Risma Serahkan Bantuan Gedung Sekolah untuk Korban Gempa di Maluku

Kompas.com - 13/02/2020, 23:27 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengirimkan berbagai bantuan kepada korban gempa bumi di wilayah Maluku dan sekitarnya pada September 2019 silam.

Selain sembako dan kebutuhan penting lainnya, Pemkot Surabaya juga membangunkan gedung sekolah untuk warga Maluku.

Gedung Sekolah Dasar Negeri 2 Liang Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, itu diserahterimakan kepada Komunitas Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) yang ada di Kota Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Risma: Diskotek Pentagon Ditutup Sementara

Pada kesempatan itu, Risma mewakili masyarakat Surabaya yang berpartisipasi dalam kegiatan Surabaya Peduli, menyerahkan bangunan sekolah kepada komunitas KPPM.

Selanjutnya, komunitas itu yang akan menyerahkan bangunan sekolah itu kepada pemerintah daerah setempat.

"Nanti beberapa dinas juga akan ikut dan nanti juga ada anak-anak Surabaya yang ikut menyerahkan di sana," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, kepada awak media. 

Menurut Risma, hal ini penting dilakukan oleh anak-anak Surabaya untuk mengajarkan dan menjalin silaturahmi antara anak-anak Surabaya dengan seluruh anak di Indonesia.

Bantuan gedung sekolah itu, kata Risma, pernah dilakukan oleh anak-anak Surabaya ketika menyerahkan bantuan gedung sekolah kepada korban bencana di Lombok.

"Saat itu, kurang lebih 30 anak yang saya bawa ke Lombok. Mereka akan menjadi saudara se-Tanah Air ini. Kesinambungan persaudaraan itu yang harus tetap kami jaga dan kami ajarkan," ucap Risma.

Pada kesempatan itu, Risma menuturkan bahwa bantuan gedung sekolah itu hasil sumbangan dari warga Kota Surabaya, termasuk anak-anak Surabaya dan orang asli Maluku yang saat ini tinggal di Surabaya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] 10 Pesepeda Ditangkap Satpol PP karena Berbaju Ketat | Santri Pondok Gontor Positif Corona

[POPULER NUSANTARA] 10 Pesepeda Ditangkap Satpol PP karena Berbaju Ketat | Santri Pondok Gontor Positif Corona

Regional
Nelayan Pantura Rugi Saat Cari ikan di Natuna, Menteri Edhy: Jangan Menyerah

Nelayan Pantura Rugi Saat Cari ikan di Natuna, Menteri Edhy: Jangan Menyerah

Regional
Bupati Tangerang: 14.910 Karyawan Kena PHK, Juli Nanti Tambah Lagi 8.000

Bupati Tangerang: 14.910 Karyawan Kena PHK, Juli Nanti Tambah Lagi 8.000

Regional
Penemuan Perempuan Tewas di Penginapan, Penjaga Kaget Lihat Ada Tangan di Bawah Ranjang

Penemuan Perempuan Tewas di Penginapan, Penjaga Kaget Lihat Ada Tangan di Bawah Ranjang

Regional
'Makan Saja Susah, Mana Ada Bayar Sekolah Swasta..'

"Makan Saja Susah, Mana Ada Bayar Sekolah Swasta.."

Regional
Saat Kritikan kepada Polisi Berujung Jadi Tersangka

Saat Kritikan kepada Polisi Berujung Jadi Tersangka

Regional
'Kami Telanjur Merambah Hutan, Mohon Belas Kasihnya, Ini karena Kemiskinan'

"Kami Telanjur Merambah Hutan, Mohon Belas Kasihnya, Ini karena Kemiskinan"

Regional
Teka-teki Mobil Pikap Tak Bertuan Ditemukan di Tengah Hutan

Teka-teki Mobil Pikap Tak Bertuan Ditemukan di Tengah Hutan

Regional
Ganjar Akan Berlakukan PKM di Semarang Raya

Ganjar Akan Berlakukan PKM di Semarang Raya

Regional
Risih Jadi Tontonan, Alasan Suku Baduy Minta Wilayahnya Dihapus dari Destinasi Wisata

Risih Jadi Tontonan, Alasan Suku Baduy Minta Wilayahnya Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Sopir Taksi yang Dipaksa Ratusan Warga Bawa Jenazah Pasien Covid-19 Jalani Rapid Test

Sopir Taksi yang Dipaksa Ratusan Warga Bawa Jenazah Pasien Covid-19 Jalani Rapid Test

Regional
Kronologi Sekelompok Pesepeda Keroyok Pelajar karena Kesal Diteriaki 'Minggir Bos'

Kronologi Sekelompok Pesepeda Keroyok Pelajar karena Kesal Diteriaki "Minggir Bos"

Regional
Polemik Aset Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Duduk Bareng Saja

Polemik Aset Akademi TNI di Magelang, Ganjar: Duduk Bareng Saja

Regional
Ini Alasan Suku Baduy Minta Kawasannya Dihapus dari Lokasi Tujuan Wisata

Ini Alasan Suku Baduy Minta Kawasannya Dihapus dari Lokasi Tujuan Wisata

Regional
Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X