Transit di Singapura, Jemaah Umrah dari Surabaya Kembali ke Indonesia

Kompas.com - 28/02/2020, 12:03 WIB
Sejumlah anggota polisi Polres Bandara Soekarno Hatta menghibur para calon jamaah umrah asal Lombok yang gagal berangkat ke Tanah Suci dengan membagikan makanan dan minuman di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menghibur calon jamaah umrah yang gagal berangkat akibat ditutupnya pintu masuk ke Kerajaan Arab Saudi guna menghindari penyebaran virus corona. ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALSejumlah anggota polisi Polres Bandara Soekarno Hatta menghibur para calon jamaah umrah asal Lombok yang gagal berangkat ke Tanah Suci dengan membagikan makanan dan minuman di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menghibur calon jamaah umrah yang gagal berangkat akibat ditutupnya pintu masuk ke Kerajaan Arab Saudi guna menghindari penyebaran virus corona.

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 438 jemaah umrah sudah telanjur terbang dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju ke Arab Saudi, dengan pesawat carter Saudi Arabia Airlines pada Kamis (27/2/2020).

Selain mereka, ternyata masih ada 51 jemaah dari bandara yang sama, yang juga sudah terbang ke Arab Saudi untuk ibadah umrah.

Mereka menggunakan pesawat reguler Singapura Airlines dan transit sementara di Singapura.

Baca juga: Upaya Agen Perjalanan Meyakinkan 38 Calon Jemaah Umrah di Jember

Namun, karena kebijakan penangguhan jadwal ibadah umrah oleh Pemerintah Arab Saudi, puluhan jemaah itu dilarang melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi.

"Ada 51 jemaah yang terbang dengan pesawat reguler dan transit di Singapura, mereka dilarang melanjutkan terbang ke Saudi dan diminta kembali ke Indonesia dengan maskapai Malaysia Airlines," kata staf Humas PT Angkasa Pura 1 Juanda Yuristo Ardi Hanggoro saat dikonfirmasi, Jumat (28/2/2020).

Baca juga: Penundaan Umrah 3 Jam Jelang Keberangkatan, Ini Respons Jemaah

Sebelumnya, PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Internasional Juanda Surabaya mencatat, ada dua kali jadwal penerbangan ke Arab Saudi dengan pesawat Saudi Arabia Airlines.

Jadwal pertama dengan nomor penerbangan SV 359 berangkat pukul 10.35 WIB.

Pesawat tersebut membawa 438 orang jemaah umrah.

Sementara itu, untuk jadwal kedua dengan nomor penerbangan SV 3813, terpaksa dibatalkan yang rencananya diterbangkan pada pukul 16.15 WIB.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi.

Kebijakan ini berlaku mulai Kamis kemarin.

Pemerintah Arab Saudi juga telah menangguhkan visa turis yang datang dari negara-negara dengan kasus virus corona.

Baca juga: Fakta Penangguhan Kunjungan Umrah dari Arab Saudi, Ribuan Jemaah Batal Terbang

Otoritas kesehatan Arab Saudi terus memantau perkembangan terkini dari penyebaran virus corona yang mulai menginfeksi sejumlah negara dalam beberapa hari terakhir.

Tindakan tersebut dilakukan untuk tindakan pencegahan, serta perlindungan terbaik bagi keselamatan warga dan setiap orang yang berniat mengunjungi Arab Saudi, baik untuk tujuan umrah maupun wisata.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Sebelum Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Bertemu Sri Sultan HB X dan Menteri KP

Regional
Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Bule Asal Belanda Jualan Mi Ayam di Yogya | Ini Rahasia Suku Baduy Setahun Pandemi Nol Kasus Covid-19

Regional
Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Soal Siswi Non-Muslim Wajib Jilbab, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Regional
Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Pasien Covid-19 yang Mesum di Ruang Isolasi Diduga Polisi, Kapolres: Langsung Didatangi Propam

Regional
Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Ini Pengakuan Paman yang Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan

Regional
Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Tim SAR Evakuasi 51 Orang Terdampak Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Nihil Gugatan, Aditya-Riyadi Ditetapkan Jadi Paslon Terpilih di Pilkada Tuban 2020

Regional
Bayi 4 Bulan Dicekoki Pamannya dengan Miras, Ini Motifnya

Bayi 4 Bulan Dicekoki Pamannya dengan Miras, Ini Motifnya

Regional
3 Orang Tewas Akibat Longsor dan Banjir di Manado, Pengungsi Hanya Bisa Makan Mi Instan

3 Orang Tewas Akibat Longsor dan Banjir di Manado, Pengungsi Hanya Bisa Makan Mi Instan

Regional
Kronologi Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Kronologi Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Terdampak Banjir Kalsel, Desa Dayak Meratus Rusak Diterjang Longsor, Warga: 4 Lumbung Padi Kami Rusak

Terdampak Banjir Kalsel, Desa Dayak Meratus Rusak Diterjang Longsor, Warga: 4 Lumbung Padi Kami Rusak

Regional
Ada Tulisan Bahasa China, Benda Mirip Rudal di Anambas Hebohkan Warga, Ini Faktanya

Ada Tulisan Bahasa China, Benda Mirip Rudal di Anambas Hebohkan Warga, Ini Faktanya

Regional
Cerita Kakek Saleh, Tiga Hari Tak Pulang Cari Sapi Sapinya yang Hilang

Cerita Kakek Saleh, Tiga Hari Tak Pulang Cari Sapi Sapinya yang Hilang

Regional
Viral Video Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Pelaku Ternyata Pamannya

Viral Video Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras, Pelaku Ternyata Pamannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X