5 Burung Dilindungi Ditemukan Mati dengan Kaki Terikat di Hutan Mangrove Surabaya

Kompas.com - 08/10/2019, 16:47 WIB
Bangkai burung dilindungi yang ditemukan komunitas fotografer di hutan Mangrove Surabaya. Dokumentasi Agus AzhariBangkai burung dilindungi yang ditemukan komunitas fotografer di hutan Mangrove Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - 5 ekor jenis burung dilindungi ditemukan mati dengan kaki terikat dan tergantung di dahan pohon, di hutan mangrove Wonorejo Surabaya pekan lalu.

5 bangkai burung itu diduga kuat ditembak oleh pemburu.

Bangkai burung-burung tersebut ditemukan kelompok komunitas fotografer pecinta satwa yang sedang berburu gambar burung di hutan mangrove, di kawasan Pantai Timur, Surabaya, pada 29 September lalu.

Burung-burung yang ditemukan mati terdiri dari dua spesies, yaitu 4 ekor raja udang biru, dan seekor cekakak suci.

Baca juga: Jual Burung Dilindungi, Tiga Pria Diamankan Polisi

 

Raja udang biru atau Small blue kingfisher merupakan salah satu spesies dilindungi dan masuk The IUCN Red List of Thereatened Species.

"Burung raja udang biru merupakan spesies penetap dan berasal dari Indonesia, sedangkan spesies cekakak suci adalah burung yang melakukan migrasi saat musim dingin dari daerah asalnya, Australia," kata Agus Azhari, aktivis wild life photography Surabaya, saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

Diduga kuat, burung-burung itu mati akibat tembakan senapan, karena dokter hewan menemukan bekas tembakan di bagian tubuh burung.

"Dokter hewan yang memeriksa menemukan luka bekas tembakan di tubuh burung," ujar dia.

Terpisah, Pemerhati Satwa Burung, Iwan Londo, mendesak Pemkot Surabaya untuk menertibkan pemburu burung di kawasan hutan magrove Wonorejo karena aktivitasnya mengancam ekosistem di hutan mangrove.

Baca juga: Perdagangan Liar 85 Ekor Burung Langka di Maluku Utara Digagalkan

"Burung raja udang biru menjadi salah satu indikator bersihnya sungai, karena burung tersebut memakan udang atau ikan kecil. Jika air sungai tercemar, burung-burung itu tidak akan mendekat," ujar dia.

Hutan Mangrove Wonorejo, kata dia, harus dipertahankan sebagai ekosistem alam di Surabaya.

"Bukan hanya burung dilindungi saja yang ada di hutan mangrove Wonorejo, tapi juga reptil, berang-berang, musang, hingga kucing hutan," tutup dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X