Soal Penyekatan di Suramadu, Bupati Bangkalan: Tidak Ada Diskriminasi kepada Warga Madura

Kompas.com - 17/06/2021, 06:32 WIB
Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron KOMPAS.COM/GHINAN SALMANBupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron memantau penyekatan di Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Rabu (16/6/2021) malam.

Dua kepala daerah ini juga memimpin persiapan penyekatan di Suramadu sisi Bangkalan hingga larut malam.

Sebab, rencananya, penyekatan di Suramadu sisi Bangkalan akan dimulai sejak Kamis (17/6/2021).

Ra Latif, sapaan akrab Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri.

Baca juga: 2 Menit Setelah Gempa di Maluku Tengah Muncul Tsunami, Ini Penyebabnya

Sebab, warga yang mau ke Bangkalan, Madura, sekarang juga sudah dilakukan tes swab antigen, sama seperti warga yang dari Madura ke Surabaya.

Ia menegaskan, tidak ada perbedaan maupun diskriminasi kepada warga Madura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena, kata Ra Latif, kedua daerah ini sama-sama saling menjaga antara yang satu dengan yang lainnya, sehingga Bangkalan bisa kembali ke zona hijau dan Surabaya terhindar dari virus Covid-19.

"Sekali lagi, tidak ada diskriminasi kepada warga Madura, karena perlakuan yang sama (screening dan tes antigen) juga dilakukan bagi warga (dari arah Surabaya) yang akan berkunjung ke Madura, dilakukan tes swab yang sama (seperti) di Surabaya," kata Ra Latif, saat meninjau penyekatan di Suramadu sisi Surabaya, Rabu malam.

Karena itu, Ra Latif berkomitmen untuk menguatkan kerja sama dan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Pemerintah Kota Surabaya untuk bersama-sama menekan laju penyebaran Covid-19.

Dengan demikian, masyarakat tidak terbelah serta isu-isu mengenai adanya diskriminasi terhadap warga Madura.

"Saya juga berharap kerja sama ini tetap terjalin dengan baik ke depannya, sehingga ketika ada isu-isu bahwa ada diskriminasi terhadap warga Madura, tentu itu tidak ada," ujar Ra Latif.

Menurut Ra Latif, penyekatan di Suramadu sisi Bangkalan yang dimulai Kamis (17/6/2021), bisa terealisasi karena dibantu oleh Pemkot Surabaya.

Sebab, Pemkot Surabaya juga akan menerjunkan petugas tenaga kesehatan dari Surabaya untuk membantu screening dan pemeriksaan tes antigen di Suramadu sisi Bangkalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah Jadi Sorotan, Kampus UB Angkat Bicara

Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah Jadi Sorotan, Kampus UB Angkat Bicara

Surabaya
Dampak Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang: 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Dampak Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang: 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Surabaya
Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Seluruh Pekerjaan Saya Kerjakan di Lumajang

Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Seluruh Pekerjaan Saya Kerjakan di Lumajang

Surabaya
8 Korban Luka Bakar akibat Erupsi Gunung Semeru Dirawat di RSUD Haryoto Lumajang

8 Korban Luka Bakar akibat Erupsi Gunung Semeru Dirawat di RSUD Haryoto Lumajang

Surabaya
Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Sinten Gedor Kamar Cucunya lalu Menyelamatkan Diri, Rumahnya Roboh

Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Sinten Gedor Kamar Cucunya lalu Menyelamatkan Diri, Rumahnya Roboh

Surabaya
Gunung Semeru Meletus, Warga Desa Sumberwuluh Lumajang Mengungsi, 10 Orang Belum Ditemukan

Gunung Semeru Meletus, Warga Desa Sumberwuluh Lumajang Mengungsi, 10 Orang Belum Ditemukan

Surabaya
Gadis di Mojokerto Ditemukan Meninggal Di Pusara Ayahnya Viral di Twitter, Polisi Periksa Anggota Berinisial R

Gadis di Mojokerto Ditemukan Meninggal Di Pusara Ayahnya Viral di Twitter, Polisi Periksa Anggota Berinisial R

Surabaya
Ini Langkah Antisipasi Surabaya Hadapi Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Ini Langkah Antisipasi Surabaya Hadapi Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Surabaya
Pujian Khofifah untuk Auna, Atlet Peraih Peringkat I IWUF Wushu Taolo Competition 2021

Pujian Khofifah untuk Auna, Atlet Peraih Peringkat I IWUF Wushu Taolo Competition 2021

Surabaya
Protes UMP Jatim 2022, Buruh: Kenaikan Rp 22.790 jika Dibagi 30 Hari Dapatnya Sekitar Rp 700

Protes UMP Jatim 2022, Buruh: Kenaikan Rp 22.790 jika Dibagi 30 Hari Dapatnya Sekitar Rp 700

Surabaya
Terjebak Longsor di Waduk Wonorejo Tulungagung, 30 Wisatawan Dievakuasi

Terjebak Longsor di Waduk Wonorejo Tulungagung, 30 Wisatawan Dievakuasi

Surabaya
Pesan Bupati Malang Sanusi kepada ASN: Jangan Sampai Korupsi

Pesan Bupati Malang Sanusi kepada ASN: Jangan Sampai Korupsi

Surabaya
Pria di Surabaya Ini Setubuhi Gadis Disabilitas hingga Hamil 8 Minggu

Pria di Surabaya Ini Setubuhi Gadis Disabilitas hingga Hamil 8 Minggu

Surabaya
Drainase Peninggalan Belanda Ditemukan di Lokasi Ekskavasi Candi Songgoriti

Drainase Peninggalan Belanda Ditemukan di Lokasi Ekskavasi Candi Songgoriti

Surabaya
Ini Langkah Surabaya Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Ini Langkah Surabaya Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.