Tunggal Jati Nusantara yang Gelar Ritual Maut di Pantai Payangan Tak Terdaftar di Bakesbangpol Jember

Kompas.com - 18/02/2022, 10:49 WIB

JEMBER, KOMPAS.com – Kelompok Tunggal Jati Nusantara di Dusun Botosari Desa Dukuhmencek Sukorambi tak terdaftar di Bakesbangpol Jember.

Kelompok tersebut tidak termasuk organisasi atau perkumpulan resmi.

“Bukan organisasi resmi karena tidak terdaftar, bisa dikatakan padepokan ilegal,” kata Kepala Bakesbangpol Jember Edy Budi Susilo pada Kompas.com via telepon, Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Jejak Nur Hasan, Pimpinan Tunggal Jati Nusantara yang Jadi Tersangka Ritual Maut Jember, Punya 40 Anggota

Kelompok tersebut didirikan oleh Nur Hasan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia mengatakan tunggal jati nusantara tidak terdeteksi sebagai organisasi kemasyarakatan.

Karena hanya perkumpulan yang mengadakan kegiatan pengajian rutin. Kemudian, diikuti dengan kegiatan ritual di pantai payangan.

Baca juga: Bupati Jember Keluarkan Surat Edaran Pengawasan Pantai Usai Insiden Ritual Maut, Ini Isinya

Menurut dia, jumlah organisasi kemasyarakatan yang ada di Jember sekitar 458.

Namun dari jumlah tersebut, hanya 70 organisasi yang resmi terdaftar di Kemendagri dan Kemenkunham.

“Namun 458 itu yang terpantau dan terkendali,” tutur dia.

Baca juga: Jadi Tersangka, Pimpinan Kelompok Ritual Maut Jember Terancam 5 Tahun Penjara

Tim SAR gabungan membawa korban terseret arus di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Ambulu, Jember, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022). Sebanyak 24 orang dari Kelompok Tunggal Jati Nusantara terseret arus Pantai Payangan mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, satu orang dalam pencarian dan 13 orang selamatANTARA FOTO/WAHYU Tim SAR gabungan membawa korban terseret arus di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Ambulu, Jember, Jawa Timur, Minggu (13/2/2022). Sebanyak 24 orang dari Kelompok Tunggal Jati Nusantara terseret arus Pantai Payangan mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, satu orang dalam pencarian dan 13 orang selamat
Edy mengaku sedang berupaya mendeteksi perkumpulan seperti tunggal jati nusantara.

Pihaknya bersama jajaran TNI dan Polri juga melakukan pemetaan tempat-tempat padepokan ilegal ini. Kemudian akan akan dilakukan pembinaan dan pengawasan.

Dia menilai kawasan pesisir selatan kerap dijadikan sebagai tempat ritual oleh kelompok seperti itu. Seperti di Kecamatan Kencong, Gumukmas, Puger Wuluhan maupun Ambulu.

Setelah terdata dan dipelajari terkait kelompok-kelompok yang memiliki kegiatan ritual, maka bisa diberi pembinaan agar tidak membahayakan orang lain.

Dia menilai ritual maut yang terjadi di pantai payangan itu menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak melakukan hal yanga serupa.

Selain itu, juga menjadi pengingat bagi Bakesbangpol Jember untuk melakukan antisipasi pencegahan munculnya kelompok seperti tunggal jati nusantara.

Baca juga: Spanduk Erick Thohir-Khofifah 2024 Muncul di Jember, Ini Kata Bawaslu

Sebelumnya diberitakan sebanyak 23 orang terseret ombak di Pantai Payangan, di Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu pada Minggu (13/2/2022) sekitar pukul 00.25 WIB.

Mereka berangkat dari titik berkumpul di Desa Dukuhmencek Kecamatan Sukorambi menuju Pantai Payangan pada Sabtu malam pukul 23.00 WIB.

Mereka berasal dari Kecamatan Panti, Patrang, Sukorambi, Sumbersari, Ajung dan Jenggawah.

Tujuannya untuk menjalani ritual. Tiba disana, petugas pantai sudah mengingatkan agar tidak ke laut karena ombak besar. Namun mereka tetap menggelar ritual hingga akhirnya terseret ombak. 12 orang dinyatakan selamat, 11 orang meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Ciptakan Sineas Muda Berbakat, Pemkot Surabaya Gelar Festival Film Pendek

Ingin Ciptakan Sineas Muda Berbakat, Pemkot Surabaya Gelar Festival Film Pendek

Surabaya
MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

Surabaya
5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

Surabaya
Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Surabaya
Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Surabaya
Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Surabaya
Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Surabaya
2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

Surabaya
KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

Surabaya
3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Surabaya
Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Surabaya
13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

Surabaya
Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Surabaya
Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.