Kompas.com - 13/04/2022, 22:37 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terjun langsung ke lokasi kejadian kebakaran di mal Tunjungan Plaza Surabaya di Jalan Embong Malang, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/4/2022). Eri menduga, api berasal dari dapur tenant makanan di lantai 5.

Eri turun langsung ke lokasi menggunakan seragam pemadam kebakaran lengkap. Dia naik ke lantai 12 menggunakan alat mobil pemadam kebakaran.

Di lantai 12, Eri mengaku tidak mendapati adanya kerusakan akibat kebakaran. Eri mengaku mendapati adanya kerusakan di lantai 5.

"Tadi kita masuk ke lantai 12 itu, tidak ada kerusakan di sana. Kami langsung dobrak masuk ke dalam dan turun ke bawah. Jadi kita nggak menemukan kerusakan. Pas nyampek lantai 5, baunya dan asapnya sangat pekat di sana," kata Eri Cahyadi kepada wartawan di depan gedung mal Tunjungan Plaza 5 Surabaya, Rabu malam.

Baca juga: Kunjungi Titik Kebakaran Tunjungan Plaza, Kapolrestabes Surabaya Terhalang Asap Tebal

Eri mengaku menelusuri setiap lantai. Dia memastikan, lantai 6 ke atas dalam kondisi aman. Karenanya, Eri menduga api berasal dari lantai 5 tempat tenant makanan.

"Sesampai lantai 6 asapnya sangat pekat di lantai 4 dan 5. Jadi kemungkinan itu terjadi di tempat makan yang diawal tadi. Ini anggota kami masih ada di dalam di lantai 4 untuk pembasahan. Semoga api ini segera ditemukan titiknya," terangnya.

Baca juga: Cerita Pengunjung yang Berdesakan Turun Saat Tunjungan Plaza Surabaya Terbakar

Eri menyebut, asap masih sangat pekat dan pernapasan.

Eri meminta pihak manajemen Tunjungan Plaza agar menjelaskan denah lokasi di lantai 4 dan 5 untuk pengamanan di lantai tersebut.

Tidak ada korban

Eri menegaskan, berdasarkan hasil tinjauannya dan laporan dari petugas, tidak ada korban pada peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah sampai tadi saya naik ke atas tidak ada dan belum ada korban. Jadi tadi penanganannya sangat cepat. Manajemen pun langsung mengeluarkan dulu pengunjung, baru pihak sekuriti yang mengarahkannya. Jadi tertata betul, alhamdulillah masih aman. Semoga tidak ada korban karena sampai detik ini tidak ada korban di dalam," jelasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Ibu di Surabaya Aniaya Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Nenek Korban: Kamu Kok Nekat, Lihat Kondisi Anakmu

Surabaya
Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Cerita Pilu Bayi 5 Bulan Tewas Dianiaya Ibunya Sendiri di Surabaya...

Surabaya
Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Cerita Mbah Darmo Sabar, Lansia Pelestari Reog Ponorogo, Ajak Anak Muda Cintai Budaya

Surabaya
Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Gubernur Khofifah Dorong Petani Anggrek Jatim Tembus Pasar Dunia

Surabaya
Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri 'Family Gathering'

Aniaya dan Biarkan Jasad Bayinya Membusuk di Rumah, Ibu di Surabaya Pilih Hadiri "Family Gathering"

Surabaya
Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Surabaya
Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Surabaya
Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Surabaya
Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Surabaya
Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Surabaya
Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Surabaya
Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Surabaya
Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.