Cerita Sofyan, Sekuriti yang Selamatkan Pemandu Lagu dari Pelecehan Seksual tapi Malah Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 03/03/2022, 05:30 WIB

MADIUN, KOMPAS.com- Berniat menyelamatkan seorang pemandu lagu dari pelecehan seksual malah berujung persoalan bagi Sofyan, seorang sekuriti tempat hiburan malam (THM) J-LO di Kota Madiun, Jawa Timur.

Pria ini dilaporkan setelah terlibat adu pukul dengan dua tamu yang melecehkan dan mencekik leher seorang pemandu lagu berinisial DF ke Polsek Taman, Kota Madiun.

Baca juga: Sejarah Madiun, Kabupaten di Jatim yang Asal-usul Namanya Konon dari Hantu Berayun-ayun

Bermula pemandu lagu dicekik

Sofyan yang ditemui Kompas.com, membenarkan dirinya dilaporkan dua tamu yang terlibat adu pukul dengan dirinya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/2/2022) malam.

Sofyan menuturkan, kasus itu bermula saat dirinya masuk kerja sebagai petugas keamanan (sekuriti) di tempat hiburan malam yang berada di Jalan Cokroaminoto, Kota Madiun.

Menjelang tengah malam, Sofyan mendengar teriakan permintaan tolong dari salah satu pemandu lagu berinisial DF.

Kepada Sofyan, DF mengaku dicekik dan dilecehkan secara seksual.

“Pemandu lagu berinisial DF tiba-tiba keluar dari room dan meminta tolong kepada saya. Katanya dicekik leher dan hendak diapa-apakan,” ujar Sofyan, Rabu (2/3/2022).

Baca juga: Pedagang di Madiun Dapat Pasokan 5 Ton Minyak Goreng, Wali Kota: Kalau Langka, Hubungi Saya

Terlibat adu jotos

Ilustrasi pemukulanKOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi pemukulan

Tak terima ulah tamu yang mencekik korban, Sofyan lalu masuk ke ruang karaoke dan menemui dua tamu tersebut.

Sofyan pun meminta kepada dua tamu itu untuk tidak kasar kepada pemandu lagu berninisial DF.

Namun kedua tamu itu tidak terima dengan permintaan Sofyan. Terlebih kedua tamu itu dalam kondisi mabuk usai menenggak minuman keras.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Pilkades Serentak, Jaksa Periksa 3 Pejabat Pemkab Madiun

Ilustrasi perkelahian Ilustrasi perkelahian
“Saya katakan kepada dua tamu itu kalau itu (pemandu lagu) badannya kurus. Nanti kalau dicekik dan meninggal lalu siapa yang mau bertanggung jawab. Tetapi kedua tamu itu marah dan menantang saya untuk bertengkar,” jelas Sofyan.

Tak berapa lama, dua tamu berinisial HN dan CP itu terlibat adu pukul dengan Sofyan di halaman tempat hiburan malam J-LO.

Saat itu Sofyan dikeroyok keduanya dan sempat ditendang hingga mengakibatkan dirinya jatuh.

Tak terima dengan tendangan itu, Sofyan balas memukul mengenai bagian muka HN sebanyak tiga kali.

Setelah adu jotos usai, Sofyan pun mendatangi HN dan CP dan mengantar keduanya pulang ke rumahnya yang berada di dekat tempat hiburan malam.

Baca juga: Ini Tarif Jalan Tol Surabaya-Madiun 2022

Dilaporkan ke polisi

Sofyan tak menyangka peristiwa itu berbuntut pajang hingga ke ranah hukum.

Sepekan lalu atau pada Jumat (25/2/2022), Sofyan dihubungi petugas Polsek Taman untuk datang ke kantor polisi.

Sofyan mengaku kaget, ternyata dia malah dilaporkan oleh dua tamu tersebut.

Baca juga: Kota Madiun Satu-satunya Wilayah di Jatim yang Naik Level 4, BOR RS Capai 60 Persen

Pasalnya dalam kasus tersebut, dirinya bertugas sebagai petugas keamanan yang mengamankan dua tamu yang mencekik pemandu lagunya.

“Saya sudah jelaskan ke polisi kalau perkelahian itu terjadi karena salah satu PL saya dicekik. Lalu saya mengingatkannya baik-baik, tapi tanggapannya malah keduanya nantang,” ujar Sofyan.

Sofyan pun mengandaikan bila dirinya dirampok lalu membela diri dengan memukul pelakunya hingga babak belur.

Selanjutnya perampok itu melapor ke polisi kemudian dirinya tiba-tiba jadi tersangka.

“Kalau saya mukulin begal itu hingga lebam. Kemudian dia lapor polisi. Apa terus saya harus jadi tersangka,” ungkap Sofyan.

Sofyan menambahkan ia sudah melaporkan balik dua tamu ke polisi lantaran memukul dirinya dan mencekik salah satu pemandu lagu.

Baca juga: Sudah Dianggap Keluarga, Pergantian Kapolsek dan Danramil Sinak Ditolak Warga, Ratusan Orang Turun ke Jalan

Ilustrasi.IST Ilustrasi.
Pengakuan pemandu lagu

Sementara itu DF, pemandu lagu yang menjadi korban pelecehan seksual membenarkan dirinya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari dua tamunya itu.

Bahkan malam itu, lehernya sempat dicekik lantaran tidak menuruti kemauan salah satu tamunya.

“Salah satu tamu berinisial HN itu pegang kemaluan saya. Otomatis saya refleks tangannya saya tangkis. Kemudian temannya CP itu tidak terima kemudian mencekik leher saya hingga kepala saya mepet di tembok,” kata DF.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Pilkades Serentak, Jaksa Periksa 3 Pejabat Pemkab Madiun

Saat itu DF sempat berteriak meminta pertolongan, namun tidak ada yang mendengar.

Beruntung DF berhasil lolos dan keluar dari ruangan karaoke.

Perempuan itu lalu meminta bantuan kepada Sofyan untuk mengamankan dua tamunya yang bertindak tidak senonoh.

Polisi tegaskan belum ada tersangka

Ilustrasi polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi polisi

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Taman, AKP Sujarno yang dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (2/3/2022) menyatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Dengan demikian belum ada penetapan tersangka dalam kasus penganiayaan di tempat karaoke J-LO.

“Belum ada penetapan tersangka. Untuk menetapkan tersangka ada mekanisme berupa gelar dulu. Kalau mencukupi dua alat buktinya maka akan ada penatapan tersangka,” kata Sujarno.

Menurut Sujarno, salama penyelidikan polisi sudah meminta keterangan pelapor dan terlapor.

Baca juga: 7 Daerah Masuk PPKM Level 4, dari Cirebon, Sukabumi, hingga Madiun

Tak hanya itu, polisi juga mengklarifikasi saksi-saksi lainnya dalam kasus penganiayaan.

Menyoal laporan balik dari Sofyan dan pemandu lagu dalam kasus pelecehan seksual dan pencekikan, Sujarno mengaku belum menerima.

Ia menambahkan sesuai aturan, masih dilakukan mediasi antara terlapor dan pelapor.

“Kalau bisa kami mediasi maka kami lakukan mediasi,” imbuh Sujarno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taman Ria Suropati Pasuruan: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Taman Ria Suropati Pasuruan: Harga Tiket, Jam Buka, Daya Tarik

Surabaya
Di Tengah Keterbatasan, Suryati Rawat Anak Penderita Syaraf Otak, Dicerai Suami Saat Putrinya Umur 1 Tahun

Di Tengah Keterbatasan, Suryati Rawat Anak Penderita Syaraf Otak, Dicerai Suami Saat Putrinya Umur 1 Tahun

Surabaya
Istri MSA Anak Kiai Jombang Sebut Suaminya Kerap Didekati dan Dirayu

Istri MSA Anak Kiai Jombang Sebut Suaminya Kerap Didekati dan Dirayu

Surabaya
Seberangi Rel Usai Buang Air Besar Tanpa Tengok Kanan Kiri, Nenek Ini Tewas Tertabrak Kereta

Seberangi Rel Usai Buang Air Besar Tanpa Tengok Kanan Kiri, Nenek Ini Tewas Tertabrak Kereta

Surabaya
Bus Rombongan Siswa MTs Annur Turen Malang Terguling ke Tebing Jalan Ketika Hendak Berwisata

Bus Rombongan Siswa MTs Annur Turen Malang Terguling ke Tebing Jalan Ketika Hendak Berwisata

Surabaya
Viral Video Bocah TK Jejali Roti ke Mulut Ibu Saat Lomba Agustusan di Probolinggo, Akhirnya Jadi Juara

Viral Video Bocah TK Jejali Roti ke Mulut Ibu Saat Lomba Agustusan di Probolinggo, Akhirnya Jadi Juara

Surabaya
Pasar Hewan di Lumajang Dibuka Lagi, Aktivitas Jual Beli Masih Sepi

Pasar Hewan di Lumajang Dibuka Lagi, Aktivitas Jual Beli Masih Sepi

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 13 Agustus 2022 : Siang dan Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 13 Agustus 2022 : Siang dan Malam Hujan Ringan

Surabaya
Mengenal Inovasi 'Pecel Tempe Mendoan' di Desa Senggreng Kabupaten Malang, Layanan Adminduk Langsung ke Rumah Warga

Mengenal Inovasi "Pecel Tempe Mendoan" di Desa Senggreng Kabupaten Malang, Layanan Adminduk Langsung ke Rumah Warga

Surabaya
PVMBG: 6 Juta Meter Kubik Material Turun Saat Erupsi Semeru 2021, Kecepatan 200 Km Per Jam

PVMBG: 6 Juta Meter Kubik Material Turun Saat Erupsi Semeru 2021, Kecepatan 200 Km Per Jam

Surabaya
Istri MSA Muncul ke Publik, Sebut Perkara Hukum yang Dialami Suaminya Fitnah dan Penuh Rekayasa

Istri MSA Muncul ke Publik, Sebut Perkara Hukum yang Dialami Suaminya Fitnah dan Penuh Rekayasa

Surabaya
Stok Vaksin Moderna Kosong, Vaksinasi Booster Kedua untuk Nakes di Kota Batu Ditunda

Stok Vaksin Moderna Kosong, Vaksinasi Booster Kedua untuk Nakes di Kota Batu Ditunda

Surabaya
PRT di Bangkalan Kabur Usai Curi Uang Majikan, Pelaku Ditangkap di Lumajang

PRT di Bangkalan Kabur Usai Curi Uang Majikan, Pelaku Ditangkap di Lumajang

Surabaya
KLM Cinta Kembar Ditemukan Usai Hilang 4 Hari, Semua Penumpang Selamat

KLM Cinta Kembar Ditemukan Usai Hilang 4 Hari, Semua Penumpang Selamat

Surabaya
ASN Pemkot Malang Bakal Diwajibkan Belanja Produk UMKM Tiap Bulan

ASN Pemkot Malang Bakal Diwajibkan Belanja Produk UMKM Tiap Bulan

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.