Kompas.com - 15/03/2022, 23:46 WIB

MAGETAN, KOMPAS.com – Dua bendung karet di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sobek akibat sudah termakan usia.

Kepala Bidang SDA pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Magetan, Yuli Karyawan Iswahyudi mengatakan, dua bendung karet itu merupakan bantuan dari Jepang dan dibangun pada tahun 1994. Sejak dibangun, belum pernah dilakukan rehabilitasi terhadap bendungan itu.

"Usia karet sudah 28 tahun dan belum pernah diganti sejak dibangun tahun 1994,” ujarnya melalui pesan singkat Selasa (15/03/2022).

Baca juga: Prasasti Sendang Kamal di Magetan Dicoreti Pakai Kapur, Pelaku Diduga Anak-anak

Yuli menambahkan, Bendung Karet Beringin mampu mengairi sawah seluas lebih dari 700 hektar milik warga. Sementara Bendung Karet di Kerik yang juga mengalami kerusakan sobek mampu mengairi sawah seluas lebih dari 500 hektar.

”Dua bendung yang rusak mampu mengairi 700 sama 500 hektar sawah warga. Itu berada di dua kabupaten, Magetan dan Madiun,” imbuhnya.

Selain karena sudah tua, dua bendung karet tersebut pernah diterjang banjir besar pada Bulan Maret 2021. Upaya penanganan dengan melakukan perbaikan darurat oleh Dinas PU Kabupaten Magetan melalui penambalan karet yang robek.

"Hari Minggu kemarin sudah dilem dan bisa difungsikan untuk  pompanya,” kata Yuli.

Baca juga: Berkenalan di Medsos, Anak di Bawah Umur di Magetan Hampir Diperkosa, Ponsel Dirampas

Upaya perbaikan dengan mengganti karet di dua bendung karet tersebut, menurut Yuli, harus segera dilakukan mengingat pentingnya dua bendung karet untuk irigasi lahan pertanian warga.

Yuli mengaku, Dinas PU Kabupaten Magetan telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo karena kedua bendung karet tersebut di bawah kewenangan BBWS DAS Solo.

“Masih kita musyawarahkan dengan BBWS. Untuk karet yang sama butuh Rp 10 miliar itu untuk rehabilitasi,” jelas Yuli.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Pengakuan Nenek Eti, Terpaksa Biarkan Jasad Cucunya 2 Hari hingga Membusuk: Saya Diancam Akan Dibunuh

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 27 Juni 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Kesal Sering Rewel, Alasan Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

Surabaya
Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Sempat Langka, Harga Cabai Rawit Merah di Lumajang Tembus Rp 120 Ribu

Surabaya
Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Pilkades Serentak 61 Desa di Lamongan Dipantau Langsung Kemendagri

Surabaya
Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Viral, Pasar Splendid di Kota Malang Perjualbelikan Kucing Tidak Layak

Surabaya
Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Aksi Bupati Lumajang Tuntun Jaran Kencak Saat Pembukaan Porprov Jatim

Surabaya
Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Terimbas Proyek Tol KLBM, 390 Makam di Gresik Dipindahkan

Surabaya
Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Pengakuan Nenek dari Bayi 5 Bulan yang Tewas di Dalam Rumah: Saya Diancam Dibunuh

Surabaya
Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Tak Kuat dengan Aroma Menyengat, Nenek di Surabaya Lapor Ada Mayat Cucu Usia 5 Bulan di Dalam Rumah

Surabaya
Asal-usul Kota Bojonegoro

Asal-usul Kota Bojonegoro

Surabaya
Bayi 5 Bulan di Surabaya Tewas Membusuk di Dalam Rumah, Polisi Sebut Orangtua Ada di Yogyakarta

Bayi 5 Bulan di Surabaya Tewas Membusuk di Dalam Rumah, Polisi Sebut Orangtua Ada di Yogyakarta

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 26 Juni 2022 : Pagi Berawan, Siang Hujan Petir

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 26 Juni 2022 : Pagi Berawan, Siang Hujan Petir

Surabaya
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun, Ada Kartu Remi di Sampingnya

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun, Ada Kartu Remi di Sampingnya

Surabaya
Motor Mogok di Atas Rel, PNS Probolinggo Tewas Tersambar Kereta

Motor Mogok di Atas Rel, PNS Probolinggo Tewas Tersambar Kereta

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.