Wabah Corona, 3 Kereta Api dari Surabaya Dibatalkan, Ini Cara Pengembalian Uang Tiketnya

Kompas.com - 25/03/2020, 14:15 WIB
Ilustrasi gerbong kereta api KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi gerbong kereta api
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Perjalanan tiga kereta api dari Surabaya dibatalkan untuk mencegah penyebaran virur corona.

Pembatalan perjalanan dilakukan sejak tanggal 26 Maret 2020 hingga 31 MAret 2020.

Kereta api yang dibatalkan adalah KA Sembrani relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi - Stasiun Gambir/pp, KA Gumarang relasi Stasiun Pasar Turi- Stasiun Pasar Senen, dan KA Songoriti relasi Stasiun Gubeng - Stasiun Malang.

Baca juga: PT KAI Batalkan 19 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh karena Corona, Ini Daftarnya

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan para penumpang yang terlanjur membeli tiket untuk tiga kereta api tersebut bisa mengambil kembali uang tiketnya 100 persen.

"Terkait kebijakan pembatalan 3 KA tersebut, tentunya untuk penumpang yang terlanjur membeli tiket 3 KA itu yang dimana untuk pemberangkatan 26-31 Maret, pasti bisa mengambil kembali uang tiketnya atau kami kembalikan 100 persen uang tiketnya," kata Suprapto, Selasa (24/3/2020) dilansir dari Surya.co.id.

Baca juga: Khawatir Covid-19, Ribuan Calon Penumpang Batal Naik Kereta Api

Untuk mengambil uang tiket, penumpang harus membatalkan dulu keberangkatan.

Berikut ini urutan cara pengambilan uang tiket pembatalan:

1. Dilakukan di loket stasiun yang ditunjuk selambat lambatnya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api sebagaimana tercantum dalam tiket.

2. Pemohon pembatalan tiket harus penumpang yang namanya tercantum pada tiket dan dapat menunjukkan Bukti identitas asli sesuai dengan data yang tercantum pada tiket serta menyerahkan fotokopi identitas.

Baca juga: Suhu Tubuh di Atas 38 Derajat Celcius Dilarang Naik Kereta Api

3. Dalam hal pemohon pembatalan adalah turis asing, maka wajib melampirkan fotokopi paspor dengan nama yang sesuai dengan yang tertera pada tiket.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Regional
Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Regional
Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Regional
Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Regional
Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Regional
Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Regional
Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X