Penanam Ganja Hidroponik di Surabaya, Belajar dari Internet dan Dapat Bibit dari Penjara

Kompas.com - 05/03/2020, 09:27 WIB
Fino alias D, pemilik tanaman ganja di Surabaya (kiri) KOMPAS.COM/A. FAIZALFino alias D, pemilik tanaman ganja di Surabaya (kiri)

SURABAYA, KOMPAS.com - Fino alias D, nekat menanam ganja dengan metode hidroponik di kediamannya di Keluarahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.

Fino mengaku kecanduan menghisap ganja sejak tiga tahun terakhir. Penjual binatang peliharaan itu mengaku lemas jika sehari tak menghisap ganja.

"Saya seperti sudah ketergantungan mengkonsumsi ganja. Jika sehari tidak menghisap ganja, tubuh lemas seperti kurang sehat," kata Fino di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Kecamatan Lakarsantri Surabaya, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Tanam untuk Konsumsi Pribadi, Fino Lemas kalau Sehari Tak Hisap Ganja

Hal itu membuat Fino nekat menanam tanaman ganja di rumahnya. Metode hidroponik yang tak menggunakan tanah dipilih sebagai media tanam.

Fino awalnya tak tahu cara bercocok tanam hidroponik. Ia pun belajar dari internet.

Fino mengambil biji yang terdapat di dalam paket daun ganja yang biasa dibelinya untuk ditanam secara hidroponik.

Hingga saat ini, Fino memiliki 27 pot tanaman ganja dengan berbagai ketinggian. Tanaman itu diletakkan di belakang rumah agar mendapatkan udara dan matahari yang cukup.

Fino membudi daya tanaman ganja sejak Desember 2019. Fino telah dua kali memetik tanamannya itu.

Kepada polisi, Fino mengaku tak pernah menjual ganja miliknya kepada orang lain.

"Ini untuk konsumsi saya sendiri pak," jelas Fino.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X