Ini Alasan Polisi Tetap Usut Kasus Pemukulan dan Penjarahan yang Dilakukan Rombongan Pesilat

Kompas.com - 15/03/2021, 22:22 WIB
Tangkapan layar dari video yang merekam konvoi pesilat Ikatan Kera Sakti (IKS) di jalanan di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu malam (13/3/2021) (Istimewa) Tangkapan layar dari video yang merekam konvoi pesilat Ikatan Kera Sakti (IKS) di jalanan di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Sabtu malam (13/3/2021)

KOMPAS.com - Polres Blitar tetap mengusut kasus dugaan pemukulan warga dan penjarahan warung angkringan yang dilakukan dilakukan sejumlah pesilat muda dari Ikatan Kera Sakti (IKS) pada Sabtu (13/3/2021).

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, korban pemukulan telah mendatangi Polsek Wlingi dan mencabut laporan.

"Memang hari ini korban yang dipukul datang ke Polsek (Wlingi) dan menyatakan mencabut laporan," kata Leonard di Pendopo Kabupaten Blitar, Senin (15/3/2021).

Korban tak ingin kasus dilanjutkan karena keluarga dari 13 pesilat muda yang diamankan itu telah meminta maaf.

Keluarga dari 13 pesilat muda itu bersama IKS cabang Blitar juga telah mendatangi penjual angkringan yang merupakan korban penjarahan. Mereka memberi ganti rugi senilai Rp 500.000 kepada korban berinisial A itu.

Baca juga: Perjuangan Guru di Pedalaman, Bangun Tenda Darurat di Puncak Bukit agar Siswa Bisa Ikut Try Out Online

"Tapi ini bukan delik aduan. Polisi akan terus melakukan penyidikan dan akan mendapatkan seluruh identitas siapa saja yang datang ke acara kopdar IKS itu. Prinsipnya ini harus kita luruskan dulu. Harus paham bahwa apa yang mereka lakukan ini salah, melanggar hukum," ujar Leonard.

Leo menjelaskan, meski diduga melakukan tindak pidana ringan, para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Leo menegaskan, penindakan ini penting dilakukan untuk memberi efek jera bagi seluruh pelaku yang terlibat.

Sehingga, tak ada kelompok yang melakukan tindakan serupa di kemudian hari.

Menurutnya, polisi sedang bekerja mengidentifikasi seluruh peserta dari luar Blitar yang ikut terlibat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Surabaya Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini 13 Titik Pemeriksaannya...

Masuk Surabaya Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini 13 Titik Pemeriksaannya...

Surabaya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya Hari Ini, 11 Mei 2021

Surabaya
Derita ART, Tubuh Penuh Luka Diduga Dianiaya Majikan, Baru Digaji Sekali meski Sudah 13 Bulan Bekerja

Derita ART, Tubuh Penuh Luka Diduga Dianiaya Majikan, Baru Digaji Sekali meski Sudah 13 Bulan Bekerja

Surabaya
Sebelum Meninggal karena Covid-19, Iptu Sahal Sempat Mengeluh Batuk dan Sesak Napas

Sebelum Meninggal karena Covid-19, Iptu Sahal Sempat Mengeluh Batuk dan Sesak Napas

Surabaya
Seminggu Hilang, Nenek Marsih Ditemukan Meninggal di Hutan

Seminggu Hilang, Nenek Marsih Ditemukan Meninggal di Hutan

Surabaya
Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku yang Bakar Perawat Eva, Polisi Menanti Keterangan Korban

Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku yang Bakar Perawat Eva, Polisi Menanti Keterangan Korban

Surabaya
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling Surabaya

Surabaya
2.200 TKI yang Tiba di Surabaya Dikarantina, 22 Positif Covid-19

2.200 TKI yang Tiba di Surabaya Dikarantina, 22 Positif Covid-19

Surabaya
PPDB Jatim, 8.980 Siswa Diminta Foto KK Malah Unggah Foto Keluarga, Mayoritas dari Surabaya

PPDB Jatim, 8.980 Siswa Diminta Foto KK Malah Unggah Foto Keluarga, Mayoritas dari Surabaya

Surabaya
Pesta Sabu di Hotel, 5 Anggota Polrestabes Surabaya Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Pesta Sabu di Hotel, 5 Anggota Polrestabes Surabaya Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Surabaya
Dendam Suami Berhubungan dengan Ibu Korban, Ibu Muda Ini Bunuh Bocah 4 Tahun

Dendam Suami Berhubungan dengan Ibu Korban, Ibu Muda Ini Bunuh Bocah 4 Tahun

Surabaya
Mengenal Suheri, Satu-satunya PNS di KRI Nanggala-402, Dikenal sebagai Ahli Torpedo

Mengenal Suheri, Satu-satunya PNS di KRI Nanggala-402, Dikenal sebagai Ahli Torpedo

Surabaya
Setelah Viral, Surat Lurah di Jombang yang Minta THR Lebaran kepada Pengusaha Ditarik

Setelah Viral, Surat Lurah di Jombang yang Minta THR Lebaran kepada Pengusaha Ditarik

Surabaya
Viral, Foto Surat Lurah di Jombang Minta Pengusaha Berikan THR dan Parsel untuk 16 Anak Buahnya

Viral, Foto Surat Lurah di Jombang Minta Pengusaha Berikan THR dan Parsel untuk 16 Anak Buahnya

Surabaya
Kakorlantas: Penindakan kepada Pemudik Harus Humanis, Jalur Tikus Diawasi

Kakorlantas: Penindakan kepada Pemudik Harus Humanis, Jalur Tikus Diawasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X