Tawarkan Spesifikasi Bentuk Tubuh Pekerja Seks, Muncikari Kasus PA Terancam UU ITE

Kompas.com - 03/11/2019, 09:00 WIB
Tersangka mucikari prostitusi di Kota Batu diamankan di Mapolda Jatim, Senin (28/10/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALTersangka mucikari prostitusi di Kota Batu diamankan di Mapolda Jatim, Senin (28/10/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi mendalami dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam kasus prostitus yang melibatkan kontestan Putri Pariwisata 2016 berinisial PA.

Polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap alat komunikasi yang digunakan muncikari berinisial S.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan meneriBaca juga: Polisi Dalami Pelanggaran UU ITE pada Kasus Prostitusi PAma laporan dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum bahwa ditemukan pengiriman konten spesifikasi bentuk tubuh perempuan yang diduga para pekerja seks.

Baca juga: Polisi Sebut Muncikari PA Membawahi 100 Talent

Spesifikasi itu berupa tinggi badan, berat badan, ukuran, warna kulit, juga ukuran payudara.

"Ada ukuran 34, 36, dan 38, ini apakah masuk dalam konten pornografi, ini akan kami koordinasikan," kata Luki, Sabtu (2/11/2019).

Hasil pemeriksaan digital forensik terhadap alat komunikasi S, kata Luki, juga didapati bahwa muncikari tersebut memiliki 100 talent, atau pekerja seks yang ditawarkan untuk layanan prostitusi.

"Harganya beragam, dari Rp 16 juta, Rp 30 juta hingga Rp 100 juta," kata Luki.

Dari 100 talent yang dibawahi, 42 di antaranya juga pernah dibawahi oleh muncikari yang ditangkap dalam kasus prostitusi artis VA pada awal 2019 lalu.

"Jadi sejak awal saya bilang, para talent muncikari S ini masih beririsan dengan talent muncikari sebelumnya," kata Luki.

Muncikari S sendiri diamankan penyidik Ditreskrimum Polda Jatim, pada Rabu lalu di wilayah Kuningan Jakarta.

 

S yang disebut polisi masih berstatus mahasiswa itu sempat 4 hari buron.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X