Barang Pabrik Sering Hilang, Rupanya 15 Satpam Berkomplot Mencuri

Kompas.com - 14/01/2020, 05:01 WIB
Barang bukti berupa besi tua yang diamankan oleh Polsek Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam penangkapan 15 satpam yang terlibat pencurian di Pabrik Gula Semboro, Senin (13/1/2020). dokumentasi Polsek SemboroBarang bukti berupa besi tua yang diamankan oleh Polsek Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam penangkapan 15 satpam yang terlibat pencurian di Pabrik Gula Semboro, Senin (13/1/2020).

JEMBER, KOMPAS.com – Sebanyak 15 satpam Pabrik Gula (PG) Semboro di Jalan Raya Semboro Kecamatan Semboro, Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi, Senin (13/1/2020). Empat dari mereka tertangkap saat mencuri besi tua dan kuningan milik pabrik tersebut. 

Kapolsek Semboro Iptu Fathur Rohman mengatakan, kasus tersebut bermula saat adanya laporan dari manajemen PG Semboro bahwa besi bekas dan kuningan milik pabrik sering hilang.

“Setelah dilakukan pengintaian pada pukul 03.00 WIB, ada empat satpam PG Semboro kepergok sedang mengeluarkan besi dan kuningan,” katanya via telepon, Senin.

bBaca juga: Berkat Twitter, Remaja Ini Akhirnya Tahu Miliki 2 Saudara Kembar, Dirahasiakan 16 Tahun

Empat satpam yang mencuri besi dan kuningan seberat dua ton itu pun tak berkutik. Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Semboro.

Selanjutnya, dari hasil interogasi terungkap, keempat tersangka ternyata bekerja sama dengan 11 satpam lainnya. Akhirnya, polisi menangkap ke-11 satpam tersebut.

“Pecah rekor ini, sampai 15 satpam,” tuturnya.

Baca juga: Tangis Istri Hakim PN Medan Saat Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Suaminya

Rupanya, perbuatan tersebut sudah dilakukan sejak 2019 lalu untuk dijual kembali. Para pelaku sudah berhasil menjual barang tersebut hingga mendapatkan keuntungan.

“Kami masih terus melakukan pengembangan penyelidikan. Sebab tidak menutup kemungkinan ada pihak-pihak lain yang ikut terlibat dalam aksi pencurian ini,“ tuturnya.

Baca juga: Fakta di Balik Kematian Mantan Istri Sule, Polisi Periksa Sampel Racun di Jenazah Lina hingga Teddy Dimintai Keterangan

Polisi mengamankan 460 batang pipa kuningan dan beberapa lempengan besi dengan total berat 2.450 kilogram, satu unit mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut, serta satu perangkat DVR CCTV dan sebelas handphone.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Lamongan Minta Pedagang Kaki Lima di Perantauan Tak Mudik dan Berjualan Secara Online

Bupati Lamongan Minta Pedagang Kaki Lima di Perantauan Tak Mudik dan Berjualan Secara Online

Regional
Terapkan Local Lockdown, Pemkot Tegal Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar dan Kebutuhan Logistik hingga 4 Bulan

Terapkan Local Lockdown, Pemkot Tegal Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar dan Kebutuhan Logistik hingga 4 Bulan

Regional
PDP Asal Cilacap yang Meninggal di Purwokerto Positif Terinfeksi Covid-19

PDP Asal Cilacap yang Meninggal di Purwokerto Positif Terinfeksi Covid-19

Regional
Dapat Tambahan 12.000 Rapid Test Corona, Banten Belum Berencana Gelar Tes Massal

Dapat Tambahan 12.000 Rapid Test Corona, Banten Belum Berencana Gelar Tes Massal

Regional
Bupati Sumenep Cegat Ratusan Perantau di Pintu Perbatasan

Bupati Sumenep Cegat Ratusan Perantau di Pintu Perbatasan

Regional
Pasangan Pengantin di Kota Banjar Gelar Akad Nikah Pakai Masker, Resepsi Dibatalkan

Pasangan Pengantin di Kota Banjar Gelar Akad Nikah Pakai Masker, Resepsi Dibatalkan

Regional
Bandara YIA Beroperasi Penuh 29 Maret, 168 Penerbangan Pindah dari Yogyakarta ke Kulon Progo

Bandara YIA Beroperasi Penuh 29 Maret, 168 Penerbangan Pindah dari Yogyakarta ke Kulon Progo

Regional
Satu Dusun di Purbalingga 'Local Lockdown', Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari

Satu Dusun di Purbalingga "Local Lockdown", Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari

Regional
Dua Warga Positif Corona, Wali Kota Banda Aceh Berlakukan Partial Lockdown

Dua Warga Positif Corona, Wali Kota Banda Aceh Berlakukan Partial Lockdown

Regional
Ganjar Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19 di Jateng hingga Akhir Mei 2020

Ganjar Tetapkan Status Tanggap Darurat Covid-19 di Jateng hingga Akhir Mei 2020

Regional
Tasikmalaya 'Local Lockdown', Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Tasikmalaya "Local Lockdown", Seluruh Angkutan Umum Dilarang Masuk, Aparat Gabungan Disiagakan

Regional
5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Regional
Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Regional
5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X