Kompas.com - 07/01/2022, 15:06 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Gresik, menangani sebanyak 1.585 gugatan cerai dikabulkan dan 551 gugatan talak dikabulkan sepanjang tahun 2021.

Humas PA Gresik Kamarudin Amri mengatakan, kebanyakan pasangan yang memutuskan untuk berpisah sepanjang tahun lalu masih tercatat berusia produktif.

Pasangan suami istri (pasutri) tersebut, diketahui rata-rata berusia antara 25 hingga 35 tahun.

"Ada banyak faktor yang mendasari mereka memilih perceraian, dengan faktor utama itu tetap ekonomi. Baru kemudian faktor pihak ketiga, dan faktor-faktor lain," ujar Kamarudin, saat dihubungi, Jumat (7/1/2022).

Baca juga: Bupati Gresik Minta Mantan Direksi PDAM yang Dicopot Ikut Tanggung Jawab soal Penyertaan Modal Rp 25 Miliar

Kamarudin menjelaskan, faktor ekonomi penyebab perceraian masih mendominasi yakni sebanyak 821 dari total gugatan.

Baru kemudian disusul oleh faktor pihak ketiga, yang dikatakan oleh Kamarudin tidak hanya sekadar perselingkuhan.

"Faktor pihak ketiga itu tidak hanya selingkuh, namun juga ada pula pihak atau orang lain yang sengaja terus memanasi supaya pasangan itu berpisah. Dan saya lihat itu banyak, di bawah faktor ekonomi malahan," ucap Kamarudin.

Baca juga: BPBD Gresik Sebut Tinggi Banjir Rob hingga 50 Sentimeter, Rendam Rumah Warga di 8 RT

Bahkan Kamarudin yang baru bertugas di PA Gresik sekitar empat bulan, menilai kurangnya peran aktif dari pihak keluarga pasangan yang sedang bersengketa.

Sehingga pasangan tersebut memilih bercerai, padahal Kamarudin melihat pernikahan yang dilakukan masih dapat dipertahankan.

"Saya sendiri kan baru, jadi sebelum-sebelumnya tidak tahu. Tapi sejak bertugas empat bulan lalu, sudah sekitar sepuluh gugatan cerai yang kami tolak. Karena kami melihat, pernikahan pasangan tersebut masih bisa dipertahankan," kata dia.

Baca juga: Kisah Hasan, Lurah di Gresik yang Relakan Mobil Pribadinya untuk Warga, Bersedia Jadi Sopir

 

Peran keluarga

Untuk itu, selain kepada pasangan yang mengajukan gugatan cerai, PA Gresik juga akan berupaya meminta dukungan dari pihak keluarga masing-masing pasangan.

Pihak keluarga diajak berperan aktif, sehingga pernikahan yang dinilai masih bisa dipertahankan, dapat tetap diteruskan oleh pasutri tersebut.

"Karena itu, ke depan kami akan lebih aktif mendekati pihak keluarga dari pasangan suami istri saat proses mediasi. Sehingga perceraian dapat dihindari, dan pasangan kembali rujuk," tutur Kamarudin. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gugur Ditembak KKB, Prada Beryl Naik Pangkat Luar Biasa Jadi Pratu Anumerta

Gugur Ditembak KKB, Prada Beryl Naik Pangkat Luar Biasa Jadi Pratu Anumerta

Surabaya
Wanita yang Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam Ditunjuk Jadi Duta ETLE, Ini Tugasnya

Wanita yang Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam Ditunjuk Jadi Duta ETLE, Ini Tugasnya

Surabaya
Pernah Ditilang ETLE, Jadi Alasan Wanita Ini Buat Video Tutupi Pelat Motornya Pakai Celana Dalam

Pernah Ditilang ETLE, Jadi Alasan Wanita Ini Buat Video Tutupi Pelat Motornya Pakai Celana Dalam

Surabaya
Pengakuan Wanita yang Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam: Buat Iseng-isengan Aja

Pengakuan Wanita yang Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam: Buat Iseng-isengan Aja

Surabaya
Ratusan Warga Iringi Pemakaman Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB

Ratusan Warga Iringi Pemakaman Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB

Surabaya
Kisah Mbah Kerto, Kakek 103 Tahun yang Punya 30 Hektar Ladang, Beli Pajero Sport secara Kontan

Kisah Mbah Kerto, Kakek 103 Tahun yang Punya 30 Hektar Ladang, Beli Pajero Sport secara Kontan

Surabaya
Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi Rp 2 M di Madiun, Jaksa Periksa 2 Staf Petrokimia Gresik

Dugaan Korupsi Pupuk Bersubsidi Rp 2 M di Madiun, Jaksa Periksa 2 Staf Petrokimia Gresik

Surabaya
Pakai Atribut Ojol, Cara Eksekutor Penembakan Pria di Sidoarjo Dekati Korban

Pakai Atribut Ojol, Cara Eksekutor Penembakan Pria di Sidoarjo Dekati Korban

Surabaya
Monumen Patung Kadet Soewoko di Lamongan Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Monumen Patung Kadet Soewoko di Lamongan Jadi Sasaran Aksi Vandalisme

Surabaya
Mengenal Mbah Kerto, Miliarder Asal Desa Ranupane, Punya Banyak Mobil dari Hasil Berladang

Mengenal Mbah Kerto, Miliarder Asal Desa Ranupane, Punya Banyak Mobil dari Hasil Berladang

Surabaya
Cerita di Balik Wanita Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam, Mengaku untuk Konten, Kini Ditunjuk Jadi Duta ETLE

Cerita di Balik Wanita Tutupi Pelat Motor Pakai Celana Dalam, Mengaku untuk Konten, Kini Ditunjuk Jadi Duta ETLE

Surabaya
Motif Penembakan Pria di Sidoarjo, Pelaku Utama Cemburu karena Istri Pernah Digoda Korban

Motif Penembakan Pria di Sidoarjo, Pelaku Utama Cemburu karena Istri Pernah Digoda Korban

Surabaya
Penembak Pria di Sidoarjo Ternyata Orang Suruhan, Dibayar Rp 100 Juta

Penembak Pria di Sidoarjo Ternyata Orang Suruhan, Dibayar Rp 100 Juta

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 2 Juli 2022 : Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 2 Juli 2022 : Pagi hingga Malam Cerah Berawan

Surabaya
Evakuasi Material Longsor Terkendala Cuaca, Akses Banyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen Masih Tutup

Evakuasi Material Longsor Terkendala Cuaca, Akses Banyuwangi-Bondowoso via Gunung Ijen Masih Tutup

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.