2 Jambret Spesialis Perempuan dan Anak di Surabaya Ditembak

Kompas.com - 30/09/2020, 19:19 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

KOMPAS.com - Dua jambret spesialis perempuan dan anak yang beraksi di sejumlah wilayah Kota Surabaya, Mochamad Busron Fahrudin (20), dan Mochamad Fahrul (20), dibekuk aparat kepolisian.

Keduanya bahkan harus merintih kesakitan usai dua kakinya ditembus peluru polisi saat mencoba kabur.

Kedua pemuda itu diamankan petugas di rumahnya masing-masing, Senin (28/9/2020).

"Kami sergap keduanya di rumah yang ternyata masih bertetangga," kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksono, seperti dilansir dari Surya.co.id, Rabu (30/9/2020).

Baca juga: Geger Temuan Potongan Kaki Manusia di Pantai Bali

Penangkapan kedua tersangka bermula dari laporan aksi penjambretan di Jalan Menur Pumpungan. Aksi keduanya terekaman Closed Circuit Television (CCTV).

Bahkan, video tersebut sempat viral di media sosial Facebook.

"Kami tindaklanjuti dengan mendatangi lokasi dan mengidentifikasi para pelakunya," ujar Arief.

Pertama polisi menangkap tersangka Fahrul. 

Petugas kemudian meminta Fahrul menunjukkan lokasi tempat temannya. Namun, ia nekat berupaya melarikan diri.

Tiga kali tembakan peringatan tidak digubris membuat polisi terpaksa melumpuhkan kaki tersangka.

"Upaya yang sama juga dilakukan Busron. Mengetahui kami datangi dia melarikan diri dari pintu belakang," tambah dia.

Fahrul dan Busron berboncengan mengendarai motor L 5615 YH saat mencari sasaran.

Mereka mengincar perempuan dan anak-anak yang tengah bermain ponsel di jalan, bahkan di perkampungan yang sepi.

Kepada polisi, Fahrul menyebut perempuan dan anak-anak lebih rentan jadi korban karena minim perlawanan.

Baca juga: Cerita Bripka Reza, Kejar Jambret Malah Babak Belur Dikeroyok Massa

"Kalau perempuan sama anak-anak itu jarang ada yang ngelawan. Langsung ambil saja terus pergi. Paling kalau anak-anak cuma nangis saja pak," kata tersangka.

Barang jambretan dijual keduanya secara online dan hasilnya dibagi dua.

Setidaknya tercatat kedua tersangka pernah beraksi tiga kali di Rungkut, tiga kali di Wonocolo, tiga kali di Gayungan dan dua kali di Sukolilo.

------------------

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul, "Dua Jambret Spesialis Perempuan dan Anak di Surabaya Ditembak Polisi Setelah 11 Kali Beraksi" (SURYA.CO.ID/FIRMAN RACHMANUDIN)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Penjelasan BPBD Majene Terkait Aksi Penjarahan Bantuan Logistik

Ini Penjelasan BPBD Majene Terkait Aksi Penjarahan Bantuan Logistik

Regional
Pemkab Mempawah Akan Tanggung Pendidikan Kedua Anak Korban Sriwijaya Air SJ 182

Pemkab Mempawah Akan Tanggung Pendidikan Kedua Anak Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Marwan Tewas Saat Bersihkan Tanah Longsor, Kendarai Ekskavator dan Tergelincir ke Jurang

Marwan Tewas Saat Bersihkan Tanah Longsor, Kendarai Ekskavator dan Tergelincir ke Jurang

Regional
Update Banjir Kalsel, Ratusan Pengungsi Butuh Selimut dan Alas Tidur

Update Banjir Kalsel, Ratusan Pengungsi Butuh Selimut dan Alas Tidur

Regional
2 Korban Longsor Sumedang Ditemukan, 13 Orang Masih Dalam Pencarian

2 Korban Longsor Sumedang Ditemukan, 13 Orang Masih Dalam Pencarian

Regional
Emil Dardak Sehat, Arumi Bachsin Disuntik Vaksin Covid-19 di RSU dr Soetomo Surabaya

Emil Dardak Sehat, Arumi Bachsin Disuntik Vaksin Covid-19 di RSU dr Soetomo Surabaya

Regional
Kajati NTT Ungkap Status Gories Mere dan Karni Ilyas dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp 3 T di Labuan Bajo

Kajati NTT Ungkap Status Gories Mere dan Karni Ilyas dalam Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp 3 T di Labuan Bajo

Regional
Ini Kata Risma Soal Viral Video Logistik Bantuan Gempa Majene yang Diduga Dijarah Warga

Ini Kata Risma Soal Viral Video Logistik Bantuan Gempa Majene yang Diduga Dijarah Warga

Regional
Hendak Berangkat ke Sekolah, Seorang Siswi Tewas Tertabrak Lari Truk

Hendak Berangkat ke Sekolah, Seorang Siswi Tewas Tertabrak Lari Truk

Regional
Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Agus Minarni di Bandara Supadio Pontianak

Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Agus Minarni di Bandara Supadio Pontianak

Regional
Penyidikan Korupsi Tanah Rp 3 T di Labuan Bajo, Pintu Masuk Ungkap Mafia Agraria

Penyidikan Korupsi Tanah Rp 3 T di Labuan Bajo, Pintu Masuk Ungkap Mafia Agraria

Regional
2 Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kalbar Diserahkan ke Keluarga

2 Jenazah Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kalbar Diserahkan ke Keluarga

Regional
Mahasiswa Dibunuh dan Jenazahnya Dibuang di Parit, Ayah Korban: Saya Berharap Pelaku Diadili

Mahasiswa Dibunuh dan Jenazahnya Dibuang di Parit, Ayah Korban: Saya Berharap Pelaku Diadili

Regional
Wakil Bupati HST Minta Daerahnya Jadi Prioritas Penanganan Banjir di Kalsel

Wakil Bupati HST Minta Daerahnya Jadi Prioritas Penanganan Banjir di Kalsel

Regional
Korban Banjir di Tanah Laut Kalsel Mengungsi ke Kandang Ayam: Pas Malam Dingin Banget

Korban Banjir di Tanah Laut Kalsel Mengungsi ke Kandang Ayam: Pas Malam Dingin Banget

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X