Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelas Kaca Dikeluarkan dari Perut Lasiadi Setelah 2 Jam Operasi, Ini Kata RSD Balung

Kompas.com - 06/04/2022, 16:19 WIB

JEMBER, KOMPAS.com - Nur Lasiadi (33), warga Dusun Rowotengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember, Jawa Timur, mengalami sakit yang tak biasa.

Berdasarkan pemeriksaan medis, terdapat gelas di perut pria tersebut. Sehingga, pria itu harus menjalani operasi di rumah sakit.

Humas RSD Balung dr Doddy Radhi Sakti menjelaskan, pasien tersebut mendatangi rumah sakit pada 28 Maret 2022. Kemudian, pihak rumah sakit melakukan rontgen.

“Kami foto rontgen dulu, ternyata ditemukan bentukan berupa gelas,” kata Doddy kepada Kompas.com via telepon, Rabu (6/4/2022).

Setelah itu, tim medis RSD Balung menjelaskan kepada keluarga ditemukan gelas di dalam tubuh Lasiadi. Sehingga, perlu dilakukan tindakan operasi untuk mengambil gelas itu.

Baca juga: Heboh Video Porno di Jember, Pelakunya Dilaporkan ke Polisi

“Dari pasien tidak ada pengakuan dari mana masuknya gelas itu,” kata dia.

Tim medis melakukan operasi untuk mengelarkan gelas itu pada 29 Maret 2022. Posisi gelas itu terdapat di bagian rectum atau anus.

Gelas itu berhasil dikeluarkan setelah melewati proses operasi yang berlangsung sekitar dua jam.

“Di dalam rektum itu tidak terdapat pecahan kaca,” tambah dia.

 

Pasien, kata Doddy, mengaku telah menderita nyeri di bagian perut sekitar tiga bulan. Namun, pasien tak mengaku dari mana gelas itu berasal.

“Kalau dari kami, (gelas itu) memang dimasukkan melalui anus,” ungkap dia.

Doddy menduga Lasiadi mengalami gangguan mental. Namun, menurutnya, dugaan itu perlu diperiksa lebih lanjut untuk memastikannya.

Baca juga: Gelas Kaca Ditemukan dalam Perut Warga Jember, Bermula Rasakan Sakit di Ulu Hati

Sebelumnya, Nur Lasiadi (33) mengalami hal aneh, terdapat gelas kaca yang pecah di bagian atas dalam perutnya.

Lasiadi sudah sekitar tiga bulan sakit dan terbaring di ranjang. Dia merasakan sakit di bagian ulu hati. 

“Awalnya di bagian ulu hati terasa nyeri, sempat diperiksa ke mantra,” kata Lasiadi di rumahnya, Rabu (6/4/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak 1 Abad NU, 80 Layar LED Raksasa Disiapkan untuk Pengunjung di Luar Stadion

Puncak 1 Abad NU, 80 Layar LED Raksasa Disiapkan untuk Pengunjung di Luar Stadion

Surabaya
'Reward' Belum Dibayar, Atlet dan Pelatih Demo di Kantor KONI Banyuwangi

"Reward" Belum Dibayar, Atlet dan Pelatih Demo di Kantor KONI Banyuwangi

Surabaya
Sosok Gus A, Pengendara Xpander yang Sebar Uang di Jalanan Jombang sejak Desember 2022

Sosok Gus A, Pengendara Xpander yang Sebar Uang di Jalanan Jombang sejak Desember 2022

Surabaya
Warga Berbaris Saat Pengendara Xpander Sebar Uang di Jalan, Aminah: Kami Tahu dari YouTube

Warga Berbaris Saat Pengendara Xpander Sebar Uang di Jalan, Aminah: Kami Tahu dari YouTube

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 1 Februari 2023 : Siang Hujan Petir, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 1 Februari 2023 : Siang Hujan Petir, Malam Hujan Ringan

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 1 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 1 Februari 2023: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Petir

Surabaya
Santri di Pasuruan yang Bakar Juniornya Dituntut 5 Tahun Penjara

Santri di Pasuruan yang Bakar Juniornya Dituntut 5 Tahun Penjara

Surabaya
Berulang Kali Gagal Ditangkap Polisi, Terduga Pembunuh di Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Berulang Kali Gagal Ditangkap Polisi, Terduga Pembunuh di Malang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Surabaya
Soal 8 Kader di Surabaya Mundur, DPW Nasdem Jatim: Pemilu 2024 Sebentar Lagi...

Soal 8 Kader di Surabaya Mundur, DPW Nasdem Jatim: Pemilu 2024 Sebentar Lagi...

Surabaya
8 Pengurus NasDem Surabaya Mengundurkan Diri Ramai-ramai, Ini Alasannya

8 Pengurus NasDem Surabaya Mengundurkan Diri Ramai-ramai, Ini Alasannya

Surabaya
Arema FC Diisukan Bubar, Komisaris: Pontang-panting Mas Iwan Mempertahankan Arema

Arema FC Diisukan Bubar, Komisaris: Pontang-panting Mas Iwan Mempertahankan Arema

Surabaya
Heboh, Pengendara Xpander Sebar Uang di Jalanan Jombang, Warga: Saya Dapat Rp 300.000

Heboh, Pengendara Xpander Sebar Uang di Jalanan Jombang, Warga: Saya Dapat Rp 300.000

Surabaya
Warga Magetan Tembak Ular Piton dengan Senapan Angin, Ditemukan di Kandang Ayam

Warga Magetan Tembak Ular Piton dengan Senapan Angin, Ditemukan di Kandang Ayam

Surabaya
Ramai Isu Penculikan Anak di Sumenep, Kapolres Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Ramai Isu Penculikan Anak di Sumenep, Kapolres Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Surabaya
Temukan 99 Kasus PMK, Dinas Peternakan Magetan Imbau Warga Tak Beli Sapi yang Belum Divaksin

Temukan 99 Kasus PMK, Dinas Peternakan Magetan Imbau Warga Tak Beli Sapi yang Belum Divaksin

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.