Oknum Pengacara Pakai Mobil Berpelat Nomor Kedinasan TNI, Sempat Diamankan dan Diperiksa

Kompas.com - 11/03/2022, 09:50 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com - Seorang oknum pengacara asal Surabaya berinisial MB (50) sempat diperiksa oleh aparat di Lamongan, Jawa Timur.

Sebab, MB diduga melanggar aturan usai mengendarai mobil pribadi dengan menggunakan pelat nomor kedinasan TNI, yakni satuan Garnisun Surabaya.

Baca juga: Tabrakan KA Vs 2 Truk di Lamongan, Polisi Periksa Petugas Palang Pintu Pelintasan

Mobil warga sipil

MB beserta mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan pelat nomor kedinasan Garnisun 70759-IX itu diamankan aparat TNI ketika berada di Jalan Veteran Lamongan, Kamis (10/3/2022).

Padahal setelah diusut, mobil tersebut sebenarnya memiliki nomor polisi L 1298 WM yang diketahui milik warga sipil atas nama ODS, warga Surabaya.

Danunit Intel Kodim 0812 Lamongan Letda Inf Agus Darso mengatakan, dua bulan sebelumnya MB diketahui sudah menggunakan mobil tersebut di Desa Dateng, Kecamatan Laren, Lamongan.

Baca juga: 2 Truk Tertabrak Kereta Api di Lamongan, Masinis Terluka, Lokomotif Ringsek

Diduga dipakai saat ada sengketa lahan

Pada saat itu, kedatangan MB di Desa Dateng berkaitan dengan masalah sengketa lahan.

"Kemudian ada warga yang merasa resah dan melaporkan ke Garnisun, karena yang bersangkutan datang menggunakan mobil dengan pelat nomor kedinasan," ujar Agus, saat dikonfirmasi, Jumat (11/3/2022).

Ada dugaan, MB menggunakan mobil yang sudah ditempeli dengan pelat nomor kedinasan Garnisun tersebut untuk kepentingan pribadi.

Dugaannya, mobil tersebut digunakan untuk menakut-nakuti warga yang saat itu bersengketa dengan kliennya.

"Mendapat laporan dari warga, anggota Garnisun saat itu mendatangi Desa Dateng, namun yang bersangkutan sudah tidak berada di lokasi. Surat pemberitahuan dan pemanggilan sudah dikirimkan, tapi tidak ada respons baik dari yang bersangkutan," kata Agus.

Baca juga: Buron 5 Hari, Kakak yang Tusuk Adik hingga Tewas di Surabaya Ditangkap di Lamongan

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Aksi Solidaritas dan Doa Bagi Korban Tregedi Kanjuruhan Malang

Sederet Aksi Solidaritas dan Doa Bagi Korban Tregedi Kanjuruhan Malang

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 5 Oktober 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini 5 Oktober 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Surabaya
Kisah Pilu Balita yang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Diduga Sesak Nafas karena Gas Air Mata

Kisah Pilu Balita yang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Diduga Sesak Nafas karena Gas Air Mata

Surabaya
Kompolnas Duga Bukan Kapolres Malang yang Beri Perintah Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Kompolnas Duga Bukan Kapolres Malang yang Beri Perintah Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Surabaya
Soal Pintu Kanjuruhan Terkunci, Komdis PSSI Sebut Kelalaian Security Officer

Soal Pintu Kanjuruhan Terkunci, Komdis PSSI Sebut Kelalaian Security Officer

Surabaya
Polisi Selidiki Rekaman CCTV di 6 Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan, Mana Saja?

Polisi Selidiki Rekaman CCTV di 6 Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan, Mana Saja?

Surabaya
1 Balita Jadi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, Dirut RSUD Menduga Tewas akibat Hipoksia

1 Balita Jadi Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, Dirut RSUD Menduga Tewas akibat Hipoksia

Surabaya
Soal Dugaan Kelebihan Kapasitas Penonton dan Perubahan Jadwal Laga, Ini Jawaban Komdis PSSI

Soal Dugaan Kelebihan Kapasitas Penonton dan Perubahan Jadwal Laga, Ini Jawaban Komdis PSSI

Surabaya
Hasil investigasi Komdis PSSI dan Hukuman bagi Arema FC Buntut Tragedi Kanjuruhan

Hasil investigasi Komdis PSSI dan Hukuman bagi Arema FC Buntut Tragedi Kanjuruhan

Surabaya
Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Lamongan, Bermula Rem Truk Blong

Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Lamongan, Bermula Rem Truk Blong

Surabaya
Ketua Panpel Arema FC Disanksi Seumur Hidup Usai Tragedi Kanjuruhan, Komdis PSSI: Pintu yang Seharusnya Terbuka Malah Tertutup

Ketua Panpel Arema FC Disanksi Seumur Hidup Usai Tragedi Kanjuruhan, Komdis PSSI: Pintu yang Seharusnya Terbuka Malah Tertutup

Surabaya
Sejarah Provinsi Jawa Timur dan Penentuan Hari Jadi yang Dirayakan Setiap 12 Oktober

Sejarah Provinsi Jawa Timur dan Penentuan Hari Jadi yang Dirayakan Setiap 12 Oktober

Surabaya
CCTV di 6 Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan Diperiksa Secara Khusus, Ini Alasannya

CCTV di 6 Pintu Keluar Stadion Kanjuruhan Diperiksa Secara Khusus, Ini Alasannya

Surabaya
Panpel Arema FC Dihukum Seumur Hidup Tak Boleh Terlibat dalam Sepak Bola

Panpel Arema FC Dihukum Seumur Hidup Tak Boleh Terlibat dalam Sepak Bola

Surabaya
Alfiansyah, Bocah yang Jadi Yatim Piatu Usai Tragedi Kanjuruhan Dapat Beasiswa dari Polri, Dijadikan Anak Asuh Polresta Malang

Alfiansyah, Bocah yang Jadi Yatim Piatu Usai Tragedi Kanjuruhan Dapat Beasiswa dari Polri, Dijadikan Anak Asuh Polresta Malang

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.