Harga Tiket Penerbangan Perintis di Bandara Trunojoyo Sumenep Naik Imbas PPN 11 Persen

Kompas.com - 05/04/2022, 11:52 WIB

SUMENEP, KOMPAS.com - Harga tiket penerbangan perintis dari Bandara Trunojoyo Sumenep, Jawa Timur, naik imbas kebijakan pemerintah yang menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen mulai April 2022.

Unit Kehumasan Bandara Trunojoyo Sumenep, Romziy mengatakan, kenaikan harga tiket penerbangan perintis berlaku per Jumat (1/4/2022) di semua rute penerbangan di Bandara Trunojoyo Sumenep.

"Dampak dari kenaikan PPN dari yang 10 persen menjadi 11 persen, otomatis kenaikan semua harga yang kena pajak akan naik. Untuk semua penerbangan perintis di Kabupaten Sumenep di semua rute naik," kata Romziy saat dihubungi, Selasa (5/4/2022).

Baca juga: Mengenal Gili Iyang di Sumenep, Pulau dengan Kadar Oksigen Terbaik Nomor 2 di Dunia

Romziy menjelaskan, Bandara Trunojoyo Sumenep masih melayani tiga rute penerbangan perintis.

Masing-masing rute di antaranya rute Bawean-Sumenep dan sebaliknya, Sumenep-Pagerungan dan sebaliknya, Sumenep-Banyuwangi dan sebaliknya.

Sementara untuk tarif per setiap rute itu di antaranya rute Bawean-Sumenep yang semula Rp 301.100 naik menjadi Rp 303.610.

Sumenep-Pagerungan yang semula Rp 300.000 naik menjadi Rp 302.500. Pagerungan-Sumenep yang semula Rp 280.000 menjadi Rp 282.500.

Sedangkan Sumenep-Banyuwangi semula Rp 245.000 menjadi Rp 247.000. Banyuwangi-Sumenep semula Rp 290.000 menjadi Rp 292.000.

Baca juga: 4 Kios di Pasar Lenteng Sumenep Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Romziy memastikan, seluruh kebijakan itu sudah disosialisasikan kepada pengguna penerbangan melalui saluran informasi yang dimiliki Bandara Trunojoyo Sumenep.

"Sudah disosialisasikan," tuturnya.

Terkait kemungkinan adanya peningkatan penumpang jelang mudik Lebaran, Romziy mengaku pergerakan penumpang sejauh ini masih normal.

Jumlah penumpang dari Bandara Trunojoyo ke sejumlah rute perintis yang dilayani maskapai Susi Air jenis pesawat Cessna Caravan dengan kapasitas 12 seat masih normal.

"Di awal Ramadhan ini terpantau masih normal dan belum ada peningkatan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pernah Ditilang ETLE, Jadi Alasan Wanita Ini Buat Video Tutupi Pelat Motornya Pakai Celana Dalam

Pernah Ditilang ETLE, Jadi Alasan Wanita Ini Buat Video Tutupi Pelat Motornya Pakai Celana Dalam

Surabaya
Pengakuan Wanita yang Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam: Buat Iseng-isengan Aja

Pengakuan Wanita yang Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam: Buat Iseng-isengan Aja

Surabaya
Ratusan Warga Iringi Pemakaman Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB

Ratusan Warga Iringi Pemakaman Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB

Surabaya
Kisah Mbah Kerto, Kakek 103 Tahun yang Punya 30 Hektar Ladang, Beli Pajero Sport secara Kontan

Kisah Mbah Kerto, Kakek 103 Tahun yang Punya 30 Hektar Ladang, Beli Pajero Sport secara Kontan

Surabaya
Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi Rp 2 M di Madiun, Jaksa Periksa 2 Staf Petrokimia Gresik

Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi Rp 2 M di Madiun, Jaksa Periksa 2 Staf Petrokimia Gresik

Surabaya
Pakai Atribut Ojol, Cara Eksekutor Penembakan Pria di Sidoarjo Dekati Korban

Pakai Atribut Ojol, Cara Eksekutor Penembakan Pria di Sidoarjo Dekati Korban

Surabaya
Monumen Patung Kadet Soewoko di Lamongan Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Monumen Patung Kadet Soewoko di Lamongan Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Surabaya
Mengenal Mbah Kerto, Miliarder Asal Desa Ranupane, Punya Banyak Mobil dari Hasil Berladang

Mengenal Mbah Kerto, Miliarder Asal Desa Ranupane, Punya Banyak Mobil dari Hasil Berladang

Surabaya
Cerita di Balik Wanita Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam, Mengaku untuk Konten, Kini Ditunjuk Jadi Duta ETLE

Cerita di Balik Wanita Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam, Mengaku untuk Konten, Kini Ditunjuk Jadi Duta ETLE

Surabaya
Motif Penembakan Pria di Sidoarjo, Pelaku Utama Cemburu karena Istri Pernah Digoda Korban

Motif Penembakan Pria di Sidoarjo, Pelaku Utama Cemburu karena Istri Pernah Digoda Korban

Surabaya
Penembak Pria di Sidoarjo Ternyata Orang Suruhan, Dibayar Rp 100 Juta

Penembak Pria di Sidoarjo Ternyata Orang Suruhan, Dibayar Rp 100 Juta

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 2 Juli 2022 : Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 2 Juli 2022 : Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Surabaya
Evakuasi Material Longsor Terkendala Cuaca, Akses Banyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen Masih Tutup

Evakuasi Material Longsor Terkendala Cuaca, Akses Banyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen Masih Tutup

Surabaya
Pergi Tak Pamit, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Pergi Tak Pamit, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Surabaya
2 Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi

2 Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.