Kompas.com - 03/05/2021, 07:44 WIB
Sampai dengan Minggu (2/5/2021) siang, ada 2.200 lebih pekerja migran yang telah tiba di Indonesia melalui Bandara Juanda. repro bidik layar Kompas TVSampai dengan Minggu (2/5/2021) siang, ada 2.200 lebih pekerja migran yang telah tiba di Indonesia melalui Bandara Juanda.

KOMPAS.com - Pemprov Jawa Timur melakukan karantina terhadap ribuan pekerja migran yang pulang kampung. 

Sampai dengan Minggu (2/5/2021) siang, ada 2.200 lebih pekerja migran yang telah tiba di Indonesia melalui Bandara Juanda.

Para pekerja migran tersebut dikarantina dua hari di asrama haji Surabaya.

Dari total 2.200 lebih pekerja migran yang telah dikarantina, sedikitnya 1.400 orang dinyatakan negatif dan dipulangkan ke daerah asal.

Baca juga: 14.000 TKI Akan Pulang ke Jatim, jika Positif Covid-19 Bakal Diisolasi

Dilansir dari Kompas TV, berdasarkan data Pemprov Jatim sudah ada 22 pekerja migran yang positif Covid-19.

Selain karantina, para pekerja migran ini akan melalui tes PCR untuk mengetahui kondisi mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kusumadani, salah satu pekerja migran asal Malang menuturkan, dia baru kembali dari Hongkong.

Dia dibawa ke Asrama Haji Surabaya untuk menjalani karantina.

"Katanya untuk dikarantina, tapi enggak tahu kepastiannya gimana," kata Kusumadani.

 

"Saya enggak khawatir pak, saya pinginnya cepat pulang ketemu sama anak, jangan terlalu lama prosesnya, gitu aja," tambah dia.

Sementara, bagi para pekerja migran yang telah diperbolehkan pulang ke daerah asal, akan kembali menjalani karantina selama tiga hari.

"Setelah 2 hari dikarantina, 2 hari di asrama haji, hari ketiga mereka dijemput oleh masing-masing kepala daerah, dan dandim, kapolres, kemudian di sana di tempat masing-masing masih dikarantina 3 hari," kata Pangdam V Brawijaya Mayjen Suharyanto.

Baca juga: 14.000 TKI Pulang ke Jatim, Gubernur: Bukan dalam Rangka Mudik

Pekerja migran ini juga akan dites swab PCR lagi. Jika hasilnya negatif, baru diizinkan bertemu keluarga di rumah.

"Di hari ketiga dilaksanakan swab, kalau hasinya negatif, di hari keempat di kabupaten/kota mereka kembali ke rumah masing-masing, artinya karantina menjadi 5 hari," kata dia.

Sementara itu, jumlah pekerja migran Indonesia yang pulang ke Jawa Timur tahun ini diperkirakan mencapai 14.000 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Kompas TV
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah Jadi Sorotan, Kampus UB Angkat Bicara

Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah Jadi Sorotan, Kampus UB Angkat Bicara

Surabaya
Dampak Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang: 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Dampak Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang: 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Surabaya
Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Seluruh Pekerjaan Saya Kerjakan di Lumajang

Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Seluruh Pekerjaan Saya Kerjakan di Lumajang

Surabaya
8 Korban Luka Bakar akibat Erupsi Gunung Semeru Dirawat di RSUD Haryoto Lumajang

8 Korban Luka Bakar akibat Erupsi Gunung Semeru Dirawat di RSUD Haryoto Lumajang

Surabaya
Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Sinten Gedor Kamar Cucunya lalu Menyelamatkan Diri, Rumahnya Roboh

Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Sinten Gedor Kamar Cucunya lalu Menyelamatkan Diri, Rumahnya Roboh

Surabaya
Gunung Semeru Meletus, Warga Desa Sumberwuluh Lumajang Mengungsi, 10 Orang Belum Ditemukan

Gunung Semeru Meletus, Warga Desa Sumberwuluh Lumajang Mengungsi, 10 Orang Belum Ditemukan

Surabaya
Gadis di Mojokerto Ditemukan Meninggal Di Pusara Ayahnya Viral di Twitter, Polisi Periksa Anggota Berinisial R

Gadis di Mojokerto Ditemukan Meninggal Di Pusara Ayahnya Viral di Twitter, Polisi Periksa Anggota Berinisial R

Surabaya
Ini Langkah Antisipasi Surabaya Hadapi Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Ini Langkah Antisipasi Surabaya Hadapi Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Surabaya
Pujian Khofifah untuk Auna, Atlet Peraih Peringkat I IWUF Wushu Taolo Competition 2021

Pujian Khofifah untuk Auna, Atlet Peraih Peringkat I IWUF Wushu Taolo Competition 2021

Surabaya
Protes UMP Jatim 2022, Buruh: Kenaikan Rp 22.790 jika Dibagi 30 Hari Dapatnya Sekitar Rp 700

Protes UMP Jatim 2022, Buruh: Kenaikan Rp 22.790 jika Dibagi 30 Hari Dapatnya Sekitar Rp 700

Surabaya
Terjebak Longsor di Waduk Wonorejo Tulungagung, 30 Wisatawan Dievakuasi

Terjebak Longsor di Waduk Wonorejo Tulungagung, 30 Wisatawan Dievakuasi

Surabaya
Pesan Bupati Malang Sanusi kepada ASN: Jangan Sampai Korupsi

Pesan Bupati Malang Sanusi kepada ASN: Jangan Sampai Korupsi

Surabaya
Pria di Surabaya Ini Setubuhi Gadis Disabilitas hingga Hamil 8 Minggu

Pria di Surabaya Ini Setubuhi Gadis Disabilitas hingga Hamil 8 Minggu

Surabaya
Drainase Peninggalan Belanda Ditemukan di Lokasi Ekskavasi Candi Songgoriti

Drainase Peninggalan Belanda Ditemukan di Lokasi Ekskavasi Candi Songgoriti

Surabaya
Ini Langkah Surabaya Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Ini Langkah Surabaya Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.