Polisi Akan Tetapkan Tersangka Terkait Ricuh Pertandingan Liga 3 di Kota Malang

Kompas.com - 14/02/2022, 19:22 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Polresta Malang Kota akan menetapkan tersangka terkait ricuh pertandingan sepakbola antara NZR Sumbersari FC melawan Farmel FC dalam lanjutan putaran nasional Liga 3 tahun 2021. Penetapan tersangka itu terkait dengan laporan wasit yang memimpin laga tersebut.

Sebelumnya, wasit Kevin Keegan Jarona melaporkan kericuhan itu ke Polresta Malang Kota pada Kamis (10/2/2022).

"Sudah mengacu kepada beberapa orang pelaku sehingga kita akan melakukan pemeriksaan ulang untuk kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Kantor BNN Kota Malang, Senin (14/2/2022).

Baca juga: NZR Sumbersari Minta Maaf Atas Kericuhan Pertandingan Liga 3 di Malang

Menurut Budi, berdasarkan pada analisa video, terlihat jelas adanya penyerangan dalam bentuk pemukulan dan tindakan kekerasan secara bersama-sama terhadap wasit yang memimpin pertandingan itu.

Budi mengatakan, tindak kekerasan di tengah lapangan itu merupakan tindak pidana. Meski begitu, pihaknya mempersilakan adanya upaya mediasi antara korban dan terduga pelaku pemukulan dalam insiden itu.

"Walaupun di luar itu ada yang mencoba dari pihak (calon) tersangka dan terlapor untuk melakukan mediasi itu silakan. Itu di luar dari kewenangan penyidik. Akan kami tindaklanjuti, juga ini tindak pidana murni. Boleh saja terjadi restorative justice atau perdamaian silakan," jelasnya.

Budi menyayangkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, tim yang merasa dirugikan dapat mencari solusi lain ketika merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

"Seharusnya ada cara lain yang dapat dilakukan sehingga tidak dalam bentuk penyerangan atau main hakim sendiri," katanya.

Baca juga: Wasit yang Terluka Imbas Ricuh Pertandingan Liga 3 Lapor Polisi

Sementara itu, polisi sudah memanggil tujuh saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut pada Sabtu (12/2/2022).

Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan telah mendapatkan hasil visum et repertum (VER).

Budi mengatakan, pelaku kericuhan berpotensi menjadi tersangka melalui pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

Baca juga: Jadi Tersangka, 6 Pesepak Bola yang Aniaya Wasit di Final Liga 3 Sulsel Terancam 6 Tahun Penjara

Sebelumnya, pertandingan antara kesebelasan NZR Sumbersari FC vs Farmel FC dalam lanjutan putaran nasional Liga 3 tahun 2021 pada Rabu (9/2/2022) di Stadion Gajayana berujung ricuh. Wasit itu dipimpin oleh wasit Kevin Keegan Jarona asal Jayapura.

Kericuhan itu terjadi pada penghujung babak kedua setelah wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan. Para pemain dan official dari tim NZR Sumbersari FC mengejar wasit. Akibat kejadian tersebut, wasit mengalami luka ringan di bagian kepala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Melihat Keseruan Lomba Balap Dayung di Gresik, Peserta: Ternyata Susah Juga

Melihat Keseruan Lomba Balap Dayung di Gresik, Peserta: Ternyata Susah Juga

Surabaya
Curi Motor Orang Lain, Pria di Lumajang Malah Tinggalkan Motornya Sendiri

Curi Motor Orang Lain, Pria di Lumajang Malah Tinggalkan Motornya Sendiri

Surabaya
ODGJ di Kota Malang Bakar Rumahnya Sendiri

ODGJ di Kota Malang Bakar Rumahnya Sendiri

Surabaya
Ungkap Jaringan Narkoba, Polrestabes Surabaya Tangkap 8 Pengedar dengan Barang Bukti 90 Kg Sabu

Ungkap Jaringan Narkoba, Polrestabes Surabaya Tangkap 8 Pengedar dengan Barang Bukti 90 Kg Sabu

Surabaya
Buntut Pernyataan Ketum PPP Suharso soal 'Amplop' Kiai, Forum Warga NU Jombang Tuntut Permintaan Maaf

Buntut Pernyataan Ketum PPP Suharso soal 'Amplop' Kiai, Forum Warga NU Jombang Tuntut Permintaan Maaf

Surabaya
Dimediasi Kapolres, Kasat Lantas Madiun yang Mengamuk karena Istri Terpegang Wartawan, Batal Lapor Polisi

Dimediasi Kapolres, Kasat Lantas Madiun yang Mengamuk karena Istri Terpegang Wartawan, Batal Lapor Polisi

Surabaya
Setahun Kabur ke Kalimantan, Pelaku Judi Togel di Sumenep Ditangkap

Setahun Kabur ke Kalimantan, Pelaku Judi Togel di Sumenep Ditangkap

Surabaya
Oknum Jaksa Diduga Sodomi Anak Laki-laki di Hotel Jombang, Dinonaktifkan dari Jabatan

Oknum Jaksa Diduga Sodomi Anak Laki-laki di Hotel Jombang, Dinonaktifkan dari Jabatan

Surabaya
Suka Menyanyi sejak Balita, Farel Prayoga Pernah Mengamen Bersama Sang Ayah

Suka Menyanyi sejak Balita, Farel Prayoga Pernah Mengamen Bersama Sang Ayah

Surabaya
Pria di Surabaya Dihajar Warga Saat Akan Bawa Kabur Motor yang Mesinnya Masih Menyala

Pria di Surabaya Dihajar Warga Saat Akan Bawa Kabur Motor yang Mesinnya Masih Menyala

Surabaya
Cerita Orangtua Farel Tak Dampingi Anaknya di Istana, Mengaku Minder jika Harus Bertemu Presiden

Cerita Orangtua Farel Tak Dampingi Anaknya di Istana, Mengaku Minder jika Harus Bertemu Presiden

Surabaya
Cerita Peringatan HUT RI dari Panti Jompo di Kediri, Mulai dari Lomba hingga Tumpengan

Cerita Peringatan HUT RI dari Panti Jompo di Kediri, Mulai dari Lomba hingga Tumpengan

Surabaya
Farel Prayoga Menggoyang Istana, Orangtua: Tak Percaya Anak Saya Bisa Ketemu Presiden

Farel Prayoga Menggoyang Istana, Orangtua: Tak Percaya Anak Saya Bisa Ketemu Presiden

Surabaya
Pakaian Adat yang Dipakai Farel Prayoga Saat Tampil di Istana Ternyata Seragam Sekolah

Pakaian Adat yang Dipakai Farel Prayoga Saat Tampil di Istana Ternyata Seragam Sekolah

Surabaya
Diperkosa Kenalan Usai Kecelakaan, Pemandu Lagu di Tulungagung Meninggal Dunia

Diperkosa Kenalan Usai Kecelakaan, Pemandu Lagu di Tulungagung Meninggal Dunia

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.