Bayi Baru Lahir di Gresik Pulang Bisa Bawa Akta Kelahiran

Kompas.com - 22/03/2021, 16:47 WIB
Penandatanganan MoU dari perwakilan pihak rumah sakit dan puskesmas yang ada di Gresik, untuk program lahir bawa pulang akta disaksikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Senin (22/3/2021). Dok. Humas Pemkab GresikPenandatanganan MoU dari perwakilan pihak rumah sakit dan puskesmas yang ada di Gresik, untuk program lahir bawa pulang akta disaksikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Senin (22/3/2021).

GRESIK, KOMPAS.com - Orangtua di Kabupaten Gresik bakal tidak akan repot dalam pengurusan akta kelahiran anaknya.

Bahkan, akta ini bisa didapatkan saat bayi masih berada di rumah sakit maupun puskesmas, sebelum diperbolehkan pulang ke rumah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik Khusaini mengatakan, pihak rumah sakit dan puskesmas yang ada di Gresik sudah siap mendukung dan melaksanakan program ini, bersamaan dengan penandatanganan MoU sebanyak 21 rumah sakit dan 32 puskesmas yang ada di Gresik, Senin (22/3/2021).

"Jadi, rumah sakit atau puskesmas itu harus menyiapkan tenaga operasional, tempat dan sarana prasarana penunjangnya. Baru kemudian kami lakukan bimtek (bimbingan teknis)," ujar Khusaini saat dikonfirmasi, Senin.

Baca juga: Lihat Jalan Rusak, Bupati Gresik Menangkupkan Tangan Sambil Bilang ke Warga Maaf Pak

Layanan ini bakal terhubung dengan pendaftaran online administrasi kependudukan (aplikasi poedak), yang telah diresmikan oleh Dispendukcapil Gresik sebelumnya dalam pengurusan kartu tanda penduduk, serta kepengurusan kartu kependudukan lain secara online.

Sebelum dilakukan pengurusan secara online, kata Khusaini, pengurusan akta kelahiran di Gresik bisa membutuhkan waktu satu sampai tiga minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, kali ini sesuai dengan standar operasional prosedur, bisa dilakukan dalam 1x24 jam.

"Sebenarnya tidak ujug-ujug (langsung), karena sebelumnya kami sudah lakukan uji coba bekerja sama dengan 12 rumah sakit swasta yang ada di Gresik, dan rata-rata mereka puas atas layanan ini," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen'

"Mohon Maaf untuk Sementara IGD Tidak Menerima Pelayanan Pasien yang Memerlukan Oksigen"

Surabaya
Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Daftar 3 Tempat Isi Oksigen Gratis di Jatim yang Buka 24 Jam dan Cara Mendapatkannya

Surabaya
Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Gubernur Jawa Timur Sebut Stasiun Pengisian Ulang Oksigen Gratis Buka 24 Jam

Surabaya
Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Vaksinasi Covid-19 di Jatim, Gubernur Khofifah: Kendala Saat Ini Masih Pasokan...

Surabaya
Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Cerita Arya Mengaku Diusir Warga Saat Isoman: Sedih, tapi Ya Sudah, Memang Risiko Nakes...

Surabaya
Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Daftar Nomor Telepon Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Surabaya

Surabaya
Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Jadi Pengedar Sabu, Relawan Anti-narkoba Ditangkap Polisi, Ini Alasannya

Surabaya
Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Tes GeNose Palsu di Sumenep, Gunakan Kantong Urine, Dijual Rp 50.000 ke Penumpang Bus

Surabaya
'Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD'

"Banyak Pasien Datang ke RS dengan Kondisi Sudah Jelek, Sehingga Banyak yang Meninggal di IGD"

Surabaya
'Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan'

"Semua Penumpang ke Depan Cari Pelampung, Semua Berebutan"

Surabaya
'Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa'

"Dapat Panggilan Memakamkan Jenazah Covid-19 Tengah Malam hingga Dini Hari Itu Sudah Biasa"

Surabaya
RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

RS Lapangan Gejos Kembali Dibuka, Bupati Gresik: Pemkab Tak Ingin Ada Pasien Telantar

Surabaya
Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Aturan PPKM Mikro Surabaya, SIKM Berlaku, Jam Operasional Usaha Dibatasi

Surabaya
Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Khofifah Kembali Terinfeksi Covid-19, Wagub Jatim: Penanganan Corona Tetap Sesuai Prosedur

Surabaya
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Wali Kota Madiun Minta RS Swasta Sediakan Ruangan Isolasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X