DPRD Surabaya: Deposit Rp 100 Juta untuk Tempat Hiburan Upaya Memastikan Pengusaha Patuh Prokes

Kompas.com - 15/03/2021, 18:38 WIB
Sejumlah petugas Satpol PP dan BPB Linmas Kota Surabaya saat melakukan penegakan protokol kesehatan di tempat rekreasi hiburan umum (RHU) di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. DOK. PEMKOT SURABAYASejumlah petugas Satpol PP dan BPB Linmas Kota Surabaya saat melakukan penegakan protokol kesehatan di tempat rekreasi hiburan umum (RHU) di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

SURABAYA, KOMPAS.com - DPRD Kota Surabaya mendukung rencana Pemerintah Kota Surabaya untuk membuka kembali rekreasi hiburan umum (RHU) dengan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan (prokes) ketat.

Dalam SOP rencana pembukaan RHU itu, ada wacana dari Pemkot Surabaya bahwa pelaku usaha hiburan malam, karaoke, dan panti pijat, diwajibkan untuk membayar deposit sebesar Rp 100 juta sebagai jaminan.

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Ahmad Fathoni mengatakan, deposit Rp 100 juta yang harus dibayarkan pelaku usaha RHU merupakan jalan tengah agar relaksasi ini bisa berjalan dengan baik.

"Artinya begini, sebelum industri RHU itu dibuka, tentu pemerintah kota harus meminta jaminan bahwa pelaku RHU punya jaminan yang tinggi untuk menjaga penerapan protokol kesehatan secara ketat," kata Fathoni, saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Soal Deposit Rp 100 Juta untuk Tempat Hiburan Umum di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Menurut dia, Pemkot Surabaya perlu melihat seberapa besar komitmen pelaku usaha ketika RHU kembali dibuka.

Karena itu, syarat berupa deposit sebesar Rp 100 juta harus dilakukan jika pelaku usaha ingin membuka kembali industri hiburan malam.

"Jadi, jangan dilihat Rp 100 juta-nya, tapi itu upaya untuk memastikan pengusaha RHU itu patuh pada prokes secara ketat," ujar dia.

Meski demikian, pihaknya berpesan kepada Pemkot Surabaya agar juga membuat aturan teknis sampai kapan deposito itu diadakan, kemudian bagaimana prasyarat pengambilan depositonya.

"Sehingga tercipta hubungan yang saling percaya antara regulator dengan stakeholder," kata dia.

Menurut Fathoni, harus ada mekanisme yang jelas dalam aturan tersebut. Sehingga tidak sampai terjadi permasalahan dan menjadi bom waktu di kemudian hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Surabaya Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini 13 Titik Pemeriksaannya...

Masuk Surabaya Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19, Ini 13 Titik Pemeriksaannya...

Surabaya
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya Hari Ini, 11 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Surabaya Hari Ini, 11 Mei 2021

Surabaya
Derita ART, Tubuh Penuh Luka Diduga Dianiaya Majikan, Baru Digaji Sekali meski Sudah 13 Bulan Bekerja

Derita ART, Tubuh Penuh Luka Diduga Dianiaya Majikan, Baru Digaji Sekali meski Sudah 13 Bulan Bekerja

Surabaya
Sebelum Meninggal karena Covid-19, Iptu Sahal Sempat Mengeluh Batuk dan Sesak Napas

Sebelum Meninggal karena Covid-19, Iptu Sahal Sempat Mengeluh Batuk dan Sesak Napas

Surabaya
Seminggu Hilang, Nenek Marsih Ditemukan Meninggal di Hutan

Seminggu Hilang, Nenek Marsih Ditemukan Meninggal di Hutan

Surabaya
Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku yang Bakar Perawat Eva, Polisi Menanti Keterangan Korban

Kantongi Ciri-ciri Terduga Pelaku yang Bakar Perawat Eva, Polisi Menanti Keterangan Korban

Surabaya
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling Surabaya

Surabaya
2.200 TKI yang Tiba di Surabaya Dikarantina, 22 Positif Covid-19

2.200 TKI yang Tiba di Surabaya Dikarantina, 22 Positif Covid-19

Surabaya
PPDB Jatim, 8.980 Siswa Diminta Foto KK Malah Unggah Foto Keluarga, Mayoritas dari Surabaya

PPDB Jatim, 8.980 Siswa Diminta Foto KK Malah Unggah Foto Keluarga, Mayoritas dari Surabaya

Surabaya
Pesta Sabu di Hotel, 5 Anggota Polrestabes Surabaya Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Pesta Sabu di Hotel, 5 Anggota Polrestabes Surabaya Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Surabaya
Dendam Suami Berhubungan dengan Ibu Korban, Ibu Muda Ini Bunuh Bocah 4 Tahun

Dendam Suami Berhubungan dengan Ibu Korban, Ibu Muda Ini Bunuh Bocah 4 Tahun

Surabaya
Mengenal Suheri, Satu-satunya PNS di KRI Nanggala-402, Dikenal sebagai Ahli Torpedo

Mengenal Suheri, Satu-satunya PNS di KRI Nanggala-402, Dikenal sebagai Ahli Torpedo

Surabaya
Setelah Viral, Surat Lurah di Jombang yang Minta THR Lebaran kepada Pengusaha Ditarik

Setelah Viral, Surat Lurah di Jombang yang Minta THR Lebaran kepada Pengusaha Ditarik

Surabaya
Viral, Foto Surat Lurah di Jombang Minta Pengusaha Berikan THR dan Parsel untuk 16 Anak Buahnya

Viral, Foto Surat Lurah di Jombang Minta Pengusaha Berikan THR dan Parsel untuk 16 Anak Buahnya

Surabaya
Kakorlantas: Penindakan kepada Pemudik Harus Humanis, Jalur Tikus Diawasi

Kakorlantas: Penindakan kepada Pemudik Harus Humanis, Jalur Tikus Diawasi

Surabaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X