Kucing Mati Diduga Diracun, Ketua RT Sempat Terima Laporan Warga, Polisi hingga Pemkot Malang Turun Tangan

6 Fakta Kasus Kucing Mati Diduga Diracun, Ketua RT Sempat Terima Laporan Warga, Polisi hingga Pemkot Malang Turun Tangan

Surabaya
2 Pemuda di Surabaya 4 Kali Rampok Minimarket dengan Pistol Mainan

2 Pemuda di Surabaya 4 Kali Rampok Minimarket dengan Pistol Mainan

Surabaya
Mayat Bayi yang Ditemukan di Sungai Sidokampir Jombang Diduga Korban Kekerasan

Mayat Bayi yang Ditemukan di Sungai Sidokampir Jombang Diduga Korban Kekerasan

Surabaya
Tak Terima karena Ditegur Pakai WiFi, Pria di Surabaya Acungkan Celurit ke Pemilik Warkop

Tak Terima karena Ditegur Pakai WiFi, Pria di Surabaya Acungkan Celurit ke Pemilik Warkop

Surabaya
Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Rawat Bayinya di Tahanan

Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Rawat Bayinya di Tahanan

Surabaya
Ratusan Sopir Truk di Lumajang Geruduk Pemkab, Minta Temannya Dibebaskan hingga Legalkan Pertambangan dengan Mesin Sedot

Ratusan Sopir Truk di Lumajang Geruduk Pemkab, Minta Temannya Dibebaskan hingga Legalkan Pertambangan dengan Mesin Sedot

Surabaya
Telusuri Kasus Kucing Mati Diduga Diracun, Pemkot Malang Turun Tangan

Telusuri Kasus Kucing Mati Diduga Diracun, Pemkot Malang Turun Tangan

Surabaya
Mengenal Kreco, Kuliner Kenyal Khas Kediri Berbahan Keong Sawah

Mengenal Kreco, Kuliner Kenyal Khas Kediri Berbahan Keong Sawah

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.