Kronologi Uang Rp 427 Juta Milik Peternak di Blitar Dicuri, Korban Sempat Dengar Pintu Mobil Ditutup

Kompas.com - 27/10/2021, 05:11 WIB
Polisi melihat lokasi pencurian uang hasil penjualan susu milik peternak sapi perah di depan Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Selasa (26/10/2021) Dok. Polsek WlingiPolisi melihat lokasi pencurian uang hasil penjualan susu milik peternak sapi perah di depan Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar, Selasa (26/10/2021)

KOMPAS.com - Seorang peternak sapi perah di Blitar kehilangan uang Rp 427 juta saat mengganti ban mobil yang digembosi pada Senin (25/10/2021).

Kapolsek Wlingi AKP Mulyanto mengatakan, peternak sapi perah bernama Suprapto itu merupakan warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Pelaku, kata Mulyanto, mencuri uang tersebut ketika Suprapto dan anaknya mengganti ban mobil yang kempis.

Kronologi

Mulyanto menceritakan kronologi kasus pencurian tersebut. Awalnya, korban bersama anaknya, Disan, mengambil uang penjualan susu di salah satu bank swasta di Kecamatan Wlingi.

Peternak berusia 70 tahun itu memasukkan uang hasil penjualan susu itu ke dalam tas ransel. Tas tersebut diletakkan di bawah jok depan.

Baca juga: Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Peternak dan anaknya itu lalu memutuskan pulang ke rumah. Namun, tak jauh dari bank, mereka merasa ban mobil kempis.

"Di tengah jalan, ban mobil Panther belakang yang mereka kendarai kempis," kata Mulyanto saat dikonfirmasi, Selasa.

Suprapto menghentikan mobilnya di depan Pasar Wlingi. Mereka pun berusaha mengganti ban yang kempis itu.

Saat mengganti ban, Suprapto dan anaknya mendengar suara pintu mobil ditutup. Mereka pun langsung berdiri dan melihat ke dalam mobil.

Suprapto pun kaget mendapati tas berisi uang ratusan juta rupiah yang diletakkan di mobil raib.

"Tas ransel berisi uang itu sudah hilang," ujar Mulyanto.

 

Korban tak lihat pelaku

Polisi masih mendalami kasus pencurian tersebut. Namun, polisi sedikit kesulitan karena tak mendapatkan gambaran pelaku.

Mulyanto menyebutkan, kedua korban tak melihat pelaku.

"Jadi ciri-ciri pelaku seperti apa, berapa jumlahnya, saksi pelapor dan saksi-saksi lain mengaku tidak sempat melihat," ujarnya.

Baca juga: Peternak di Blitar Kehilangan Tas Berisi Uang Rp 427 Juta Saat Ganti Ban Mobil yang Kempes

Mulyanto mencurigai, ban mobil korban telah digembosi pelaku di bank. Jarak antara bank dan tempat pelaku menghentikan mobil hanya 500 meter.

Menurut Mulyanto, uang yang hilang itu bukan milik Suprapto. Melainkan uang puluhan peternak sapi perah anggota sebuah koperasi susu di Desa Semen, Kecamatan Gandusari.

"Jadi itu uang hasil penjualan susu yang disetorkan para peternak ke Koperasi Jaya Abadi. Uangnya dikirim oleh pembeli melalui BCA," ujarnya.

(KOMPAS.com/Kontributor Blitar, Asip Agus Hasani)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Ditemukan Tewas Pegang Mikrofon di KUA, Diduga Tersengat Listrik

Mahasiswa Ditemukan Tewas Pegang Mikrofon di KUA, Diduga Tersengat Listrik

Surabaya
Kayutangan Heritage Zona III di Kota Malang Dibangun Akhir Mei

Kayutangan Heritage Zona III di Kota Malang Dibangun Akhir Mei

Surabaya
Kecelakaan Kerja, Warga Nganjuk Tewas di Pabrik Plastik

Kecelakaan Kerja, Warga Nganjuk Tewas di Pabrik Plastik

Surabaya
Pilot Diduga Selingkuh dengan Pramugari, Digerebek Istrinya di Kamar Hotel Surabaya

Pilot Diduga Selingkuh dengan Pramugari, Digerebek Istrinya di Kamar Hotel Surabaya

Surabaya
Soal Pelonggaran Penggunaan Masker di Ruang Terbuka, Pemkot Surabaya Koordinasi dengan Pakar Kesehatan

Soal Pelonggaran Penggunaan Masker di Ruang Terbuka, Pemkot Surabaya Koordinasi dengan Pakar Kesehatan

Surabaya
Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Tol Sumo Disebut Tertidur Lelap 2 Menit, Sudah Berstatus Tersangka

Sopir Bus yang Alami Kecelakaan Tol Sumo Disebut Tertidur Lelap 2 Menit, Sudah Berstatus Tersangka

Surabaya
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Mei 2022 : Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 20 Mei 2022 : Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Surabaya
Pemilihan Ketua, 17 DPC Demokrat Jatim Gelar Muscab Serentak

Pemilihan Ketua, 17 DPC Demokrat Jatim Gelar Muscab Serentak

Surabaya
Diduga Lecehkan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lumajang Diamankan Polisi

Diduga Lecehkan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lumajang Diamankan Polisi

Surabaya
Ribuan Ubur-ubur Muncul di Pantai Mayangan Probolinggo, Warga Tak Berani Berendam

Ribuan Ubur-ubur Muncul di Pantai Mayangan Probolinggo, Warga Tak Berani Berendam

Surabaya
Tanah Milik Warga Tuban Tiba-tiba Ambles 1,5 Meter Menyerupai Danau

Tanah Milik Warga Tuban Tiba-tiba Ambles 1,5 Meter Menyerupai Danau

Surabaya
Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Tewaskan 15 Orang, Pengamat: Polisi Harus Tegas Saat Selidiki Kasus Ini

Kecelakaan Bus di Tol Mojokerto Tewaskan 15 Orang, Pengamat: Polisi Harus Tegas Saat Selidiki Kasus Ini

Surabaya
Balita di Magetan Dicabuli Ayah Kandungnya, Ketahuan karena Kesakitan Saat Buang Air Kecil

Balita di Magetan Dicabuli Ayah Kandungnya, Ketahuan karena Kesakitan Saat Buang Air Kecil

Surabaya
11 Kali Beraksi, Pencuri Kotak Amal Tertangkap karena Unggahan Foto Takmir Masjid

11 Kali Beraksi, Pencuri Kotak Amal Tertangkap karena Unggahan Foto Takmir Masjid

Surabaya
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Sumo Jadi 15 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Sumo Jadi 15 Orang

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.