Belum Punya Izin Edar, Pabrik Jajanan Anak di Surabaya Disegel Polisi

Kompas.com - 11/09/2019, 14:08 WIB
Pabrik dan gudang produk jajanan PT Usaha Sejati Jaya di Surabaya disegel polisi KOMPAS.com/A FAIZALPabrik dan gudang produk jajanan PT Usaha Sejati Jaya di Surabaya disegel polisi

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah pabrik dan gudang produk makanan ringan di Surabaya, Jawa Timur, disegel polisi sejak Selasa (10/9/2019).

Produk dari pabrik tersebut menurut polisi belum memiliki izin edar dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pabrik tersebut berisi instalasi pengolahan dan penggorengan produk jajanan anak jenis kerupuk berbagai merek seperti Go Cheng, Go Pek, Blang Blong, Belang dan Idola.

Gudang pabrik di Jalan Zamhuri Kecamatan Rungkut itu juga menyimpan ribuan bungkus produk jajanan yang siap edar.

"Pemilik usaha baru mengurus izin beberapa merek, setelah sejak Agustus 2019 lalu kami mulai menyelidiki," kata Kepala Unit Tindak Pidana Ekonomi Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Teguh Setiawan saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Diserbu Warga Palembang, 3.000 Porsi Bubur Asyura Ludes dalam 30 Menit

Menurut Teguh, produk jajanan tersebut beredar di wilayah Surabaya dan sekitarnya seperti Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan dan Bangkalan.

"Produknya lebih banyak dikonsumsi anak-anak," kata Teguh.

Produk-produk makanan tersebut belum memiliki izin edar, sehingga komposisi makanan seperti bumbu dan bahan lainnya belum diperiksa oleh BPOM.

Namun, polisi sudah menyerahkan sampel produk makanan untuk diperiksa di BPOM.

Pemilik usaha di bawah PT Usaha Sejati Jaya sudah diperiksa sebagai saksi terlapor.

"Kami masih periksa dokumen-dokumen usahanya, sambil menunggu hasil pemeriksaan BPOM," ujar Teguh.

Usaha jajanan tersebut sudah berlangsung lebih dari setahun dengan omset sebesar Rp 1,5 miliar dalam sebulan.

Sembari menunggu hasil pemeriksaan, tempat usaha tersebut disegel hingga waktu yang belum ditentukan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Sri Mulyani Sebut Harga Gas, CPO dan Minyak Melemah

Dampak Virus Corona, Sri Mulyani Sebut Harga Gas, CPO dan Minyak Melemah

Regional
Tahanan Wanita Kabur Saat Hendak Disidang di PN Bandung

Tahanan Wanita Kabur Saat Hendak Disidang di PN Bandung

Regional
Kasus Driver Online Raup Bonus Rp 400 Juta dari 'Gojek Tuyul', Bagaimana Kecurangan Ini Dilakukan?

Kasus Driver Online Raup Bonus Rp 400 Juta dari "Gojek Tuyul", Bagaimana Kecurangan Ini Dilakukan?

Regional
Geramnya Ibu Kandung Tahu Anaknya Dibunuh Ayah, Pelaku Pura-pura Cari Delis

Geramnya Ibu Kandung Tahu Anaknya Dibunuh Ayah, Pelaku Pura-pura Cari Delis

Regional
Cerita YouTuber Riyanto Husnooohh, Konten Ngapak-nya Disukai Ratusan Ribu Subscriber

Cerita YouTuber Riyanto Husnooohh, Konten Ngapak-nya Disukai Ratusan Ribu Subscriber

Regional
TNI dan Polri Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Nduga

TNI dan Polri Tegaskan Tidak Akan Keluar dari Nduga

Regional
Wagub Uu Bakal Bentuk Santri Siaga Bencana di setiap Pesantren

Wagub Uu Bakal Bentuk Santri Siaga Bencana di setiap Pesantren

Regional
Soal Penangguhan Umrah, Khofifah Minta Jamaah Hormati Keputusan Arab Saudi

Soal Penangguhan Umrah, Khofifah Minta Jamaah Hormati Keputusan Arab Saudi

Regional
Siswi SMA Jadi Korban Tewas Kesembilan akibat DBD di Sikka

Siswi SMA Jadi Korban Tewas Kesembilan akibat DBD di Sikka

Regional
2.861 KK di Cilacap Terdampak Banjir, BPBD Siapkan 8 Titik Pengungsian

2.861 KK di Cilacap Terdampak Banjir, BPBD Siapkan 8 Titik Pengungsian

Regional
Buntut Kasus Kematian Delis, Wali Kota Tasikmalaya Larang Kegiatan Study Tour di Sekolah

Buntut Kasus Kematian Delis, Wali Kota Tasikmalaya Larang Kegiatan Study Tour di Sekolah

Regional
Terima Hasil Otopsi, Ibu Balita Tanpa Kepala: Semoga Bahagia di Surga

Terima Hasil Otopsi, Ibu Balita Tanpa Kepala: Semoga Bahagia di Surga

Regional
Jurnal IJIMS IAIN Salatiga Terbaik Kedua di Asia

Jurnal IJIMS IAIN Salatiga Terbaik Kedua di Asia

Regional
Korban Kepala Sekolah SD Cabul di Bali Lebih dari Satu, Kini Sudah Kuliah

Korban Kepala Sekolah SD Cabul di Bali Lebih dari Satu, Kini Sudah Kuliah

Regional
Kakek 78 Tahun dengan 7 Cucu Cabuli 4 Bocah SD, Alasannya Tak Ada Istri

Kakek 78 Tahun dengan 7 Cucu Cabuli 4 Bocah SD, Alasannya Tak Ada Istri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X