Persebaya Dipastikan Bisa Gunakan Stadion GBT, tapi Hanya Sampai Juli

Kompas.com - 22/01/2020, 19:06 WIB
Rapat koordinasi antara Pemkot Surabaya dan Manajemen Persebaya, Rabu (22/1/2020) menghasilkan kesepakatan bahwa klub berjuluk Bajul Ijo itu tetap bisa bermain di Kota Pahlawan pada ajang Liga 1 musim 2020. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANRapat koordinasi antara Pemkot Surabaya dan Manajemen Persebaya, Rabu (22/1/2020) menghasilkan kesepakatan bahwa klub berjuluk Bajul Ijo itu tetap bisa bermain di Kota Pahlawan pada ajang Liga 1 musim 2020.

SURABAYA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya dipastikan tetap akan bermain di Surabaya pada ajang Liga 1 musim 2020.

Hasil rapat koordinasi antara Manajemen Persebaya dan Pemerintah Kota Surabaya di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (22/1/2020), telah menghasilkan kesepakatan yang menggembirakan bagi Persebaya dan Bonek Mania.

Persebaya dipastikan tetap akan menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan Stadion Gelora 10 November (G10N) di Liga 1 musim 2020.

Kepala Bagian Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya Edi Santoso menuturkan, Persebaya bisa menggunakan GBT sampai bulan Juli mendatang.

Baca juga: Persebaya Terancam Tak Bisa Gunakan Stadion GBT, Ini Kata Wakil Wali Kota Surabaya

Setelah itu, Persebaya bisa menggunakan G10N sebagai kandang Persebaya di sisa musim Liga 1 2020.

"Persebaya masih bisa menggunakan GBT sampai bulan Juli. Setelah itu, akan ada kajian dari beberapa aspek, seperti misalkan keamanan, untuk menggunakan Gelora 10 November sebagai kandang," kata Edi, Rabu.

Alasan Pemkot Surabaya hanya memperbolehkan Persebaya bermain di GBT sampai Juli 2020, kata Edi, lantaran stadion berkapasitas 50.000 suporter itu harus direnovasi untuk persiapan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang.

Stadion GBT disebut menjadi salah satu venue yang disiapkan untuk menggelar event akbar tersebut.

"Jadi, kenapa sampai bulan Juli? Karena setelah bulan Juli itu akan diadakan penggantian rumput di GBT. Jadi, tidak bisa lagi digunakan. Nanti akan ada pertemuan lanjutan setelah itu," ucap Edi.

Selama bermain di GBT, pihak pemkot sejatinya akan merenovasi kursi penonton menjadi single seat.

Baca juga: Tarif Sewa Stadion GBT Bakal Naik, Persebaya Dapat Harga Khusus

 

Karena itu, saat Persebaya bermain di GBT akan ada pengurangan kapasitas untuk suporter.

"Tentunya saat itu ada pengurangan jumlah penonton," tutur dia.

Sekretaris Persebaya Ram Surahman mengaku lega dengan keputusan Pemkot Surabaya yang mengizinkan tim kebanggaan arek-arek Suroboyo itu tetap bisa bermain di Kota Pahlawan.

"Ini Kabar gembira, setidaknya kami sudah bertemu, dan berbicara teknis dengan Pemkot. Jadi keputusan yang sudah diambil untuk 2020, bahwa Persebaya dipastikan bisa bermain di Surabaya," ujar Ram.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat'

"Pesawat Mendarat Darurat, Pilot, Kopilot, dan Kru Selamat"

Regional
Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Tabrak dan Tantang Polisi Pengatur Lalu Lintas, Sopir Angkot Terancam 4 Tahun Penjara

Regional
Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Prediksi Ledakan Kasus Covid-19 dari Karyawan Pabrik Benar-benar Terjadi

Regional
Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Diterkam, Siswa SMP Pukuli Kepala Buaya sampai Lepas dari Gigitan, lalu Panjat Pohon Bakau

Regional
Gadis ABG Korban Prostitusi Dititipkan di Rumah Aman, Bukannya Dilindungi Malah Dicabuli

Gadis ABG Korban Prostitusi Dititipkan di Rumah Aman, Bukannya Dilindungi Malah Dicabuli

Regional
'Sudah 3 Kali Kami Menemui Mereka agar Mau Tes Swab, Mati-matian Mereka Menolak'

"Sudah 3 Kali Kami Menemui Mereka agar Mau Tes Swab, Mati-matian Mereka Menolak"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pemilik PO Pelangi Diduga Jadi Pengendali Narkoba | Gadis Berjilbab Ditemukan Nyaris Telanjang di Hutan, Ini Keterangan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Pemilik PO Pelangi Diduga Jadi Pengendali Narkoba | Gadis Berjilbab Ditemukan Nyaris Telanjang di Hutan, Ini Keterangan Polisi

Regional
Gadis ABG Dicabuli Pengurus Rumah Aman, Dilakukan Berulang Kali di Hadapan Teman Korban

Gadis ABG Dicabuli Pengurus Rumah Aman, Dilakukan Berulang Kali di Hadapan Teman Korban

Regional
9.000 Pegawai Pemda DIY Jalani Rapid Test

9.000 Pegawai Pemda DIY Jalani Rapid Test

Regional
Walhi Sulsel Ungkap Fakta Dibalik Tambang Pasir di Pulau Kodingareng Makassar

Walhi Sulsel Ungkap Fakta Dibalik Tambang Pasir di Pulau Kodingareng Makassar

Regional
Rusunawa Bener Yogyakarta Jadi Shelter Isolasi OTG Covid-19

Rusunawa Bener Yogyakarta Jadi Shelter Isolasi OTG Covid-19

Regional
IPB Perkenalkan Inovasi Alat Tangkap Ikan yang Aman dan Ramah Lingkungan

IPB Perkenalkan Inovasi Alat Tangkap Ikan yang Aman dan Ramah Lingkungan

Regional
Seorang Hakim di Makassar Dilaporkan atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Seorang Hakim di Makassar Dilaporkan atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Regional
Ketimbang Gelar Konser Musik, Hendi Pilih Kampanye Door to Door

Ketimbang Gelar Konser Musik, Hendi Pilih Kampanye Door to Door

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Puskesmas di Tuban Ditutup Selama 10 Hari

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Puskesmas di Tuban Ditutup Selama 10 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X