Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Bocah di Lamongan Rusak Pohon Pisang Warga, Kades: Ketika Ditanya, Mereka Jawab Latihan Silat-silatan

Kompas.com - 03/11/2021, 08:45 WIB
Dheri Agriesta

Editor

KOMPAS.com - Aksi sejumlah bocah merusak pohon pisang milik warga di Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur, viral di media sosiall.

Sejumlah bocah itu meniru video "Salam dari Binjai" yang viral di media sosial. Konten video "Salam dari Binjai" itu dibuat Paris Pernandes.

Dalam videonya, Paris biasanya mengucapkan kalimat "Salam dari Binjai" sebelum memukuli pohon pisang.

Aksi bocah yang menirukan konten Paris itu juga terekam dalam video. Video bocah meninju pohon pisang itu juga viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @nandakesuma.ps dan @beritalamongan.

Dalam video berdurasi 39 detik itu terlihat anak-anak merusak pohon pisang dengan gembira.

Kepala Desa Surabayan Sunarto membenarkan video itu direkam di wilayahnya. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/10/2021) malam.

Baca juga: Salam dari Binjai Viral, Ini Letak dan Serba-serbi tentang Binjai, Daerah Berjuluk Kota Rambutan

"Masih anak-anak semua, rata-rata seusia SMP. Pas kejadian, ada yang mengambil video dan kemudian memviralkan," ujar Kepala Desa Surabayan Sunarto, Selasa (2/11/2021).

Sunarto dan perangkat desa setempat juga mendapatkan laporan dari pemilik pohon pisang tersebut.

Ia pun memanggil sembilan anak yang merusak pohon pisang milik warga itu. Mereka dipanggil bersama orangtua masing-masing.

Menurut Sunarto, jumlah bocah yang ikut merusak pohon pisang itu lebih dari sembilan orang.

"Namun yang kami panggil kemarin hanya sembilan anak beserta orangtuanya. Ketika kami tanya, mereka rata-rata menjawab latihan silat-silatan dengan nada polos," ucap Sunarto.

 

Minta orangtua mengawasi tingkah anak

Pemilik pohon pisang pun memaklumi tingkah para bocah tersebut setelah mendengarkan pengakuan polos mereka.

Masalah itu selesai dalam proses mediasi di balai desa. Orangtua para bocah itu juga telah meminta maaf atas perbuatan anak mereka.

Baca juga: Tirukan Salam dari Binjai, 9 Bocah di Lamongan Justru Rusak Pohon Pisang Warga

Meski begitu, Sunarto mengingatkan para orangtua agar tetap mengawasi tingkah laku anak mereka.

"Supaya kejadian seperti itu tidak sampai terulang di kemudian hari," kata Sunarto.

Para orangtua, kata Sunarto, juga berjanji meningkatkan pengawasan terhadap perilaku anak mereka.

(Sumber: KOMPAS.com - Penulis: Kontributor Gresik, Hamzah Arfah | Editor: Pythag Kurniati)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Museum Panji di Malang: Sejarah, Koleksi, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Panji di Malang: Sejarah, Koleksi, Harga Tiket, dan Jam Buka

Surabaya
Respons Bobby Saat Disinggung soal Menantu Presiden Usai Terima Satyalancana

Respons Bobby Saat Disinggung soal Menantu Presiden Usai Terima Satyalancana

Surabaya
Beredar Pesan Bupati Lamongan Minta Uang, Diskominfo: Penipuan

Beredar Pesan Bupati Lamongan Minta Uang, Diskominfo: Penipuan

Surabaya
Jaksa Tuntut Penjara 4-5 Tahun untuk 16 Pelaku Pengeroyokan Santri hingga Tewas di Blitar

Jaksa Tuntut Penjara 4-5 Tahun untuk 16 Pelaku Pengeroyokan Santri hingga Tewas di Blitar

Surabaya
Pura-pura Sewa Kamar, Pelaku Curanmor Beraksi di Kos Kota Malang

Pura-pura Sewa Kamar, Pelaku Curanmor Beraksi di Kos Kota Malang

Surabaya
Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Khofifah: untuk Warga Jatim

Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Khofifah: untuk Warga Jatim

Surabaya
Terima Satyalancana, Bupati Banyuwangi Klaim Sudah Turunkan Kemiskinan

Terima Satyalancana, Bupati Banyuwangi Klaim Sudah Turunkan Kemiskinan

Surabaya
6 Pria Perampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang Jadi Tersangka, 4 Ditangkap dan 2 Buron

6 Pria Perampok Rumah Pegawai Koperasi di Malang Jadi Tersangka, 4 Ditangkap dan 2 Buron

Surabaya
Dalam Sehari, Dua Rumah dan Satu Indekos di Kota Malang Kemasukan Ular

Dalam Sehari, Dua Rumah dan Satu Indekos di Kota Malang Kemasukan Ular

Surabaya
Ditanya soal Status Bupati Sidoarjo, Mendagri: Semua yang Tersangka Akan Dinonaktifkan

Ditanya soal Status Bupati Sidoarjo, Mendagri: Semua yang Tersangka Akan Dinonaktifkan

Surabaya
Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Mantan Wabup Bondowoso Ikut Penjaringan Calon Bupati Blitar melalui PDI-P

Surabaya
Mendagri: Mas Gibran Tak Dapat Satyalancana, tapi Penghargaan Lain

Mendagri: Mas Gibran Tak Dapat Satyalancana, tapi Penghargaan Lain

Surabaya
Banjir Lahar Semeru Kembali Menerjang, 11 Rumah Terdampak

Banjir Lahar Semeru Kembali Menerjang, 11 Rumah Terdampak

Surabaya
Usai Cekik Istrinya, Suami di Tuban Datangi Kantor Polisi dan Minta Izin Menginap

Usai Cekik Istrinya, Suami di Tuban Datangi Kantor Polisi dan Minta Izin Menginap

Surabaya
Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Gibran Tak Hadiri Penyematan Penghargaan Satyalancana di Surabaya

Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com