Perguruan Tinggi di Kediri Sudah Mulai Diizinkan Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 26/03/2021, 18:36 WIB
Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi. (SURYA.CO.ID/FARID MUKARROM)Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi.

KOMPAS.com - Belajar tatap muka untuk pergurian tinggi di Kediri mulai diizinkan.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menuturkan, kebijakan ini sejalan dengan angka rate Covid-19 di Kabupaten Kediri yang semakin membaik.

"Meskipun kami masih zona oranye, tetapi rate kami sudah mendekati zona kuning di angka 2.39. Sedangkan kalau mau zona kuning nilai kami harus 2.41," ujar Slamet, seperti dilansir dari Surya.co.id, Jumat (26/3/2021).

Meski sudah mulai mengizinkan kegiatan tatap muka langsung untuk perguruan tinggi, pihaknya masih belum memberikan izin untuk sekolah tingkat SD dan SMP.

Baca juga: Cerita 2 Warga Kediri Diusir dari Pantai Emas di Maluku, Sudah Bawa Karpet dan Alat Mendulang

"Sementara ini kami masih melakukan uji coba tatap muka langsung kemarin di SMP Negeri 1 Ngasem. Nanti hasilnya kami rapatkan dengan pihak terkait," imbuh dia.

Selain itu, menurut Slamet Turmudi, para siswa SD, SMP dan SMA diperbolehkan jika ingin melakukan konsultasi belajar dengan guru secara langsung.

Namun, tak boleh lama dan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Maksimal satu jam dan itu tak boleh banyak siswa yang melakukan konsultasi belajar langsung," tutur dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Surabaya Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini 13 Titik Pemeriksaannya...

Masuk Surabaya Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini 13 Titik Pemeriksaannya...

Surabaya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya Hari Ini, 11 Mei 2021

Surabaya
Derita ART, Tubuh Penuh Luka Diduga Dianiaya Majikan, Baru Digaji Sekali meski Sudah 13 Bulan Bekerja

Derita ART, Tubuh Penuh Luka Diduga Dianiaya Majikan, Baru Digaji Sekali meski Sudah 13 Bulan Bekerja

Surabaya
Sebelum Meninggal karena Covid-19, Iptu Sahal Sempat Mengeluh Batuk dan Sesak Napas

Sebelum Meninggal karena Covid-19, Iptu Sahal Sempat Mengeluh Batuk dan Sesak Napas

Surabaya
Seminggu Hilang, Nenek Marsih Ditemukan Meninggal di Hutan

Seminggu Hilang, Nenek Marsih Ditemukan Meninggal di Hutan

Surabaya
Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku yang Bakar Perawat Eva, Polisi Menanti Keterangan Korban

Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku yang Bakar Perawat Eva, Polisi Menanti Keterangan Korban

Surabaya
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling Surabaya

Surabaya
2.200 TKI yang Tiba di Surabaya Dikarantina, 22 Positif Covid-19

2.200 TKI yang Tiba di Surabaya Dikarantina, 22 Positif Covid-19

Surabaya
PPDB Jatim, 8.980 Siswa Diminta Foto KK Malah Unggah Foto Keluarga, Mayoritas dari Surabaya

PPDB Jatim, 8.980 Siswa Diminta Foto KK Malah Unggah Foto Keluarga, Mayoritas dari Surabaya

Surabaya
Pesta Sabu di Hotel, 5 Anggota Polrestabes Surabaya Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Pesta Sabu di Hotel, 5 Anggota Polrestabes Surabaya Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Surabaya
Dendam Suami Berhubungan dengan Ibu Korban, Ibu Muda Ini Bunuh Bocah 4 Tahun

Dendam Suami Berhubungan dengan Ibu Korban, Ibu Muda Ini Bunuh Bocah 4 Tahun

Surabaya
Mengenal Suheri, Satu-satunya PNS di KRI Nanggala-402, Dikenal sebagai Ahli Torpedo

Mengenal Suheri, Satu-satunya PNS di KRI Nanggala-402, Dikenal sebagai Ahli Torpedo

Surabaya
Setelah Viral, Surat Lurah di Jombang yang Minta THR Lebaran kepada Pengusaha Ditarik

Setelah Viral, Surat Lurah di Jombang yang Minta THR Lebaran kepada Pengusaha Ditarik

Surabaya
Viral, Foto Surat Lurah di Jombang Minta Pengusaha Berikan THR dan Parsel untuk 16 Anak Buahnya

Viral, Foto Surat Lurah di Jombang Minta Pengusaha Berikan THR dan Parsel untuk 16 Anak Buahnya

Surabaya
Kakorlantas: Penindakan kepada Pemudik Harus Humanis, Jalur Tikus Diawasi

Kakorlantas: Penindakan kepada Pemudik Harus Humanis, Jalur Tikus Diawasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X