Cegah Covid-19, Tahanan Tak Perlu Datang ke PN Surabaya Saat Sidang

Kompas.com - 27/03/2020, 07:20 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

SURABAYA, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Surabaya mulai Senin (30/3/2020) pekan depan akan menerapkan pola sidang online.

Terdakwa tidak perlu datang ke pengadilan saat sidang, cukup di rumah tahanan, karena akan disedikan perangkat telekonferensi yang tersambung langsung dengan ruang sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

"Sesuai arahan Ketua Mahkamah Agung, dan hasil rapat Kamis siang, sidang online di Pengadilan Negeri Surabaya akan dimulai Senin pekan depan," kata Humas Pengadilan Negeri Surabaya, Nursyam, saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2020) malam.

Baca juga: Warganya Tak Bisa ke Bandara, Dubes Rusia Surati Gubernur Bali

Dalam sidang online tersebut, terdakwa tetap berada di dalam rutan, namun hakim, jaksa dan pengacara tetap berada di ruang sidang.

"Ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan pengadilan," ujar dia.

Dia menyebut, para tahanan adalah kelompok rentan tertular Covid-19 karena kondisi kehidupan di tahanan yang serba terbatas.

"Apalagi, rutan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Surabaya yang rata-rata over kapasitas hingga 300 persen," ujar dia.

Pelaksanaan sidang online, kata dia, akan diamati dan bila ada yang kurang baik akan dievaluasi di kemudian hari.

Hingga Kamis (26/3/2020), jumlah pasien positif terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Timur tercatat bertambah dari 51 menjadi 59 orang.

Baca juga: UPDATE: Pasien Positif Covid-19 Pertama asal Gresik Dirawat di Surabaya

 

Sebanyak 8 pasien tambahan itu dari Surabaya 2 orang, Sidoarjo 3 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, dan 1 orang dari Kabupaten Gresik.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah dari 190 orang menjadi 221 orang.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah dari 2.542 orang menjadi 3.055 orang.

"Ada juga pasien yang sembuh, dari semula 5 orang, sekarang menjadi 7 orang," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebanyak 2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Batal Berangkat, Diminta Tak Kecewa

Sebanyak 2.586 Calon Jemaah Haji Asal Kaltim Batal Berangkat, Diminta Tak Kecewa

Regional
Menkes dan Kepala BNPB Puji Cara Risma Tangani Covid-19 di Surabaya

Menkes dan Kepala BNPB Puji Cara Risma Tangani Covid-19 di Surabaya

Regional
Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Regional
Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Regional
Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Regional
Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Regional
Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X