Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mensos Risma Serahkan Santunan ke Ahli Waris Korban Erupsi Semeru

Kompas.com - 21/02/2022, 21:07 WIB
Miftahul Huda,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi


LUMAJANG, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali mengunjungi posko pengungsian korban erupsi Semeru di Lapangan Penanggal, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (21/2/2022).

Kali ini kedatangan Risma ke Penanggal untuk memberikan santunan ahli waris korban meninggal tahap 2.

Risma menyebut, proses pencarian ahli waris korban erupsi Semeru tidak mudah karena banyak yang sudah mengungsi di rumah keluarganya atau ke luar kota.

Baca juga: Warga di Probolinggo Nekat Datangi Menteri Risma untuk Laporkan Dugaan Pungli, Bawa Berlembar-lembar Dokumen

"Proses mencari ahli waris ini tidak mudah. Karena ada yang sudah mengungsi ke keluarganya di Lumajang maupun ke luar kota," kata Risma di lokasi pengungsian, Senin. 

Mantan wali kota Surabaya itu mengatakan, bantuan yang dibawa pada tahap II ini ada 24 santunan. Sedangkan tahap pertama ada 17 santunan.

Santunan yang diberikan sebesar Rp 15 juta dan sembako.

"Tadi ada 24 orang dan kemarin 17 orang ahli waris, nanti kita improve terus supaya mereka bisa cepat memulihkan ekonomi keluarga," terangnya.

Risma yang sempat berdialog bersama warga di dalam posko pengungsian juga berpesan kepada para penyintas untuk tetap produktif saat menempati huntara.

"Kalau bapak bekerja, dan ibu bisa ikut membuat produk, saya akan membantu memasarkan supaya bisa usaha. Selain itu tetap menerima bantuan sosial," kata  Risma kepada pengungsi.

Baca juga: Protes Tambang Pasir di Aliran Lahar Semeru, Warga Datangi Kantor Bupati Lumajang

Selain itu, untuk mendorong proses pemulihan ekonomi, Risma juga berjanji akan membantu proses pemasaran dari produk yang dihasilkan warga.

"Nanti ada pelatihan, dan saya akan bantu memasarkan. Meskipun saya tidak ada di sini, karena bisa pakai online untuk memasarkan," terang Risma.

Sementara itu, terkait fenomena kelangkaan minyak goreng nasional, Risma mengatakan pasokan minyak goreng untuk lokasi pengungsian aman.

"Kalau yang di sini bisa kita penuhi. Kebutuhannya juga tidak besar," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Surabaya
Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Soal Adik Via Vallen Diduga Terlibat Penggelapan Motor, Keluarga: Kami Enggak Tahu Keberadaannya

Surabaya
Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Tulungagung Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Surabaya
Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Mobil Pribadi Masuk dan Terjebak di Sabana Bromo, TNBTS: Sudah Dapat Teguran Keras

Surabaya
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya Dijaga Ketat karena Dikunjungi oleh Sejumlah Kepala Daerah di Indonesia Hari Ini

Surabaya
Remaja di Banyuwangi Hanyut ke Sungai Usai Jatuh Saat Naik Motor

Remaja di Banyuwangi Hanyut ke Sungai Usai Jatuh Saat Naik Motor

Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini Kamis 25 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Surabaya
Mari Donasi untuk Kakek Jumadi dan Rehan, Ayah dan Anak di Lumajang Tinggal di Pondok Bekas Tempat Memasak Air Nira

Mari Donasi untuk Kakek Jumadi dan Rehan, Ayah dan Anak di Lumajang Tinggal di Pondok Bekas Tempat Memasak Air Nira

Surabaya
Empat Kendaraan di Banyuwangi Alami Kecelakaan Beruntun

Empat Kendaraan di Banyuwangi Alami Kecelakaan Beruntun

Surabaya
Sepeda Motor Terlindas Pikup di Madiun, Ibu dan Anak Tewas

Sepeda Motor Terlindas Pikup di Madiun, Ibu dan Anak Tewas

Surabaya
Presiden Jokowi Dikabarkan Batal Beri Penghargaan kepada Gibran-Bobby di Surabaya

Presiden Jokowi Dikabarkan Batal Beri Penghargaan kepada Gibran-Bobby di Surabaya

Surabaya
Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Mengenal Unan-unan, Tradisi Warisan Lima Tahunan Suku Tengger

Surabaya
Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Keluarga Pedangdut Via Vallen Buka Suara Usai Rumahnya Digeruduk

Surabaya
Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Bebas Bersyarat, Mantan Bupati Malang Rendra Kresna Ingin Rehat Sejenak dari Dunia Politik

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com