20 Warga yang Pulang dari Luar Negeri ke Surabaya Ini Dikarantina di Hotel, Bayar Sendiri

Kompas.com - 29/04/2021, 18:14 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan dua tempat khusus untuk karantina bagi warga yang baru datang dari luar negeri.

Tempat karantina itu diperuntukkan bagi warga yang datang dari luar negeri non Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan warga berstatus Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, untuk warga yang datang dari luar negeri non TKI, mereka akan dikarantina di dua hotel yang telah disiapkan.

Sementara untuk PMI ditampung di Asrama Haji Surabaya.

"Jadi ada dua, ada pekerja migran, ada yang non pekerja migran yang memang dari luar negeri. Dari pekerja migran itu sudah ditampung di Asrama Haji, non pekerja migran di hotel," kata Eri, di Balai Kota Surabaya, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Izinkan Sesama Warga Surabaya Bersilaturahmi Saat Lebaran, asal...

Menurut Eri, hingga saat ini ada 20 warga Surabaya non-PMI yang dikarantina di hotel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kemarin laporannya ada sekitar 20-an. Ada yang di hotel, yang non-PMI. Kalau yang PMI ditaruh di Asrama Haji semuanya," ujar dia.

Eri menyebut, ada tiga hotel yang disiapkan untuk karantina. Jumlah hotel tersebut dinilai cukup untuk menampung warga non PMI.

Sedangkan untuk PMI, meski ia berasal dari Surabaya tetap dikarantina di Asrama Haji selama lima hari.

Warga non PMI juga harus melalui proses skrining dan dicek terlebih dahulu di bandara dengan rapid antigen.

 

Setelah dinyatakan negatif, mereka langsung dibawa ke hotel yang sudah disediakan untuk dikarantina dengan biaya sendiri.

"Ada 3 hotel sementara ini. Tapi, jumlahnya sudah cukuplah kalau untuk luar negeri, karena hari ini juga belum terisi semuanya. Ini yang memang orang dari luar negeri bukan PMI yang dia datang itu, kami taruh di hotel. Wajib karantina 5 hari, setelah itu di tes PCR, kalau dia negatif baru boleh pulang," kata Eri.

Baca juga: Masjid Al-Akbar Surabaya Gelar Shalat Id, Kuota Dibatasi 15 Persen, Jemaah Harus Daftar Secara Online

Bagi warga Surabaya yang tiba di Bandara Juanda tetap dipilah di imigrasi bandara.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan tim gabungan untuk membawa warga non-PMI ke hotel yang sudah disediakan.

"Kalau warga Surabaya tetap (dipilah), jadi dipilah di situ dia PMI atau enggak. Karena yang PMI langsung dibawa ke tempat tersendiri. Kami periksa di bandara, karena di bandara sudah ada pemeriksaan antigen itu. Kami sudah siapkan tim gabungan kami, pertama linmas. Jadi, kami arahkan (warga non-PMI) ke hotel yang disediakan, nanti dia pilih sendiri," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah Jadi Sorotan, Kampus UB Angkat Bicara

Kasus Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah Jadi Sorotan, Kampus UB Angkat Bicara

Surabaya
Dampak Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang: 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Dampak Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang: 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak

Surabaya
Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Seluruh Pekerjaan Saya Kerjakan di Lumajang

Kawal Penanganan Erupsi Gunung Semeru, Khofifah: Seluruh Pekerjaan Saya Kerjakan di Lumajang

Surabaya
8 Korban Luka Bakar akibat Erupsi Gunung Semeru Dirawat di RSUD Haryoto Lumajang

8 Korban Luka Bakar akibat Erupsi Gunung Semeru Dirawat di RSUD Haryoto Lumajang

Surabaya
Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Sinten Gedor Kamar Cucunya lalu Menyelamatkan Diri, Rumahnya Roboh

Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Sinten Gedor Kamar Cucunya lalu Menyelamatkan Diri, Rumahnya Roboh

Surabaya
Gunung Semeru Meletus, Warga Desa Sumberwuluh Lumajang Mengungsi, 10 Orang Belum Ditemukan

Gunung Semeru Meletus, Warga Desa Sumberwuluh Lumajang Mengungsi, 10 Orang Belum Ditemukan

Surabaya
Gadis di Mojokerto Ditemukan Meninggal Di Pusara Ayahnya Viral di Twitter, Polisi Periksa Anggota Berinisial R

Gadis di Mojokerto Ditemukan Meninggal Di Pusara Ayahnya Viral di Twitter, Polisi Periksa Anggota Berinisial R

Surabaya
Ini Langkah Antisipasi Surabaya Hadapi Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Ini Langkah Antisipasi Surabaya Hadapi Ancaman Banjir Rob di Pesisir

Surabaya
Pujian Khofifah untuk Auna, Atlet Peraih Peringkat I IWUF Wushu Taolo Competition 2021

Pujian Khofifah untuk Auna, Atlet Peraih Peringkat I IWUF Wushu Taolo Competition 2021

Surabaya
Protes UMP Jatim 2022, Buruh: Kenaikan Rp 22.790 jika Dibagi 30 Hari Dapatnya Sekitar Rp 700

Protes UMP Jatim 2022, Buruh: Kenaikan Rp 22.790 jika Dibagi 30 Hari Dapatnya Sekitar Rp 700

Surabaya
Terjebak Longsor di Waduk Wonorejo Tulungagung, 30 Wisatawan Dievakuasi

Terjebak Longsor di Waduk Wonorejo Tulungagung, 30 Wisatawan Dievakuasi

Surabaya
Pesan Bupati Malang Sanusi kepada ASN: Jangan Sampai Korupsi

Pesan Bupati Malang Sanusi kepada ASN: Jangan Sampai Korupsi

Surabaya
Pria di Surabaya Ini Setubuhi Gadis Disabilitas hingga Hamil 8 Minggu

Pria di Surabaya Ini Setubuhi Gadis Disabilitas hingga Hamil 8 Minggu

Surabaya
Drainase Peninggalan Belanda Ditemukan di Lokasi Ekskavasi Candi Songgoriti

Drainase Peninggalan Belanda Ditemukan di Lokasi Ekskavasi Candi Songgoriti

Surabaya
Ini Langkah Surabaya Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Ini Langkah Surabaya Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.