Sambil Menenteng Jeriken, Ibu-ibu di Malang Antre Beli Minyak Goreng Curah

Kompas.com - 11/04/2022, 21:26 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Ratusan ibu-ibu mengantre hingga berjam-jam untuk mendapat jatah pembelian minyak goreng curah di depan gudang toko CV Toko Tigor di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (11/4/2022).

Antrean itu terjadi sejak pukul 07.00 WIB. Ratusan ibu-ibu terlihat mengular hingga ke jalan raya dengan menenteng jeriken.

Mujianah, salah satu pengantre, mengaku harus mengantre selama dua jam untuk mendapatkan minyak goreng curah sebanyak 15,5 liter.

Baca juga: Warga di Lumajang Rela Antre Berjam-jam untuk Membeli Minyak Goreng Curah

"Tadi saya antre sejak pukul 9.00 WIB, dan baru dapat sekarang ini. Antre sekitar dua jam," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Senin (11/4/2022).

Ibu berusia 45 tahun itu mengaku rela mengantre akibat minyak di pasaran saat ini sangat langka dan harganya terlampau mahal.

"Kalau minyak goreng curah saat ini langka. Adanya minyak goreng kemasan, dengan harga Rp 25 per liter," tuturnya.

Baca juga: Soal Banner Galang Dana untuk Pembebasan Lahan Jalan, Begini Penjelasan Pemkot Malang

Pada kesempatan itu, Mujianah mengaku menadapatkan minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter.

"Jadi dengan jumlah minyak goreng yang saya dapatkan saat ini sebanyak 15,5 liter total uang yang saya bayarkan senilai Rp 222.000," jelasnya.

Sehari-hari, Mujianah merupakan penjual gorengan di kawasan Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Kalau saya harus membeli minyak kemasan, penjualan gorengan saya tidak akan untung. Maka saya rela mengantre," tegasnya.

Direktur CV Toko Tigor, Toni Suryahartanto mengatakan, pihaknya menyediakan sebanyak 36 ton lebih minyak goreng untuk didistribusikan kepada masyarakat dalam kesempatan itu.

"Harganya Rp 14.000 per liter. Kalau per kilogram harganya Rp 15.500," jelasnya.

Namun, Toni mengatakan, pendistribusian minyak goreng itu kemungkinan tidak akan dilaksanakan setiap hari. Sebab, ketersediaan minyak goreng curah tergantung pada pasokan dari pemasoknya, yakni PT Megasurya Mas Sidoarjo.

Baca juga: Sehari, 2 Bayi Ditemukan di Malang

"Pasokan minyak goreng ini datangnya kemarin. Hari ini belum ada pasokan lagi. Jadi kemungkinan besok tidak ada," jelasnya.

Untuk mengantisipasi pembelian berulang dari masyarakat, pendistribusian minyak goreng dilakukan dengan menandai salah satu jari pembeli dengan tinta.

"Syarat pembeliannya, warga diwajibkan menunjukkan kartu identitas kependudukan alias KTP (Kartu Tanda Penduduk), untuk mengantisipasi oknum masyarakat yang berniat menjual minyak goreng kembali," jelasnya.

"Hingga saat ini, proses pendistribusian berjalan lancar. Rata-rata pembeli adalah warga rumahan. Tapi pelaku UMKM juga kami perbolehkan," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korsleting, Sebuah Rumah di Lamongan Ludes Terbakar

Diduga Korsleting, Sebuah Rumah di Lamongan Ludes Terbakar

Surabaya
Bocah 7 Tahun di Trenggalek Tewas Tersengat Listrik Kardus Anak Ayam

Bocah 7 Tahun di Trenggalek Tewas Tersengat Listrik Kardus Anak Ayam

Surabaya
Cerita Tukang Becak di Lamongan Jelang Agustusan, Berlomba Menghias Kendaraan

Cerita Tukang Becak di Lamongan Jelang Agustusan, Berlomba Menghias Kendaraan

Surabaya
Pemancing di Malang Temukan Granat Tangan, Diduga Masih Aktif

Pemancing di Malang Temukan Granat Tangan, Diduga Masih Aktif

Surabaya
Angka Pernikahan Anak Tertinggi di Jatim, Trenggalek Canangkan Desa Nol Perkawinan Anak

Angka Pernikahan Anak Tertinggi di Jatim, Trenggalek Canangkan Desa Nol Perkawinan Anak

Surabaya
15 Mantan Pengikut Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI

15 Mantan Pengikut Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI

Surabaya
Jelang HUT Arema, Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kota Malang

Jelang HUT Arema, Ini Skema Pengalihan Arus Lalu Lintas di Kota Malang

Surabaya
Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Kuasa Hukum, Sidang Pencabulan Santriwati Jombang Akan Digelar 'Offline'

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Kuasa Hukum, Sidang Pencabulan Santriwati Jombang Akan Digelar "Offline"

Surabaya
Ponorogo Ekspor 300 Ton Kunyit Kering ke India

Ponorogo Ekspor 300 Ton Kunyit Kering ke India

Surabaya
Istri Siri di Bangkalan Dihabisi oleh Suaminya, Ditemukan Telah Menjadi Kerangka 5 Bulan Setelah Pembunuhan

Istri Siri di Bangkalan Dihabisi oleh Suaminya, Ditemukan Telah Menjadi Kerangka 5 Bulan Setelah Pembunuhan

Surabaya
Jembatan Ngaglik Lamongan Kembali Diperbaiki, Jalur Alternatif Disiapkan

Jembatan Ngaglik Lamongan Kembali Diperbaiki, Jalur Alternatif Disiapkan

Surabaya
Jelang HUT Arema, Ini Imbauan Kapolresta Malang

Jelang HUT Arema, Ini Imbauan Kapolresta Malang

Surabaya
Polisi Periksa 6 Saksi Bentrok Kelompok Perguruan Silat dengan Warga di Malang

Polisi Periksa 6 Saksi Bentrok Kelompok Perguruan Silat dengan Warga di Malang

Surabaya
Elpiji Meledak hingga Hanguskan Seisi Rumah di Banyuwangi, Seorang IRT Alami Luka Bakar

Elpiji Meledak hingga Hanguskan Seisi Rumah di Banyuwangi, Seorang IRT Alami Luka Bakar

Surabaya
Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana yang Rugikan Negara Rp 800 Juta, Kadis Pertanian Lumajang: Bukan Era Saya

Dugaan Korupsi Pembibitan Pisang Mas Kirana yang Rugikan Negara Rp 800 Juta, Kadis Pertanian Lumajang: Bukan Era Saya

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.