Kompas.com - 26/01/2022, 17:20 WIB

BLITAR, KOMPAS.com - Serangkaian kegiatan perayaan hari jadi Kota Blitar, Jawa Timur akan diundur selama dua bulan.

Mundurnya perayaan ini adalah untuk menghindari penyebaran Covid-19 termasuk varian Omicron.

Adapun Kota Blitar biasanya memeringati hari jadinya setiap tanggal 1 April 2022 dengan berbagai kegiatan termasuk bazar Blitar Jadoel. Lantaran diundur, perayaan dijadwalkan berlangsung pada Juni.

Baca juga: 3 Anak di Kota Blitar Alami KIPI Usai Vaksin, Mulai Demam hingga Mual

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hakim Sisworo mengatakan, Pemerintah Kota Blitar akan menunda pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Blitar yang semula akan dimulai akhir Maret menjadi Juni.

"Rencana awal kan dimajukan di bulan Maret karena April sudah masuk bulan puasa. Tapi karena arahan dari Satgas Covid-19 bahwa sampai Maret ini kan bisa terjadi lonjakan sehingga kita undur pelaksanaannya," kata Hakim di Kantor Wali Kota, Rabu (26/1/2022).

Menurut Hakim, besar kemungkinan rangkaian perayaan peringatan Hari Jadi Kota Blitar akan disatukan dengan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno, yang merupakan kegiatan tahunan setiap bulan Juni.

"Ini tadi kita diskusikan dengan Pak Wali, dan kemungkinan besarnya akan disatukan dengan Bulan Bung Karno," jelasnya.

Baca juga: Dinas Kesehatan Catat 484 Kasus TBC di Blitar Sepanjang 2021, 25 Orang Meninggal

Hakim mengatakan, kegiatan ikonik selama perayaan Hari Jadi Kota Blitar adalah acara Blitar Jadoel yang selama dua tahun terakhir tidak terselenggara karena pandemi Covid-19.

Dengan melandainya kasus Covid-19 di Kota Blitar dalam tiga bulan terakhir, kata Hakim, Pemerintah Kota Blitar berencana menggelar kembali event Blitar Jadoel di bulan Maret guna menghindari benturan dengan Ramadhan

Namun, perkembangan terbaru penyebaran Covid-19 terutama yang dipicu oleh varian Omicron membuat rencana tersebut harus dibatalkan lagi.

"Kita berharap Blitar Jadoel yang sudah terselenggara sejak 2006 dapat kita hadirkan lagi tahun ini. Tapi kita akan lihat situasi setelah Hari Raya Idul Fitri. Kalau tidak ada masalah akan kita laksanakan akhir Mei atau Juni," jelas Hakim.

Baca juga: Narapidana di Lapas Blitar Meninggal karena Sakit, Plt Kalapas: Dia Seharusnya Bebas Maret

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh PMK, Warga di Magetan Jual Ratusan Sapi untuk Kurban dengan Harga Rp 30 Juta per Ekor

Tak Terpengaruh PMK, Warga di Magetan Jual Ratusan Sapi untuk Kurban dengan Harga Rp 30 Juta per Ekor

Surabaya
Mendorong Pertumbuhan 'Startup' dengan Suasana Kerja yang Nyaman

Mendorong Pertumbuhan "Startup" dengan Suasana Kerja yang Nyaman

Surabaya
MSA, Anak Kiai Jombang yang Jadi Tersangka Pencabulan, Sempat Kabur Saat Dijemput Polisi pada 3 Juli 2022

MSA, Anak Kiai Jombang yang Jadi Tersangka Pencabulan, Sempat Kabur Saat Dijemput Polisi pada 3 Juli 2022

Surabaya
Kasus Covid-19 di Malang Kembali Naik, Mayoritas Pasien Bergejala Ringan

Kasus Covid-19 di Malang Kembali Naik, Mayoritas Pasien Bergejala Ringan

Surabaya
Kendala Polisi Tangkap Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan: Bangunan Ponpes Banyak, Luasnya 5 Hektar

Kendala Polisi Tangkap Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan: Bangunan Ponpes Banyak, Luasnya 5 Hektar

Surabaya
Halangi Penangkapan Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, 320 Orang Diamankan Polisi

Halangi Penangkapan Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan, 320 Orang Diamankan Polisi

Surabaya
Satgas PMK Kabupaten Malang: Kami Perintahkan Muspika 'Sweeping' Lapak Hewan Kurban

Satgas PMK Kabupaten Malang: Kami Perintahkan Muspika "Sweeping" Lapak Hewan Kurban

Surabaya
Cerita Arif Bertani Hidroponik hingga Raup Omzet Rp 7 Juta per Bulan, Belajar Otodidak, Sempat Kesulitan Pasar

Cerita Arif Bertani Hidroponik hingga Raup Omzet Rp 7 Juta per Bulan, Belajar Otodidak, Sempat Kesulitan Pasar

Surabaya
Mangkir Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Ditangkap Paksa

Mangkir Panggilan Polisi, Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi Ditangkap Paksa

Surabaya
Stok Melimpah, Harga Minyak Goreng Curah di Magetan Mulai Turun Jadi Rp 13.500 Per Liter

Stok Melimpah, Harga Minyak Goreng Curah di Magetan Mulai Turun Jadi Rp 13.500 Per Liter

Surabaya
Tertipu Travel Haji, 7 Warga Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Uang Ratusan Juta Raib

Tertipu Travel Haji, 7 Warga Sumenep Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Uang Ratusan Juta Raib

Surabaya
Waspada PMK, Pemkab Sumenep Sediakan 5 Rumah Pemotongan Hewan Kurban

Waspada PMK, Pemkab Sumenep Sediakan 5 Rumah Pemotongan Hewan Kurban

Surabaya
Jalan Terjal Upaya Penangkapan MSA, Anak Kiai Jombang yang Jadi Tersangka Pencabulan

Jalan Terjal Upaya Penangkapan MSA, Anak Kiai Jombang yang Jadi Tersangka Pencabulan

Surabaya
Beredar Video Kiai di Jombang Akan Serahkan Anaknya yang Jadi Tersangka Pencabulan, Ini Kata Polda Jatim

Beredar Video Kiai di Jombang Akan Serahkan Anaknya yang Jadi Tersangka Pencabulan, Ini Kata Polda Jatim

Surabaya
Jelang Idul Adha di Sumenep, Pedagang Ternak: Tahun Ini Kambing Lebih Banyak Pembeli

Jelang Idul Adha di Sumenep, Pedagang Ternak: Tahun Ini Kambing Lebih Banyak Pembeli

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.