Pemkot Surabaya Buka Peta Covid-19: ODP 182, PDP 8, Positif 31, Tersebar di 88 Kelurahan

Kompas.com - 25/03/2020, 06:30 WIB
Peta persebaran kasus Covid-19 di Kota Surabaya https://lawancovid-19.surabaya.go.id/Peta persebaran kasus Covid-19 di Kota Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akhirnya membuka peta persebaran kasus virus corona ( Covid-19) di Kota Pahlawan.

Peta persebaran itu dibuka sejak Senin (23/3/2020) dan bisa diakses publik melalui situs lawancovid-19. surabaya.go.id.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya M Fikser mengatakan, melalui situs tersebut, masyarakat bisa mengetahui data sebaran pasien positif corona, orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) hingga tingkat kelurahan.

"Kami usahakan update setiap pukul 18.00 WIB. Tapi, karena datanya dari Dinas Kesehatan, jadi itu pasti ada molor sedikit," kata Fikser, kepada Kompas.com, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Cerita Tenaga Kesehatan yang Bertugas di Ruang Isolasi Covid-19...

Sampai dengan Selasa pukul 19.00 WIB, dari data yang ada di situs tersebut, terdapat 31 orang terkonfirmasi positif corona yang tersebar di 21 kelurahan dari total 154 kelurahan di Surabaya.

Adapun jumlah kasus ODP terdapat 182 orang dan PDP 8 orang.

Kasus ini meningkat dari hari sebelumnya, yakni ODP 134, PDP 7 dan kasus positif 23 orang.

Kasus Covid-19 di Surabaya secara keseluruhan tersebar di lima wilayah yakni meliputi barat, timur, pusat, selatan dan utara Surabaya.

 

Di Surabaya Barat terdapat di tujuh kecamatan dan tersebar di 15 kelurahan, yakni 32 ODP, 1 PDP, positif 5 orang.

Surabaya Timur terdapat di tujuh kecamatan dan tersebar di 29 kelurahan, yakni 76 ODP, 4 PDP, 8 Positif Covid-19.

Sedangkan di Surabaya Pusat, kasus corona terdapat di empat kecamatan dan tersebar di 11 kelurahan, yakni 15 ODP, 0 PDP dan 1 positif.

Kemudian, Surabaya Selatan terdapat di tujuh kecamatan yang tersebar di 24 kelurahan, yakni 52 ODP, 2 PDP dan 14 orang positif.

Adapun Surabaya Utara terdapat di empat kecamatan dan tersebar di sembilan kelurahan, yakni 7 ODP, PDP 1, 3 orang positif Covid-19.

Baca juga: Bali Mulai Tes Mandiri Covid-19 Setelah Nyepi

Secara keseluruhan, kasus Covid-19 di Surabaya, baik ODP, PDP maupun positif terdapat di 29 kecamatan dan tersebar di 88 kelurahan.

Bukan membuat panik

Fikser menegaskan, data persebaran Covid-19 di Surabaya akan dibuat lebih detail lagi karena telah menjadi perhatian semua pihak.

"Besok ke depan saya buatkan lebih detail biar jelas. Karena media juga butuh update terus perkembangan kasus Covid-19 di Surabaya, karena ini menjadi perhatian semua pihak. Enggak bisa kita begini, besok saya klirkan," ujar dia.

Ia melanjutkan, pertimbangan pemkot membuka peta persebaran Covid-19 hingga tingkat kelurahan agar seluruh pihak, terutama masyarakat, bisa bergerak bersama melawan virus corona.

Menurut Fikser, pandemi Covid-19 bukan lagi menjadi masalah atau tanggung jawab pemerintah kota semata.

 

"Ini bukan untuk membuat warga panik. Justru data ini supaya warga lebih peduli dan lebih memperhatikan imbauan pemerintah," kata Fikser.

"Social distancing harus betul-betul dilaksanakan, sehingga kami ingin menunjukkan peta ini ke masyarakat, bahwa di beberapa kelurahan ada (kasus Covid-19), agar masyarakat ikut peduli," tutur Fikser.

Melalui peta persebaran corona itu, Pemkot Surabaya, lanjut Fikser, ingin masyarakat bahu membahu menekan laju penyebaran virus.

Caranya dengan menerapkan dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan protokol yang sudah ditetapkan Pemkot Surabaya.

"Sehingga warga juga harus mengikuti imbauan-imbauan yang dikeluarkan pemerintah untuk menekan penyebaran yang terjadi," ujar Fikser.

Menurut Fikser, data kasus Covid-19 di Surabaya sempat terdapat perbedaan dengan data yang diperbaharui Pemprov Jawa Timur.

Pada Senin (23/3/2020), misalnya, kasus positif Covid-19 di Surabaya yang disampaikan Pemprov Jatim terdapat 29 orang.

Baca juga: Khofifah: 5 Pasien Positif Covid-19 di Jatim Sembuh, Meninggal 2 Orang

 

Namun, data di Pemkot Surabaya, hanya terdapat 23 pasien positif Covid-19.

Sebab, kata Fikser, Pemkot Surabaya masih mendalami 6 pasien apakah 6 pasien positif corona merupakan warga Surabaya atau tidak.

"Karena, kami masih melakukan pendalaman, mencari alamatnya benar atau tidak mereka warga Surabaya," tutur Fikser.

Ia mengatakan, dari 31 kasus positif Covid-19, dua orang di antaranya bukan warga Surabaya.

"Tapi, tetap kita tulis 31 yang terkonfirmasi positif di Surabaya. Dua orang yang positif ini memang tinggal di Surabaya, tapi bukan warga Surabaya. Mereka hanya kos di sini," imbuh Fikser.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Suami yang Aniaya Istri dan Direkam oleh Anaknya Kini Melarikan Diri

Regional
Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Regional
Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Regional
Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Regional
Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Regional
Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Regional
Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X