Dua Pekan Dirawat, Kepala KKP Kelas I Surabaya Sembuh dari Covid-19

Kompas.com - 27/03/2020, 06:40 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

SURABAYA, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Surabaya Muhammad Budi Hidayat merupakah salah satu pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh di Jawa Timur.

Budi yang menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit Universitas Airlangga dinyatakan sembuh pada Kamis (26/3/2020).

Budi pun membagikan ceritanya kepada masyarakat melalui video yang diputar saat jumpa pers dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Saya sudah sembuh sejak Senin lalu," kata Budi ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon di Gedung Negara Grahadi, Kamis malam.

Baca juga: Duka Keluarga Korban Covid-19, Sedih Pemakaman Sepi, Khawatir Lihat Pengubur Pakai Pelindung Seadanya

Sebagai Kepala KKP Kelas I Surabaya, Budi memantau kesehatan penumpang yang tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Budi mengeluh demam dan pusing pada Jumat (13/3/2020).

"Sehari setelahnya saya minta tes di Rumah Sakit Airlangga Surabaya, saat tes keluar saya dinyatakan positif," kata dia.

Keluarganya pun diperiksa oleh pihak rumah sakit karena mengalami kontak dekat.

Beruntung, istri dan anaknya dinyatakan negatif Covid-19.

"Alhamdulillah hasil tes keluarga saya semuanya negatif," ujarnya.

Video testimoni Kepala KKP Surabaya, Muhammad Budi HidayatKOMPAS.COM/A. FAIZAL Video testimoni Kepala KKP Surabaya, Muhammad Budi Hidayat

Dalam video itu, Budi juga membagikan tips kepada masyarakat agar terhindar dari virus corona baru atau Covid-19.

Salah satunya dengan mematahi imbauan pemerintah untuk menjaga jarak saat berinteraksi, menghindari kerumunan, dan mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga imunitas tubuh.

"Dan yang penting lagi jangan sampai stres, karena stres bisa menurunkan imunitas tubuh," terangnya.

Budi adalah satu dari 7 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 di Jawa Timur. Sebelumnya seorang dokter anastesi RSU dr Soetomo juga dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Hingga Kamis (26/3/2020), sebanyak 59 pasien dinyatakan positif Covid-19 di Jawa Timur.

Baca juga: Perpanjang Imbauan Tak Keluar Rumah, Gubernur Bali Larang Kepala Daerah Tutup Jalan

Jumlah itu bertambah sebanyak 8 orang, rinciannya Surabaya 2 orang, Sidoarjo 3 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, dan 1 orang dari Kabupaten Gresik.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) juga bertambah dari 190 orang menjadi 221 orang.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah dari 2.542 orang menjadi 3.055 orang.

"Ada juga pasien yang sembuh, dari semula 5 orang, sekarang menjadi 7 orang" kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Pakai Jilbab, Ombudsman Sumbar Minta Keterangan Sekolah

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Pakai Jilbab, Ombudsman Sumbar Minta Keterangan Sekolah

Regional
Hak Remisi Napi Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Dicabut, Tak Bisa Urus Pembebasan Bersyarat

Hak Remisi Napi Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Dicabut, Tak Bisa Urus Pembebasan Bersyarat

Regional
Ditangkap, Bandar Narkoba Lompat ke Danau dengan Tangan Diborgol, Sempat Dikira Tenggelam, Kini Dalam Pelarian

Ditangkap, Bandar Narkoba Lompat ke Danau dengan Tangan Diborgol, Sempat Dikira Tenggelam, Kini Dalam Pelarian

Regional
Janji Bertemu Kenalan Baru, Pemuda Ini Malah Dianiaya, Tangannya Ditebas hingga Putus

Janji Bertemu Kenalan Baru, Pemuda Ini Malah Dianiaya, Tangannya Ditebas hingga Putus

Regional
'Hanya 1 Siswi yang Protes, Kakak Kelasnya Non-Muslim Pakai Kerudung Tak Protes'

"Hanya 1 Siswi yang Protes, Kakak Kelasnya Non-Muslim Pakai Kerudung Tak Protes"

Regional
Hasil Rapid Reaktif, Oknum Polisi Pasien Covid-19 Terekam Mesum di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Hasil Rapid Reaktif, Oknum Polisi Pasien Covid-19 Terekam Mesum di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Wagub Jabar Bikin Kampung Santri, Muslimah Harus Berkerudung dan Pasar Tutup Jelang Shalat Jumat

Regional
Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Dedi Mulyadi: Menteri LHK Bertugas Rawat Alam, Bukan Salahkan Hujan

Regional
Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Keluhan Petani di Depan Kapolres: Tak Harus Ada Pupuk Bersubsidi, yang Penting Mudah Mendapatkannya

Regional
Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Paman Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Penjelasan Polisi soal Aksi Pengejaran Truk di Tol Pasuruan yang Viral

Regional
Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Kondisi Gunung Merapi Sepekan Terakhir, Terjadi 282 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
'Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab'

"Saya Dipanggil karena Anak Saya Tidak Pakai Jilbab"

Regional
Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X