Pintu Gelora Bung Tomo Surabaya Terkunci, Menpora Gagal Sidak

Kompas.com - 04/11/2019, 06:06 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (hijau) saat mengunjungi Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (03/11/2019) sore. IstimewaMenteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (hijau) saat mengunjungi Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (03/11/2019) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) Zainudin Amali gagal sidak di Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (3/11/2019) siang.

Saat rombongan menteri datang ke lokasi, semua pintu GBT tertutup rapat.

Sidak Menpora Zainudin Amali ke GBT, rencananya untuk melihat dari dekat stadion yang diusulkan menjadi salah satu venue Piala Dunia U20 pada 2021 mendatang.

Baca juga: Ini Kekhawatiran Khofifah jika Piala Dunia U-20 Digelar di Gelora Bung Tomo

Anggota DPRD Surabaya dari Partai Golkar Agung Prasojo, yang ikut mengawal menteri yang juga dari Partai Golkar itu membenarkan jika Menpora gagal masuk ke GBT karena semua pintu terkunci.

"Di GBT juga tidak terlihat pengelola stadion maupun pejabat Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya yang hadir, padahal ini kunjungan pejabat negara," katanya, Minggu malam.

Sebelum Menpora datang ke GBT, dia mengaku sudah menghubungi Kadispora Kota Surabaya Afghani Wardhana, namun tidak direspon meski nomornya aktif.

"Kemarin Kadispora Jatim juga sempat menghubungi, juga tidak direspon," tambahnya.

Dia mengaku kecewa dengan sikap Pemkot Surabaya tersebut dan berencana memanggil secara resmi Kadispora Surabaya di DPRD Surabaya.

Baca juga: Usai Dirusak Suporter, Gelora Bung Tomo Segera Diperbaiki

Terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya, Edi Santoso, mengaku tidak menerima informasi perihal kunjungan Menpora ke GBT.

Dia membenarkan jika GBT selalu dikunci, jika tidak ada kegiatan.

"Itu memang SOP untuk menjamin keamanan gedung dan kantor GBT," jelasnya.

Edi juga melakukan pengecekan ke kantornya, ternyata juga tidak ada surat pemberitahuan yang masuk ke Dispora Surabaya perihal rencana kunjungan Menpora.

"Kedatangan pejabat negara pasti didampingi. Ini hanya soal koordinasi dan ada misskomunikasi saja," jelasnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X