Larangan Mudik Lebaran, Khofifah: Mari Kita Sayangi Keluarga, Terutama Orangtua

Kompas.com - 21/04/2021, 23:48 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantu mengenakan masker kepada salah satu pelajar, pada saat peresmian gedung SMP AL-Hikmah Mlathen Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Rabu (14/04/2021). SLAMET WIDODOGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantu mengenakan masker kepada salah satu pelajar, pada saat peresmian gedung SMP AL-Hikmah Mlathen Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Rabu (14/04/2021).

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, masyarakat yang nekat mudik Lebaran akan dikarantina selama lima hari. Biaya selama karantina akan ditanggung sendiri oleh masyarakat.

Khofifah mengatakan, hal itu tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro.

Dalam Instruksi Mendagri itu tertulis, kepala desa/lurah melalui posko desa/posko kelurahan menyiapkan tempat karantina mandiri selama 5x24 jam dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan biaya karantina dibebankan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan tersebut.

Khofifah meminta masyarakat tak nekat mudik saat Lebaran 2021.

"Mari kita sayangi keluarga, terutama orangtua. Data menunjukkan 48,3 persen lansia yang terkena Covid-19 berpotensi meninggal dunia," kata Khofifah usai rapat koordinasi di Mapolda Jatim, seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Pemkot Surabaya Sodorkan Skema Baru Tarif Sewa Stadion GBT, Persebaya Bersyukur

Khofifah meminta masyarakat untuk bersabar dengan tidak mudik. Apalagi, di beberapa negara muncul gelombang ketiga Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terjadi sejumlah peningkatakan kasus Covid-19 yang signifikan di beberapa negara itu karena masyarakat tak lagi mematuhi protokol kesehatan.

"Kita tidak ingin, Indonesia atau Jawa Timur mengalami hal yang seperti itu," ucap Gubernur Khofifah.

Rakor di Mapolda Jatim tersebut membahas terkait dengan antisipasi mudik Lebaran 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen'

"Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen"

Surabaya
Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Surabaya
Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Surabaya
Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Surabaya
Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Surabaya
Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Surabaya
Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Surabaya
Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Surabaya
'Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD'

"Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD"

Surabaya
'Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan'

"Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan"

Surabaya
'Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa'

"Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa"

Surabaya
RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

Surabaya
Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Surabaya
Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Surabaya
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X