Sidak PTM di Gresik, Khofifah: Semoga Tidak Ada Klaster Pendidikan

Kompas.com - 04/01/2022, 15:58 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Gresik, Selasa (4/1/2022).

Dua sekolah dikunjungi yakni SMA Negeri 1 Cerme dan SMK Negeri 1 Cerme.

Baca juga: Pasien Omicron Asal Surabaya Sempat Tinggal 6 Hari di Bali, Kunjungi Sejumlah Obyek Wisata

PTM wajib

Dalam agenda ini, Khofifah sempat menjelaskan bahwa pelaksanaan PTM berdasarkan atas Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

Yakni, Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan.

PTM wajib diikuti oleh para siswa, dengan mengacu kondisi dan capaian vaksinasi dosis kedua yang ditentukan.

"Jadi PTM pada dasarnya saat ini wajib. Berbeda dengan tahun lalu, kalau ada orangtua yang tidak mengizinkan maka anak tidak boleh dipaksakan dan tidak boleh diberikan sanksi," ujar Khofifah, kepada awak media saat agenda sidak, Selasa.

Baca juga: Kondisi 2 Pasien Omicron Surabaya, Satgas Covid-19: Keduanya Sudah Divaksin, Gejalanya Ringan

Pesan Khofifah

Khofifah mengimbau para orangtua atau wali murid agar tidak ragu jika anaknya kembali ke bangku sekolah untuk melaksanakan PTM.

Sementara di satu sisi, orang nomor satu di Jawa Timur ini berpesan kepada pihak sekolah supaya benar-benar menyiapkan sarana dan menaati protokol kesehatan sesuai ketentuan.

"Ikhtiar ini mudah-mudahan diikuti oleh semangatnya para guru, kepala sekolah, para orangtua murid yang bisa mendorong semangat para murid, terutama yang sekarang kelas 12 karena mereka sebagian besar sudah bersiap ujian," kata Khofifah.

Baca juga: Antisipasi Omicron, Pemkab Gresik Siapkan Lokasi Karantina bagi PMI

 

Durasi dirasa masih kurang

Khofifah sempat melakukan tanya jawab kepada sebagian siswa di SMA Negeri 1 Cerme dan SMK Negeri 1 Cerme.

Para siswa rata-rata mengaku, waktu PTM selama enam jam yang diberikan dalam satu hari masih dirasa kurang.

"Dengan enam jam, @45 menit (satu pelajaran) dengan istirahat 15 menit, itu mereka masih mengaku kurang guna menunjang skill yang kemarin mereka lakukan secara hybrid. Setengahnya PTM, setengah mereka belajar dari rumah (daring)," tutur Khofifah.

Baca juga: Khofifah Sebut 24 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur Gelar Belajar Tatap Muka 100 Persen

Khofifah berharap para orangtua dan wali murid tidak lagi merasa khawatir. Terlebih, sekolah-sekolah sudah diberikan arahan terkait ranah penerapan protokol kesehatan di sekolah selama PTM.

"Melihat semangat dari para siswa yang luar biasa ini, semoga tidak ada klaster pendidikan," ucap Khofifah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang turut mendampingi Khofifah pada sidak pelaksanaan PTM di SMA Negeri 1 Cerme dan SMK Negeri 1 Cerme juga berharap, pelaksanaan PTM nantinya dapat terus dilakukan.

Penerapan protokol kesehatan diharapkan, benar-benar dijaga secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah, secara vaksinasi juga hampir 100 persen seluruh siswa sudah tervaksin. Mudah-mudahan, agenda pembelajaran tatap muka ini bisa terus berlanjut," kata Yani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Ciptakan Sineas Muda Berbakat, Pemkot Surabaya Gelar Festival Film Pendek

Ingin Ciptakan Sineas Muda Berbakat, Pemkot Surabaya Gelar Festival Film Pendek

Surabaya
MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

MSA, Terdakwa Kasus Pencabulan Hadir Pertama Kali Dalam Sidang di PN Surabaya

Surabaya
5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

5 Pelaku Pemalakan yang Picu Pembakaran Rumah di Jember Ditangkap

Surabaya
Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Mulai Hari Ini, Penumpang KA yang Belum Vaksin Booster Wajib Tunjukkan Hasil Negatif PCR

Surabaya
Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Anak di Jember Bacok Ibu Kandung yang Sedang Tidur Pulas

Surabaya
Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Berenang di Sungai Galian Tambang, 2 Bocah di Lumajang Tewas

Surabaya
Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Curiga Diselingkuhi, Suami di Jember Bacok Istri Usai Makan Bersama

Surabaya
2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

2 Santriwati di Malang Tertimpa Tembok Ambruk Saat Berteduh di Ruang Kelas

Surabaya
KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

KIB Luncurkan Visi-Misi di Surabaya, Zulhas: Tinggalkan Politik Identitas

Surabaya
3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

3 Pasangan Mahasiswa di Tuban Terjaring Razia Saat Berduaan di Kamar Hotel

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 15 Agustus 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Cerah

Surabaya
Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Nenek 75 Tahun di Malang Jadi Korban Jambret Saat Jalan Pagi, Kalung Emas Raib

Surabaya
13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

13.000 Nakes di Malang Ditargetkan Terima Vaksinasi Booster Kedua Pekan Depan

Surabaya
Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II yang Tersangkut Jaring Nelayan di Lamongan Diledakkan

Surabaya
Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Mendagri Tito Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih Jelang HUT RI

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.