Siswa SMP Diduga Dianiaya Kakak Kelas di Sekolah, Orangtua di Gresik Lapor Polisi

Kompas.com - 19/01/2022, 12:51 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Pelajar SMP Negeri 8 Gresik, Driyorejo berinisial MI diduga dianiaya oleh kakak-kakak kelasnya di sekolah.

Kejadian tersebut dialami oleh MI pada saat jam istirahat ketika mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Senin (17/1/2022) lalu.

Baca juga: Hendak Kirim Bibit Padi, Pria di Gresik Ditemukan Meninggal di Pikap

Polisi periksa saksi

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari pihak orangtua korban.

Kini, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Sementara kami sudah memeriksa beberapa saksi, sejauh ini sudah dua orang saksi yang sudah kami mintai keterangan," ujar Wahyu, saat dikonfirmasi, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Gudang Industri Rotan di Gresik Terbakar, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Tunggu langkah sekolah

Wahyu menjelaskan, kepolisian juga menunggu inisiatif dari pihak sekolah.

Sekolah menyebutkan, hendak mengumpulkan para orangtua yang anaknya terlibat dalam kejadian penganiayaan tersebut.

Meski demikian, Wahyu menegaskan bakal memanggil terduga pelaku dan perwakilan dari pihak sekolah, awal pekan depan.

"Untuk pelaku dan pihak sekolah, rencananya akan kami panggil Senin (24/1/2022) mendatang. Karena dari pihak sekolah, hari ini atau besok (20/1/2022) kepala sekolah bakal mengumpulkan wali murid dan wali kelas. Entah mau mediasi dulu atau seperti apa," kata Wahyu.

Baca juga: Gudang Industri Rotan di Gresik Terbakar, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

 

Wahyu menambahkan, pihak kepolisian menghormati keputusan tersebut.

Polisi baru akan memanggil terduga pelaku serta pihak sekolah pada awal pekan depan untuk dimintai keterangan seputar kejadian itu.

"Itu kan internal sekolah, biar diselesaikan dulu di sana (di sekolah) baru kami panggil. Karena mereka (korban dan terduga pelaku) juga kan istilahnya masih anak (bawah umur)," tutur Wahyu.

Baca juga: 2 Ular Sanca Hasil Tangkapan di Rumah Warga Gresik Diserahkan ke BKSDA

MI diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa orang kakak kelasnya di SMPN 8 Gresik, Driyorejo.

Penganiaya diperkirakan berjumlah enam hingga delapan orang siswa. Kejadian tersebut berlangsung ketika jam istirahat, sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (17/1/2022).

Pada saat itu, MI yang sedang berada di dalam ruangan kelas kemudian dihampiri oleh terduga pelaku untuk diajak keluar.

Ketika berada di samping kelas mereka sempat adu mulut.

MI kemudian dipukul dan ditendang oleh para terduga pelaku. Akibat kekerasan tersebut, MI mengalami luka sobek di bagian mata kiri dan juga memar di hidung. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evakuasi Material Longsor Terkendala Cuaca, Akses Banyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen Masih Tutup

Evakuasi Material Longsor Terkendala Cuaca, Akses Banyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen Masih Tutup

Surabaya
Pergi Tak Pamit, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Pergi Tak Pamit, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Surabaya
2 Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi

2 Kali Mangkir, Polisi Akan Jemput Paksa Pengasuh Ponpes Diduga Cabuli Santri di Banyuwangi

Surabaya
Ketua PDI-P Surabaya: Mas Tjahjo Mengajarkan Kami Kesabaran Revolusioner

Ketua PDI-P Surabaya: Mas Tjahjo Mengajarkan Kami Kesabaran Revolusioner

Surabaya
Wanita yang Tutupi Pelat Nomor Pakai Celana Dalam Ditunjuk Jadi Duta ETLE oleh Polisi

Wanita yang Tutupi Pelat Nomor Pakai Celana Dalam Ditunjuk Jadi Duta ETLE oleh Polisi

Surabaya
Pedagang Keluhkan Ribetnya Jual Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi: Pasti Jadi Enggak Laku

Pedagang Keluhkan Ribetnya Jual Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi: Pasti Jadi Enggak Laku

Surabaya
2 Tahun Buron, 2 Pelaku Pembalakan Liar di Malang Ditangkap

2 Tahun Buron, 2 Pelaku Pembalakan Liar di Malang Ditangkap

Surabaya
Anggotanya Jadi Tersangka Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik, Ini Kata Partai Nasdem

Anggotanya Jadi Tersangka Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik, Ini Kata Partai Nasdem

Surabaya
Khofifah Kenang Tjahjo Kumolo: Beliau Sosok Egaliter

Khofifah Kenang Tjahjo Kumolo: Beliau Sosok Egaliter

Surabaya
Tim Sepak Bola Putri Kota Malang Didiskualifikasi di Porprov Jatim, Begini Penjelasan KONI

Tim Sepak Bola Putri Kota Malang Didiskualifikasi di Porprov Jatim, Begini Penjelasan KONI

Surabaya
Buntut Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik, 4 Orang Jadi Tersangka, Termasuk Seorang Anggota DPRD

Buntut Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik, 4 Orang Jadi Tersangka, Termasuk Seorang Anggota DPRD

Surabaya
Menpan-RB Tjahjo Kumolo Wafat, Khofifah Sampaikan Belasungkawa: Hatinya untuk Rakyat Kuat Sekali

Menpan-RB Tjahjo Kumolo Wafat, Khofifah Sampaikan Belasungkawa: Hatinya untuk Rakyat Kuat Sekali

Surabaya
Menteri Bahlil Resmikan Pabrik Rokok Elektrik Senilai Rp 1,12 Triliun di Malang

Menteri Bahlil Resmikan Pabrik Rokok Elektrik Senilai Rp 1,12 Triliun di Malang

Surabaya
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Pria Nikahi Domba di Gresik

Surabaya
Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dimakamkan di Kediri Besok

Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dimakamkan di Kediri Besok

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.