Terduga Pembunuh Mahasiswa UB Sempat Berpesan kepada Ketua RT: Tolong Titip Ibu

Kompas.com - 18/04/2022, 05:25 WIB

 

KOMPAS.com - ZI, terduga pembunuh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), sempat menitipkan pesan kepada ketua rukun tetangga (RT) setempat saat menjalani rekonstruksi.

Rekonstruksi berlangsung di rumah ZI di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Ketua RT setempat, Rico Briliantino, mengatakan, ZI berpesan kepada Rico untuk menjaga ibunya.

Pesan itu disampaikan saat ZI diberi waktu oleh polisi.

“Si anaknya itu (ZI) diberi waktu oleh polisi, lalu ia (ZI) bilang ke saya tolong titip ibu," ujarnya, Minggu (17/4/2022), dikutip dari Surya Malang.

Baca juga: Misteri Motif Pembunuhan Mahasiswa UB, Anak Dokter Terkenal, Mengapa Polisi Rahasiakan Pembunuhnya?

Rico menuturkan, dalam rekonstruksi itu dia diminta oleh polisi untuk menjadi saksi. Adapun rekonstruksi digelar bersamaan dengan ditangkapnya ZI pada Jumat (15/4/2022).

Ia menceritakan, pada Jumat sekitar pukul 23.00 WIB, Rico didatangi oleh anggota Kepolisian Daerah (Polda) Jatim.

"Mereka menyuruh saya menjadi saksi, lalu saya tanya saksi apa, terus mereka menjawab jadi saksi rekonstruksi pembunuhan,” ucapnya.

Ketika Rico mendatangi lokasi, ia melihat ZI telah diborgol.

Baca juga: Ibu Terduga Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Menangis Saat Lihat Rekonstruksi Pembunuhan

 

Gambaran rekonstruksi

Ilustrasi pembunuhan.Shutterstock Ilustrasi pembunuhan.

Dalam rekonstruksi itu, Rico melihat polisi mengambil beberapa barang bukti, seperti palu dan pisau kecil yang dimasukkan ke jok sepeda motor ZI.

Rico mengaku tak mendengar jelas percakapan antara ZI dengan personel kepolisian.

Ia menuturkan, dalam rekonstruksi itu terdapat beberapa adegan, di antaranya pengambilan palu yang dimasukkan ke jok motor.

Adegan selanjutnya, ZI menghubungi seseorang dan membuat janji bertemu di daerah Sukun.

Saat rekonstruksi berlangsung, ibu terduga pelaku tampak menangis.

"Setelah itu, ibunya diminta ke rumah saudaranya yang ada di bagian belakang,” ungkapnya.

Selain Rico, salah satu saudara ZI juga menjadi saksi dalam rekonstruksi tersebut.

Baca juga: Sosok Bagus Mahasiswa UB yang Tewas Dibunuh, Ternyata Anak Dokter Kandungan Terkenal di Tulungagung

Mahasiswa UB tewas dibunuh

Caption 1. Suasana pemakaman jenazah mahasiswa kedokteran, BPL (26), di pemakaman umum Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (14/4/2022) Caption 2. Makam mahasiswa kedokteran, BPL (26), di pemakaman umum Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (14/4/2022)Dok. Polsek Sanankulon Caption 1. Suasana pemakaman jenazah mahasiswa kedokteran, BPL (26), di pemakaman umum Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (14/4/2022) Caption 2. Makam mahasiswa kedokteran, BPL (26), di pemakaman umum Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (14/4/2022)

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Kedokteran UB, Bagus Prasetyo Lazuardi (26), ditemukan meninggal dunia di semak-semak di wilayah Purwodadi, Pasuruan, Jatim.

Saat ditemukan pada Selasa (12/4/2022), jenazah tidak bisa dikenali.

Identitas korban baru diketahui usai polisi melakukan pemeriksaan sidik jari melalui Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS).

Saat mengotopsi jenazah, polisi menduga korban tewas akibat pukulan benda tumpul di bagian dada.

Pukulan benda tumpul itu mengakibatkan penggumpalan darah dan membuat paru-paru korban mengempis.

Berdasar keterangan polisi, pukulan benda tumpul itu diduga berupa injakan seseorang ke bagian dada korban.

Baca juga: Terduga Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UB Ditangkap Polda Jatim, Siapa Pelakunya?

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Pesan Terduga Pembunuh Mahasiswa Kedokteran UB Saat Jalani Rekonstruksi, Tangis Sang Ibu Disorot

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KLM Cinta Kembar Hilang Kontak di Perairan Sumenep, 3 ABK Belum Ditemukan

KLM Cinta Kembar Hilang Kontak di Perairan Sumenep, 3 ABK Belum Ditemukan

Surabaya
Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 12.000 Hektar Kawasan Industri di IKN

Surabaya
Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Air PDAM Mati Berhari-hari, Warga di Kota Malang Pakai Air Sungai

Surabaya
Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Penjelasan PLN Soal Denda Rp 80 Juta pada Dokter di Surabaya, Temukan Kabel Jumper di Meteran Listrik

Surabaya
Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Pengibaran Bendera Merah Putih di Puncak Kawah Ijen Dibatasi Kurang dari 100 Orang

Surabaya
Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Pekerja Pabrik di Blitar Tewas Tertimpa Tumpukan Karung Gula

Surabaya
Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Diduga Pukul Istri, Oknum Karyawan Perhutani di Sumenep Ditetapkan Tersangka KDRT

Surabaya
Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Temuan Perahu Diduga Peninggalan Kerajaan Powan Berbentuk Kayu, Hasil Pemeriksaan Dikirim ke BPCB Trowulan

Surabaya
Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Detik-detik Tabrakan 2 Truk di Gresik, 2 Sopir Terluka

Surabaya
Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Mahasiswa Lempari Kantor Bupati Pamekasan dengan Telur Busuk, Ini Penyebabnya

Surabaya
3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

3 Pelajar Surabaya Dikeroyok dan Disundut Rokok, Terduga Pelaku Ditangkap

Surabaya
Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Tak Ada Pengibaran Bendera Merah Putih Saat 17 Agustus di Puncak Gunung Raung

Surabaya
Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Pria di Sumenep Culik dan Aniaya Mantan Istri di Dalam Mobil, Ini Motifnya

Surabaya
Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Kerangka Manusia Ditemukan Terpendam Material Gunung Semeru, Identitas Belum Diketahui

Surabaya
Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Ribuan Santri Tapak Tilas Perjuangan Pahlawan Nasional KH As'ad Syamsul Arifin Saat Dikejar Belanda ke Madura

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.