Rabu Malam, Debat Publik Pilkada Surabaya Bahas Pelayanan dan Kesejahteraan Warga

Kompas.com - 18/11/2020, 11:54 WIB
Debat publik putaran pertama Pilkada Surabaya, Rabu (4/11/2020) malam. KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZALDebat publik putaran pertama Pilkada Surabaya, Rabu (4/11/2020) malam.

SURABAYA, KOMPAS.com - Debat publik putaran kedua Pilkada Surabaya 2020 akan digelar Rabu (18/11/2020) malam nanti di Gedung Dyandra Convention Center Surabaya.

Tema yang diusung dalam debat publik nanti malam adalah peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya.

"Tema yang diusung debat malam nanti adalah peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umun (KPU) Surabaya, Subairi, saat dikonfirmasi Rabu pagi.

Dalam debat nanti malam, KPU Surabaya telah menunjuk lima penelis dari sejumlah perguruan tinggi Surabaya, yakni Dr Muhammad Nafik Hadi Ryandono, SE MSi (Universitas Airlangga), Dr Machsus ST MT (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Dr Rubaidi MAg (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel), Hari Fitrianto MIP (Universitas Airlangga), dan Syaiful Anam PHd (Universitas Negeri Surabaya).

Baca juga: Diduga Lakukan Pelanggaran di Pilkada Surabaya, Tri Rismaharini Dilaporkan ke Kemendagri

Debat dimulai pukul 19.00 WIB disiarkan langsung oleh di tiga stasiun TV yakni Inews TV dan BBS TV.

"Untuk mengantisipasi kerumunan, kedua pasangan calon diminta tidak membawa massa pendukung," ujar dia.

Hasil koordinasi dengan pihak keamanan, kawasan menuju lokasi acara debat akan disterilkan 50 meter dari jalan utama untuk menghindari kerumunan.

Debat Publik Pilkada Surabaya 2020 digelar 3 kali putaran dengan tema yang berbeda.

 

Putaran pertama pada 4 November 2020 lalu, 18 November 2020, dan terakhir pada 5 Desember 2020 mendatang.

Pilkada Surabaya diikuti 2 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya.

Baca juga: Beda Pilihan dengan Kakak di Pilkada Surabaya, Whisnu: Kita Selesaikan Setelah Menang

Pasangan Eri Cahyadi-Armuji diusung PDI-P dan didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pasangan ini melawan Machfud Arifin-Mujiaman yang diusung 8 partai koalisi yakni PKS, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN dan Gerindra. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Regional
Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Regional
Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Regional
Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Regional
Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
'Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab'

"Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab"

Regional
Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

Regional
Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Regional
Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Regional
Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Regional
Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X