Anggota MeMiles Minta Polisi Stop Penyidikan Investasi Bodong, Ini Alasannya

Kompas.com - 14/01/2020, 20:11 WIB
Iksan Aziz (38), member MeMiles asal Bekasi Jawa Barat di Mapolda Jatim, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.COM/A. FAIZALIksan Aziz (38), member MeMiles asal Bekasi Jawa Barat di Mapolda Jatim, Selasa (14/1/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Belasan anggota aplikasi investasi MeMiles mendatangi markas Polda Jatim di Surabaya, Selasa (14/1/2020). Mereka menyampaikan protes kepada polisi atas proses hukum terhadap investasi MeMiles.

Iksan Aziz (38), member MeMiles asal Bekasi, Jawa Barat, berharap, polisi menghentikan proses hukum terhadap investasi MeMiles karena menurut dia MeMiles justru sangat bermanfaat baginya dan bagi kebanyakan member.

"Aplikasi investasi ini buatan anak bangsa, harusnya justru diapresiasi oleh negara," katanya.

Baca juga: Setelah Eka Deli, Giliran Ello Diperiksa sebagai Saksi soal Investasi MeMiles

Jika ada kesalahan dalam penerapan aplikasi tersebut, menurut dia, itu adalah kesalahan oknum member.

"Jangan aplikasinya yang akan dibubarkan," ungkap Iksan.

Iksan mengaku, banyak mendapatkan keuntungan dari aplikasi investasi MeMiles sejak beberapa tahun terakhir bergabung menjadi anggota. Salah satunya, dia bisa cepat menjual mobil lewat slot iklan.

"Itu termasuk keuntungan. Keuntungan bukan hanya finansial," ucapnya.

Baca juga: Rekening Utama Investasi MeMiles Diblokir, Rp 122 Miliar Uang Nasabah Diamankan

Yan Hendra (44) yang juga menjadi member mengaku prihatin bahwa MeMiles disebut sebagai investasi bodong.

"Namanya bonus, reward yang disebut tidak masuk akal, itu namanya strategi pemasaran. Semua toko pasti punya strategi pemasaran," ucapnya.

Orang yang mengaku dirugikan dengan aplikasi MeMiles menurutnya hanya karena tidak mengetahui aturan main di MeMiles.

"Justru kami semua sangat diuntungkan dengan aplikasi ini," ujarnya.

Baca juga: Belajar dari Kasus MeMiles, Lakukan 4 Langkah Cerdas Sebelum Investasi

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Aceh Besar Surati Kemenhub Minta Bandara Sultan Iskandar Muda Ditutup Sementara

Bupati Aceh Besar Surati Kemenhub Minta Bandara Sultan Iskandar Muda Ditutup Sementara

Regional
UPDATE 28 Maret: Jumlah Positif Corona di Kepri Jadi 6, Pasien Keenam Sempat Menghilang Saat Akan Dibawa ke RS

UPDATE 28 Maret: Jumlah Positif Corona di Kepri Jadi 6, Pasien Keenam Sempat Menghilang Saat Akan Dibawa ke RS

Regional
Perjuangan Polisi Bubarkan 3 Resepsi dalam Semalam, Warga Ngotot Corona Tak Bisa Sampai ke Pegunungan

Perjuangan Polisi Bubarkan 3 Resepsi dalam Semalam, Warga Ngotot Corona Tak Bisa Sampai ke Pegunungan

Regional
Bupati Lamongan Minta Pedagang Kaki Lima di Perantauan Tak Mudik dan Berjualan Secara Online

Bupati Lamongan Minta Pedagang Kaki Lima di Perantauan Tak Mudik dan Berjualan Secara Online

Regional
Jelang Local Lockdown, Pemkot Tegal Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar hingga Logistik 4 Bulan

Jelang Local Lockdown, Pemkot Tegal Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar hingga Logistik 4 Bulan

Regional
PDP Asal Cilacap yang Meninggal di Purwokerto Positif Terinfeksi Covid-19

PDP Asal Cilacap yang Meninggal di Purwokerto Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
Dapat Tambahan 12.000 Rapid Test Corona, Banten Belum Berencana Gelar Tes Massal

Dapat Tambahan 12.000 Rapid Test Corona, Banten Belum Berencana Gelar Tes Massal

Regional
Bupati Sumenep Cegat Ratusan Perantau di Pintu Perbatasan

Bupati Sumenep Cegat Ratusan Perantau di Pintu Perbatasan

Regional
Pasangan Pengantin di Kota Banjar Gelar Akad Nikah Pakai Masker, Resepsi Dibatalkan

Pasangan Pengantin di Kota Banjar Gelar Akad Nikah Pakai Masker, Resepsi Dibatalkan

Regional
Bandara YIA Beroperasi Penuh 29 Maret, 168 Penerbangan Pindah dari Yogyakarta ke Kulon Progo

Bandara YIA Beroperasi Penuh 29 Maret, 168 Penerbangan Pindah dari Yogyakarta ke Kulon Progo

Regional
Satu Dusun di Purbalingga 'Local Lockdown', Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari

Satu Dusun di Purbalingga "Local Lockdown", Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari

Regional
Dua Warga Positif Corona, Wali Kota Banda Aceh Berlakukan Partial Lockdown

Dua Warga Positif Corona, Wali Kota Banda Aceh Berlakukan Partial Lockdown

Regional
Ganjar Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19 di Jateng hingga Akhir Mei 2020

Ganjar Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19 di Jateng hingga Akhir Mei 2020

Regional
Tasikmalaya 'Local Lockdown', Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Tasikmalaya "Local Lockdown", Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Regional
5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X