Kronologi Pengendara Motor Jambret Penyandang Disabilitas, Polisi: Dia Tahu Korban Tak Bisa Mengejar

Kompas.com - 15/06/2021, 18:38 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan aksi penjambretan di siang bolong yang menyasar seorang penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai pemulung. Peristiwa terjadi pada Minggu (13/6/2021) di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. IstimewaTangkapan layar rekaman CCTV memperlihatkan aksi penjambretan di siang bolong yang menyasar seorang penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai pemulung. Peristiwa terjadi pada Minggu (13/6/2021) di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

KOMPAS.com - Aksi seorang pria yang menggunakan helm menjambret seorang penyandang disabilitas di pinggir jalan Kabupaten Blitar menuai kecaman warganet.

Aksi itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di salah satu rumah warga.

Dalam video itu, terlihat seorang pria yang memakai helm tega menjambret seorang penyandang disabilitas yang sedang memulung botol bekas pada siang hari.

Pelaku terlihat berlari mengejar korban yang sedang mendorong gerobak berisi botol plastik bekas.

Tiba di dekat korban, pelaku mengambil uang dari saku celana korban. Setelah beraksi, pelaku kembali ke sepeda motornya dan kabur ke arah berlawanan.

Baca juga: Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Kapolsek Kanigoro AKP Suprapto mengatakan, korban penjambretan itu bernama Poniman, warga Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Poniman yang telah berusia lanjut merupakan penyandang disabilitas fisik dan mental.

Menurut Suprapto, insiden itu terjadi di Dusun Sekardangan, Desa Papungan, sekitar pukul 12.00 WIB.

"Jadi pelaku ini sudah tahu bahwa korban tidak akan bisa mengejar setelah dia jambret," kata Suprapto saat ditemui Kompas.com, Selasa (15/6/2021).

Pelaku menggasak uang sebesar Rp 30.000 dari kantong celana Poniman.

Sehari-hari, Poniman bekerja sebagai pemulung botol plastik bekas di wilayah itu. Ia biasa mendorong gerobaknya berkeliling desa sekitar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen'

"Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen"

Surabaya
Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Surabaya
Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Surabaya
Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Surabaya
Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Surabaya
Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Surabaya
Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Surabaya
Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Surabaya
'Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD'

"Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD"

Surabaya
'Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan'

"Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan"

Surabaya
'Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa'

"Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa"

Surabaya
RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

Surabaya
Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Surabaya
Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Surabaya
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X