Kasus Kecelakaan Vanessa Angel, Kejaksaan Negeri Jombang Segera Susun Dakwaan

Kompas.com - 10/01/2022, 19:13 WIB
Imran, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Jawa Timur, memberikan keterangan pers setelah menerima pelimpahan perkara kecelakaan yang dialami Vanessa Angel dan keluarganya, Senin (10/1/2021). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍImran, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Jawa Timur, memberikan keterangan pers setelah menerima pelimpahan perkara kecelakaan yang dialami Vanessa Angel dan keluarganya, Senin (10/1/2021).

JOMBANG, KOMPAS.com - Kasus kecelakaan yang dialami kendaraan keluarga Vanessa Angel, memasuki babak baru.

Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24), tersangka dalam kasus kecelakaan yang menewaskan Vanessa dan suaminya, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jombang (Kejari) Jombang, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Tabrak 2 Mobil dan 2 Motor di Jombang, 1 Orang Tewas di Tempat

Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Imran mengatakan, telah menerima pelimpahan perkara kecelakaan keluarga Vanessa dari kepolisian.

Setelah menerima pelimpahan berkas perkara, Kejaksaan Negeri Jombang segera menyusun dakwaan.

Imran menjelaskan, penyusunan dakwaan ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar kasus itu bisa segera disidangkan.

"(Pelimpahan ke persidangan) kita percepat saja, selesai (pelimpahan) ini kita susun dakwaan dan segera kita limpahkan (ke pengadilan)," kata Imran, saat dikonfirmasi di kantornya, Senin.

Tubagus Joddy, lanjut Imran, saat ini resmi menjadi tahanan kejaksaan selama maksimal 20 hari.

Untuk menangani kasus itu, pihaknya menunjuk tiga sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Ditahan selama 20 hari ke depan. Untuk Jaksa, dulu sudah pernah kami sampaikan, ada tiga orang jaksa yang kita siapkan," ujar Imran.

Kecelakaan yang dialami Vanessa Angel dan keluarganya terjadi di KM 672 300 Jalan Tol Jombang-Mojokerto, Kamis (4/11/2021) siang.

Kepolisian menetapkan Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24), sopir yang mengemudikan mobil sebagai tersangka.

Baca juga: Polisi Serahkan Mobil dan Sopir Vanessa Angel ke Kejaksaan

Tubagus dijerat dengan Pasal 310 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 tentang Lalu Lintas dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp 12 juta.

Selain itu, dia juga dijerat dengan Pasal 311 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda Rp 24 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Siswa Positif Covid-19 di MAN 2 Kota Malang, 600 Orang Jalani Tes Cepat Antigen

Seorang Siswa Positif Covid-19 di MAN 2 Kota Malang, 600 Orang Jalani Tes Cepat Antigen

Surabaya
Sungai Rejoso Meluap, Belasan Desa di Pasuruan Kebanjiran

Sungai Rejoso Meluap, Belasan Desa di Pasuruan Kebanjiran

Surabaya
10 Pegawai BNI Madiun Positif Covid-19, Layanan Ditutup Sementara

10 Pegawai BNI Madiun Positif Covid-19, Layanan Ditutup Sementara

Surabaya
Kebakaran Pasar Bululawang Malang, Kios yang Rusak Ringan Bakal Direnovasi

Kebakaran Pasar Bululawang Malang, Kios yang Rusak Ringan Bakal Direnovasi

Surabaya
Rumah dan 2 Mobil, Aset Tersangka Investasi Bodong di Lamongan Disita Polisi

Rumah dan 2 Mobil, Aset Tersangka Investasi Bodong di Lamongan Disita Polisi

Surabaya
3 Pemuda di Lamongan Bacok Pelajar hingga Luka Parah, Ini Penyebabnya

3 Pemuda di Lamongan Bacok Pelajar hingga Luka Parah, Ini Penyebabnya

Surabaya
Pengakuan Korban Investasi Bodong Mahasiswi Lamongan, Awalnya Untung lalu Rugi sampai Rp 65 Juta

Pengakuan Korban Investasi Bodong Mahasiswi Lamongan, Awalnya Untung lalu Rugi sampai Rp 65 Juta

Surabaya
Dinkes Malang Kirim 4 Sampel Dicurigai Omicron ke RS Unair

Dinkes Malang Kirim 4 Sampel Dicurigai Omicron ke RS Unair

Surabaya
1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

1 Siswa Terpapar Covid-19, PTM 100 Persen di MAN 2 Kota Malang Dihentikan

Surabaya
Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Dalam 30 Menit, Pencuri Gondol 6 Sepeda Motor di Rumah Indekos di Blitar

Surabaya
Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Tambah 3 Kasus Baru, Pasien Covid-19 Varian Omicron di Madiun Jadi 4 Orang

Surabaya
Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Mencoba Tabrak Polisi, Pencuri Kabel Telkom di Sidoarjo Ditembak Mati

Surabaya
Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Cekcok Saat Buat Minuman Pelanggan, Pekerja Siram Anak Pemilik Warung Pakai Air Panas

Surabaya
Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Rumah Bupati Jember Sudah Jadi Langganan Banjir Setiap Tahun, Ini Penyebabnya

Surabaya
Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Kisah Pilu Kusdiono, Tewas Usai Tergelincir Tumpahan Cairan Kimia di Jalan yang Disebut Lebih Licin dari Oli

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.